Selamat Tinggal Mercedes-Benz B-Class Electric

Selamat Tinggal Mercedes-Benz B-Class Electric
Gambar
Review Pengguna

Menuai hasil penjualan yang buruk, membuat Mercedes-Benz menghentikan produksi B-Class bertenaga listrik. Rencananya, penghentian produksi ini dilakukan dalam waktu dekat.


Mercedes-Benz B-Class dengan Electric Drive, tidak masuk dalam rencana jangka panjang. Untuk itu, pabrikan mobil mewah ini, segera mengganti jalur produksi B-Class dengan produk lain di pabrik mereka yang ada di Restatt, Jerman.


Mercedes-Benz B-Class Electric Drive (4)


Hal ini seperti yang diungkapkan Rob Mora, juru bicara Mercedes-Benz Amerika Serikat. Bahkan ia menyatakan, B-Class Electric Drive stop produksi pada kuartal ketiga tahun ini. Tapi saat dikonfirmasi Autonews terkait produk penerus B-Class Electric Drive, Moran mengatakan Mercedes-Benz belum tahu.


Jelasnya, jalur produksi B-Class Electric Drive di Rastatt bakal digantikan produk baru Mercedes di segmen kendaraan kompak. Untungnya, B-Class bermesin bensin dan diesel, dipastikan tetap mereka pasarkan.


Mercedes-Benz B-Class Electric Drive (3)


Sebagai informasi, B-Class Electric Drive hanya mampu terjual 3.651 unit sejak Desember 2013 hingga kini.


"Memang secara bertahap kami melakukan elektrifikasi pada jajaran kendaraan kami. Tapi kami juga sedang mengevaluasi produksi kendaraan listrik Mercedes-Benz yang ada saat ini," jelas Moran.


Seiring ketatnya peraturan terkait emisi gas buang di beberapa negara, Daimler AG, induk perusahaan Mercedes-Benz menginvestasikan hingga US$ 11 miliar. Hal ini guna melahirkan 11 mobil listrik baru yang rencananya diluncurkan pada 2022 mendatang.


Mercedes-Benz B-Class Electric Drive (1)


Sementara pabrikan asal Jerman ini, menargetkan jajaran mobil listriknya dapat berkontribusi hingga 25 persen dari seluruh penjualannya secara global di 2025.


Sebelumnya diberitakan, kehadiran jajaran mobil listrik Mercedes-Benz tercium saat mereka memperkenalkan Generation EQ Concept di Paris Motor Show 2016. Mobil konsep berbentuk crossover ini merupakan mobil listrik murni yang memiliki daya jelajah hingga 500 km. Model bodi crossover dipilih lantaran model seperti memang sedang tren di pasar global terutama di negara-negara berkembang.


Investasi yang dilakukan Daimler tidak hanya fokus untuk produk anyar Mercedes-Benz, melainkan juga untuk Smart. Sementara Daimler tidak sendiri dalam hal melakukan pengembangan mobil listrik. Pabrikan mobil lain seperti BMW, Audi, Jaguar hingga Toyota diketahui juga tengah melakukan pengembangan pada mobil listrik mereka.


Pasalnya, mobil bertenaga baterai menjadi solusi di masa depan guna menggantikan mobil-mobil berbahan bakar konvensional.


Baca juga: Mercedes-Benz dan Bosch Rancang Parkir Valet Otomatis

Jelajahi Mercedes Benz B-Class

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store