Oto
jakarta-selatan

Nissan Leaf Nismo Diproduksi, Kenapa Mengecewakan?

  • 20 Jul, 2018
  • 1142 Kali Dilihat

Nissan Leaf Nismo akhirnya resmi diproduksi. Tapi, malah bikin kecewa banyak pihak. Karena baru dijual di Jepang pada 31 Juli ini. Apalagi cuma buat pasar Jepang, tanpa ada informasi bakal dijual di negara lain. Mobil listrik hasil modifikasi Nismo yang pernah muncul model konsepnya tahun lalu itu, ternyata punya banyak penggemar. Secara keseluruhan, Nissan Leaf Nismo mendapat paket peningkatan penampilan, aerodinamika dan pengendalian, tanpa ada penambahan performa mekanis.



Dari penampilan luar, Leaf Nismo jadi lebih sporty. Ada aksen merah di sekujur tubuh. Mulai dari bemper, side sills dan rumah kaca spion. Ada pilihan sembilan warna bodi, termasuk beberapa di antaranya dua warna dengan bagian pilar dan atap hitam. Lencana Nismo, lampu kustomisasi, grille yang unik serta bemper depan dan belakang, semuanya khas ubahan Nismo. Tak cuma aksen, aksesori yang menempel pada bodi juga punya fungsi aerodinamika, yang meningkatkan downforce sambil tetap mempertahankan koefisien drag sehingga mobil bisa meluncur mulus dan hemat konsumsi daya listrik.


Pelek aluminium 18 inci diklaim meminimalisir resistensi udara dan ban Continental ContiSportContact 5 yang punya performa tinggi lebih menggigit di permukaan jalan. Itu mendukung performa dari suspensi yang disetel lebih sporty, power steering yang juga disetel ulang, tak ketinggalan rem dan stabilitas direvisi untuk meningkatkan pengalaman mengendalikan Leaf lebih sporty.



Sedang bagian interior bisa dijumpai sentuhan ala-serat karbon pada panel instrumen dan kemudi berbalut Alcantara. Sentuhan aksen merah juga ada di kabin, seperti pada jahitan di jok dan bingkai AC. Cluster meter juga sedikit dikustom, beserta knob untuk perpindahan mode elektrik.


Selain itu, Nismo juga menyetel ulang komputerisasi yang menjanjikan akselerasi lebih responsif. Meski begitu, tenaga 148 hp dan torsi 320 Nm dari penggerak motor elektriknya masih tetap sama. Jantung elektriknya juga masih sama, 40kWh. Sementara fitur Intelligent Trace Control secara khusus disetel ulang untuk meningkatkan kestabilan saat melakukan manuver belok.



Sejumlah pasar global menantikan kelahiran Leaf Nismo meski secara jantung elektrik tidak ada peningkatan. Sementara tak sedikit juga pasar yang menginginkan realisasi daya baterai lebih besar untuk Nissan Leaf. Indonesia? Masih menunggu regulasi agar mobil seperti Nissan Leaf bisa dijual. (Tom/Odi)


Baca Juga: Nissan Mengaku Curang Pada Skandal Uji Emisi dan BBM


Sumber: Nissan Newsroom

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Mobil Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi