• Wishlist

Porsche 911 Seri 992, Penyempurnaan Tanpa Banyak Ubahan

Porsche 911 Seri 992, Penyempurnaan Tanpa Banyak Ubahan

Menilik desain, Porsche 911 adalah salah satu dari sedikit mobil yang mengalami evolusi sangat lambat. Lihat saja model yang kami tampilkan. Sulit untuk menyangka ini generasi terbaru dari 911, keturunan kedelapan dengan kode bodi 992. Karena hampir terlihat sama dengan seri 991 generasi tujuh yang beredar sejak 2012.



Ya, tidak terjadi ubahan desain radikal. Bahkan mau disebut facelift pun sah saja. Porsche mati-matian mempertahankan desain dasar 901 original yang terinspirasi Volkswagen Beetle. Lebih tepatnya, bentuknya sekilas masih sama persis dengan generasi enam seri 997 (2005-2012) yang sudah jauh lebih modern. Seolah hanya merancang ulang bumper depan, bokong, pelek dan interior.


Desain eksterior memang merefleksikan DNA Porsche asli yang begitu mendarah daging. Semua model lain Porsche pun, juga punya pola sama bersumber dari 911. Entah menjadi pekerjaan sulit bagi para desainer atau justru sebaliknya. Yang pasti, desain 911 pasti tak jauh berbeda setidaknya untuk satu dekade ke depan. Porsche seperti punya formula tersendiri sehingga membuat 911 melegenda. Dan karakter desain seperti sekarang ini patut terus dijaga, walau semakin membosankan.



Tanpa perlu berpanjang lebar membahas eksterior, ubahan terjadi di bumper depan dan buritan keseluruhan. Porsche mengaku, desain 911 pada 1970an cukup mempengaruhi 992. Kap bagasi kini terpahat garis tegas dan ujungnya membentuk sudut lebih tajam. Ventilasi udara di bawah fog lamp LED berbentuk persegi panjang menggantikan bentuk oval.


Dari samping, bentuk bodi identik dengan 991. Masih serba membulat dengan gaya atap sloping seperti VW Beetle klasik. Tapi 992 mudah dikenali dari gagang pintu model pop-out yang tersembunyi. Frontal belakang, baru tampak perbedaan paling signifikan dari 992. Lampu yang lebih tipis dan gelap disatukan garis di ujung kap mesin. Ventilasi kap mesin kini membujur vertikal. Bumpernya pun lebih ramai dari kisi udara di ujung.



Interior 992 ternyata juga minim pembaruan. Paling kentara, satu tarikan garis horizontal di layout dasbor. Di tengah bertengger monitor layar sentuh 10,9-inci. Bagian paling unik, bentuk baru tuas transmisi yang mirip pencukur jenggot elektrik. Di baliknya terpendam transmisi baru Porsche Doppelkupplung (PDK) 8-speed. Untuk sementara, baru jenis transmisi ini yang tersedia untuk Carrera S dan Carrera 4S saat peluncuran di LA Auto Show.


Girboks itulah yang mentransfer tenaga ke roda belakang (Carrera S) dan keempat roda (Carrera 4S) dari mesin Boxer flat-6 twin-turbo. Yup, mesin yang sudah diperkenalkan di seri 991 fase kedua pada 2016. Outputnya tentu alami peningkatan. Tenaga naik 23 hp jadi 443 hp, sedangkan torsinya menyentuh 530 Nm atau naik 30 Nm.



Dengan transmisi 8-percepatan baru, akselerasinya pun meningkat. Menurut klaim pabrikan, figur 0-100 km/jam untuk Carrera S secepat 3,7 detik (dengan Sport Chrono Package 3,5 detik) dan Carrera 4S 3,6 detik (dengan Sport Chrono Package 3,4 detik). Kecepatan tertinggi tembus 308 km/jam (Carrera S) dan 306 km/jam (306 km/jam).


Belum dapat diketahui perubahan dari segi pengendaraan dan pengendalian. Konstruksi kaki-kaki tetap sama. Hanya saja semua 911 sudah mengadopsi bodi dan trek roda lebih lebar 4,4 cm yang dulu cuma ada di Carrera 4S. Soal harga, di Jerman Porsche 911 Carrera S dilabeli 120.125 euro (Rp 1,9 miliar) dan Carrera 4S 127.979 euro (Rp 2,07 miliar). Selama ini 911 terus hadir di pasar Indonesia. Jadi, semestinya generasi baru 992 juga bakal mengaspal. (Odi)


Sumber: Netcharshow, Motor1


Baca Juga: Charge 4 Menit, Porsche Taycan Bisa Tempuh Jarak 100 km

Jelajahi Porsche 911

Porsche 911 Rp 3,3 - Rp 5,9 Milyar Cicilan : Rp 75,29 Juta

Bandingkan & Rekomendasi