jakarta-selatan
kali dibagikan

Mitsubishi Triton Keluaran 2015 dan 2016 Kena Recall di Indonesia, Kenapa?

  • 18 Okt, 2019
  • 999 Kali Dilihat

Musim recall masih berlanjut. Mitsubishi Indonesia tarik kembali Triton Exceed keluaran 2015 dan 2016. Jumlahnya 1.747 unit untuk melakukan penggantian baut dan mur side foot step shade. MMKSI melalui diler kendaraan penumpang di seluruh Indonesia, langsung berkirim surat undangan kampanye perbaikan. Program penggantian ini tanpa dikenai biaya sedikitpun.


Mitsubishi ajak pengguna Triton main offroad


Side Foot Step Shade berpotensi terlepas atau jatuh akibat dari pengait (rivet) terputus. Ia mudah korosi seiring berjalannya waktu dan penggunaan di medan berlumpur atau berair. “Kami berupaya menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan. Serta memberikan jaminan layanan purnajual yang berkualitas. Maka, kami mengundang konsumen setia Mitsubishi Triton, untuk segera melakukan pemeriksaan kendaraan di diler resmi. Prosedurnya mudah dan tersedia kompensasi penggantian part terkait tanpa biaya. Ini bentuk komitmen kami dalam memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara bagi para pelanggan setia Mitsubishi Motors,” papar Naoya Nakamura, President Director PT MMKSI dalam keterangan resmi.


Kampanye dimulai hari ini, 18 Oktober 2019 di seluruh diler. Perbaikan dilakukan dengan penggantian komponen baru yang diklaim telah dikembangkan lebih baik. Estimasi waktu perbaikan sekitar 1,5 jam untuk ganti part. Konsumen dapat menghubungi diler kendaraan penumpang Mitsubishi, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Anda juga bisa melakukan service booking untuk kemudahan dalam pengaturan waktu perbaikan. Informasi lokasi dan kontak diler terdekat bisa Anda lihat di laman resmi www.mitsubishi-motors.co.id/cari-dealer.


Recall sebelumnya sempat terjadi pada 2016. Tepatnya di unit Mitsubishi Strada Triton Exceed dan GLS AB lansiran 2006-2014. KTB (MMKSI), kala itu menarik 10.927 unit untuk penggantian inflator airbag. Sebab berpotensi mengembang berlebih dan mengakibatkan cedera serius di baris pertama. Betul, berhubungan dengan isu airbag Takata.


Pada tahun yang sama, mereka juga melakukan pemeriksaan combination switch Triton. Bermasalah saat turn signal atau wiper switch dioperasikan. Sebuah gesekan kecil terjadi di dalam terminal dan menghasilkan oksidasi residu keausan yang mengurangi fungsi Switch. Sehingga berpotensi mengakibatkan tidak berfungsinya head lamp, clearance lamp, tail lamp atau fog lamp saat switch begitu dipakai. Beruntung, serangkaian itu tidak terjadi pada recall kali ini.


Recall Triton, kata Mitsubishi, sebagai wujud kepatuhan terhadap ketentuan yang diatur di dalam peraturan perundang-undangan berlaku. Khususnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 33 Tahun 2018 Tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor. Dan Nomor PM 53 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Penarikan Kembali Kendaraan Bermotor. (Alx/Odi)


Baca Juga: Begini Detail Ubahan Mitsubishi Pajero Sport Facelift di Filipina

Harga dan Promo Varian Triton

  • HDX MT Single Cab 4WD | Rp 338 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp 48 Juta
    Angsuran Rp 9 Juta
    Tenor 48 Months
    Lihat Promo
  • HDX MT Double Cab 4WD | Rp 396 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp 63 Juta
    Angsuran Rp 9 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • GLS MT Double Cab 4WD | Rp 419 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp 69 Juta
    Angsuran Rp 10 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • Exceed MT Double Cab 4WD | Rp 453 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp 75 Juta
    Angsuran Rp 11 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • Ultimate AT Double Cab 4WD | Rp 480 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp 99 Juta
    Angsuran Rp 9 Juta
    Tenor 59 Months
    Lihat Promo

Video Mitsubishi Triton

Lihat video terbaru Mitsubishi Triton untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil Mitsubishi Pilihan

  • Populer
  • Komparasi