Meski Pasar Mobil Lesu, Bisnis Otomotif Astra Kantongi Laba Rp11,356 Triliun
Divisi otomotif Astra terbilang stabil, walau laba bersih turun 0,32 persen dari 2024
Kondisi ekonomi makro seringkali menjadi tantangan besar bagi industri otomotif. Khususnya pada 2025 banyak hal menjadi batu sandungan para pemain bisnis roda empat. Dalam laporan keuangan, raksasa sebesar PT Astra International Tbk (ASII), justru menjadi ajang pembuktian resiliensi lini bisnis lain. Di tengah rapor merah pasar mobil nasional, divisi otomotif & mobilitas mereka tetap bertahan dengan laba bersih stabil di angka Rp11,356 triliun. Sebelumnya (2024) tembus Rp11,401 triliun.
KEY TAKEAWAYS
Berapa pangsa pasar mobil Astra di tengah persaingan dengan merek Cina?
Astra berhasil menjaga pangsa pasar mobil secara nasional tetap kokoh di level 51 persenSektor apa yang menjadi penyokong utama pendapatan Astra saat pasar mobil lesu?
Sektor sepeda motor melalui Honda (pangsa pasar 78%) dan sektor komponen melalui Astra Otoparts (laba naik 18%) menjadi penyelamat kinerja grupDalam skala bisnis otomotif sebesar Astra, penurunan sebesar 0,32 persen ini tergolong sangat tipis atau bisa dibilang stagnan (flat). Inilah mengapa dalam laporan keuangan mereka, disebutkan kinerjanya tetap "stabil". Karena meskipun pasar mobil nasional sedang turun 7 persen. Mereka berhasil menambal selisihnya melalui performa sektor motor dan komponen kendaraan.
Dominasi Tak Tergoyahkan
Pasar mobil nasional sepanjang 2025 memang sedang tidak bergairah. Tercatat ada penurunan sebesar 7 persen dengan total volume hanya menyentuh 804.000 unit. Hal ini terjadi lantaran lesunya daya beli masyarakat di segmen entry-level, segmen yang selama ini menjadi tulang punggung volume penjualan. Dan paling banyak dimainkan oleh produsen di bawah payung Astra Group seperti Daihatsu dan Toyota.
Meski demikian, perseroan membuktikan kapabilitasnya sebagai penguasa pasar. Di tengah serbuan merek-merek baru dari Cina dan persaingan yang kian sengit. Pangsa pasar (market share) Astra justru kokoh di level 51 persen. Artinya, satu dari dua mobil yang terjual di Indonesia masih berasal dari lini produk mereka.
Roda Dua dan Komponen Jadi Penyelamat
Jika kendaraan roda empat sedikit mengerem, sektor roda dua justru tetap melaju walau tipis. Penjualan sepeda motor nasional naik 1 persen menjadi 6,4 juta unit. Petinggi PT Astra Honda Motor (AHM) sempat memaparkan kinerja penjualan nyaris 5 juta unit. Mereka masih menjadi raja jalanan dengan pangsa pasar sangat dominan, yakni 78 persen. Stabilnya performa Honda menjadi penyokong pendapatan grup.
Sektor komponen juga memberikan kejutan manis. PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mencatatkan kenaikan laba bersih yang signifikan sebesar 18 persen menjadi Rp1,8 triliun. Kenaikan ini merata di semua segmen, menandakan geliat industri pendukung otomotif masih sangat sehat. Menariknya, saat pasar mobil baru lesu, ekosistem mobilitas Astra lainnya justru memanen hasil. Bisnis mobil bekas mencatat lonjakan penjualan sebesar 21 persen (33.100 unit), membuktikan konsumen mulai beralih ke unit second yang lebih terjangkau. FIF Group bahkan menyumbang laba bersih Rp4,7 triliun, naik 5 persen dari tahun sebelumnya.
“Pada 2025, laba grup mengalami penurunan terutama disebabkan harga batu bara yang lebih rendah dan lemahnya pasar mobil baru. Namun, kinerja bisnis Astra tetap resilien, didukung oleh kontribusi yang baik dari bisnis-bisnis lain. Ke depan, meskipun kondisi operasional di beberapa bisnis kami masih tetap menantang. Namun kami memperkirakan sentimen konsumen secara keseluruhan akan membaik. Astra akan tetap berfokus terhadap keunggulan operasional dan alokasi modal yang disiplin. Yakni dengan memanfaatkan posisi neraca Astra nan kuat untuk mendukung penciptaan nilai secara berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan,” terang Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur Astra International, melalui surel resmi. (ALX/ODI)
Baca Juga:
Kinerja Ekspor Toyota Indonesia Nyaris Tembus 300 Ribu Unit Sepanjang 2025
Tahun Sulit Tak Hentikan Mitsubishi, Market Share Justru Naik
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Terbaru di Oto
Artikel Mobil dari Carvaganza
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature