Mitsubishi Triton Keluaran 2015 dan 2016 Kena Recall di Indonesia, Kenapa?

Mitsubishi Triton Keluaran 2015 dan 2016 Kena Recall di Indonesia, Kenapa?

Musim recall masih berlanjut. Mitsubishi Indonesia tarik kembali Triton Exceed keluaran 2015 dan 2016. Jumlahnya 1.747 unit untuk melakukan penggantian baut dan mur side foot step shade. MMKSI melalui diler kendaraan penumpang di seluruh Indonesia, langsung berkirim surat undangan kampanye perbaikan. Program penggantian ini tanpa dikenai biaya sedikitpun.

Mitsubishi ajak pengguna Triton main offroad

Side Foot Step Shade berpotensi terlepas atau jatuh akibat dari pengait (rivet) terputus. Ia mudah korosi seiring berjalannya waktu dan penggunaan di medan berlumpur atau berair. “Kami berupaya menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan. Serta memberikan jaminan layanan purnajual yang berkualitas. Maka, kami mengundang konsumen setia Mitsubishi Triton, untuk segera melakukan pemeriksaan kendaraan di diler resmi. Prosedurnya mudah dan tersedia kompensasi penggantian part terkait tanpa biaya. Ini bentuk komitmen kami dalam memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara bagi para pelanggan setia Mitsubishi Motors,” papar Naoya Nakamura, President Director PT MMKSI dalam keterangan resmi.

Kampanye dimulai hari ini, 18 Oktober 2019 di seluruh diler. Perbaikan dilakukan dengan penggantian komponen baru yang diklaim telah dikembangkan lebih baik. Estimasi waktu perbaikan sekitar 1,5 jam untuk ganti part. Konsumen dapat menghubungi diler kendaraan penumpang Mitsubishi, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Anda juga bisa melakukan service booking untuk kemudahan dalam pengaturan waktu perbaikan. Informasi lokasi dan kontak diler terdekat bisa Anda lihat di laman resmi www.mitsubishi-motors.co.id/cari-dealer.

Recall sebelumnya sempat terjadi pada 2016. Tepatnya di unit Mitsubishi Strada Triton Exceed dan GLS AB lansiran 2006-2014. KTB (MMKSI), kala itu menarik 10.927 unit untuk penggantian inflator airbag. Sebab berpotensi mengembang berlebih dan mengakibatkan cedera serius di baris pertama. Betul, berhubungan dengan isu airbag Takata.

Pada tahun yang sama, mereka juga melakukan pemeriksaan combination switch Triton. Bermasalah saat turn signal atau wiper switch dioperasikan. Sebuah gesekan kecil terjadi di dalam terminal dan menghasilkan oksidasi residu keausan yang mengurangi fungsi Switch. Sehingga berpotensi mengakibatkan tidak berfungsinya head lamp, clearance lamp, tail lamp atau fog lamp saat switch begitu dipakai. Beruntung, serangkaian itu tidak terjadi pada recall kali ini.

Recall Triton, kata Mitsubishi, sebagai wujud kepatuhan terhadap ketentuan yang diatur di dalam peraturan perundang-undangan berlaku. Khususnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 33 Tahun 2018 Tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor. Dan Nomor PM 53 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Penarikan Kembali Kendaraan Bermotor. (Alx/Odi)

Baca Juga: Begini Detail Ubahan Mitsubishi Pajero Sport Facelift di Filipina

Jelajahi Mitsubishi Triton

Model Mobil Mitsubishi

  • Mitsubishi Xpander
    Mitsubishi Xpander
  • Mitsubishi Pajero Sport
    Mitsubishi Pajero Sport
  • Mitsubishi Xpander Cross
    Mitsubishi Xpander Cross
  • Mitsubishi L300
    Mitsubishi L300
  • Mitsubishi Triton
    Mitsubishi Triton
  • Mitsubishi Eclipse Cross
    Mitsubishi Eclipse Cross
  • Mitsubishi Outlander PHEV
    Mitsubishi Outlander PHEV
  • Mitsubishi Colt
    Mitsubishi Colt
Mobil Mitsubishi

Jangan lewatkan

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

Video Mobil Mitsubishi Triton Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil Mitsubishi Triton

Bandingkan & Rekomendasi

Tren Pickup Truck

  • Yang Akan Datang