• Wishlist

Setelah GR Yaris, Corolla Versi Panas Dirumorkan Mengaspal Pada 2023

Setelah GR Yaris, Corolla Versi Panas Dirumorkan Mengaspal Pada 2023

Reputasi Toyota sebagai pembuat mobil membosankan perlahan mulai lengser. Kebangkitan nama legendaris seperti 86 dan Supra menandakan era baru bagi mereka. Kini Hot Hatch sedang jadi mainan anyar. Pasalnya setelah GR Yaris, konon Corolla bakal mendapat giliran disentuh tangan dingin teknisi Gazoo Racing.


Kabar bahagia ini datang dari reportase AutoExpress. Dirumorkan bahwa GR Corolla akan mengaspal di Britania Raya pada 2023. Pemacu daya berasal dari unit tiga silinder 1.6 liter serupa Hot Hatchback terkini Toyota, berkode G16E-GTS. Unit yang menyandang titel sebagai jantung tiga silinder terkuat, dengan output 271 PS beserta puntiran maksimum 360 Nm – spesifikasi Jepang. Sumber kehebatan tentu tak luput dari sokongan rumah keong pemaksa udara alias turbo.


Pakai platform sama GR Yaris


Untuk Corolla, data spesifikasi masih abu-abu. Belum jelas apakah tenaga akan sebesar GR Yaris di Jepang. Pun bila akhirnya dikurangi ketika masuk tanah Eropa, paling tidak 265 PS dapat dinikmati. Torsi juga diyakini tetap 360 Nm. Melalui kekuatan ini, Corolla ikut bergumul di kelas performa melawan Ford Focus ST dan Hyundai i30N. Mungkin terlalu jauh bila harus bersaing dengan model gila Renault Megane RS Trophy atau Honda Civic Type R.


Teknisi Gazoo Racing juga tak perlu terlalu repot mengembangkan potensi Corolla. Tidak seperti GR yaris yang harus mengawinkan dua platform dan mengubah kaki-kaki agar AWD mulus terpasang. Platform TNGA-C pada bokong GR Yaris merupakan basis pembangun Corolla. Maka dari itu, sederhananya tinggal menyetel kaki-kaki, mengotak-atik sektor jantung, berikut printilan lain tanpa perlu jungkir balik.


Bagaimana tidak, suspensi bawaan sudah menganut sistem MacPherson Strut dan Double Wishbone. Kalau di Yaris, perlu mengubah komposisi torsion beam, tentu bukan hal mudah. Lanjut ke sistem penggerak, Corolla hatchback standar saja tersedia opsi AWD. Tinggal sematkan Limited-Slip Differential berikut pengaturan bias distribusi tenaga depan belakang. Belum lagi opsi Torsen LSD agar pengiriman puntiran semakin fleksibel ke sisi kiri dan kanan roda. Tampak menjanjikan.


Probabilitas Toyota untuk mendatangkan mobil-mobil menyenangkan cukup besar. Tidak seperti pabrikan lain yang cenderung menahan diri sebab harus memenuhi target rata-rata emisi Eropa. Lantaran sudah sejak lama mereka kembangkan mesin hybrid. Akibat hal ini, emisi rata-rata dari total line up jadi rendah, memberikan jalan bagi kendaraan gairah tinggi bervolume rendah.


Render Toyota GR Corolla


Eksistensi GR Corolla juga diyakini dapat meluaskan citra hatchback performa Toyota ke Amerika. Kecil kemungkinan bagi pasar AS untuk dapat menikmati Yaris versi panas. Di sana, Yaris teranyar merupakan versi rebadge dari Mazda 2. Keberadaan GR Corolla dapat dijadikan alat pemuas para pendamba GR Yaris yang saat ini sedang dilanda kekecewaan. (Krm/Tom)


Sumber: Autoexpress, Motor1


Baca Juga: Toyota Punya Divisi Performa GR, Bagaimana Nasib TRD?