KALISTA dan Kideco Uji Coba Mobil Listrik di Area Tambang, Pangkas Biaya Energi Hingga 78 Persen
KALISTA dan Kideco, membuktikan ketangguhan armada listrik ringan jenis Double Cabin dan MPV di medan tambang nyata. Selain berhasil menekan emisi, efisiensi operasionalnya terbukti melonjak drastis.
Upaya dekarbonisasi di industri ekstraktif kini bukan lagi sebatas wacana. Langkah konkrit ditunjukkan oleh KALISTA, penyedia ekosistem kendaraan listrik komersial end-to-end, bersama PT Kideco Jaya Agung (Kideco) melalui uji coba kendaraan listrik ringan (EV light vehicle) di area operasional tambang Paser, Kalimantan Timur. Dari hasil pengujian di kondisi medan kerja ekstrem tersebut, kolaborasi dua anak perusahaan Indika Energy Group ini mencatatkan penghematan biaya energi hingga 78 persen serta estimasi pemangkasan emisi karbon mencapai 65 persen.
KEY TAKEAWAYS
Berapa efisiensi biaya yang dihasilkan dari uji coba mobil listrik KALISTA dan Kideco?
Uji coba kendaraan listrik ringan (EV light vehicle) di area tambang Kideco mencatatkan penghematan biaya energi hingga 78 persen dan estimasi pemangkasan emisi karbon hingga 65 persen dibandingkan kendaraan berbasis BBMJenis kendaraan listrik apa saja yang diuji coba di area tambang Kideco?
Terdapat dua tipe EV light vehicle yang diuji coba, yaitu varian Double Cabin dengan baterai 88,02 kWh dan varian MPV dengan baterai 64,7 kWhPengujian lapangan berlangsung selama periode 13 Agustus hingga 20 September 2026, dengan evaluasi data operasional yang diambil pada 13 Agustus hingga 14 September. Penggunaan EV light vehicle ditujukan untuk mengevaluasi performa teknis serta kelayakan operasional unit secara langsung sebagai transportasi harian karyawan di area pertambangan.
Performa Double Cabin dan MPV Listrik di Medan Berat
Dalam uji coba tersebut, KALISTA dan Kideco menerjunkan dua varian kendaraan listrik ringan, yakni tipe Double Cabin dan tipe MPV. Varian Double Cabin dibekali baterai berkapasitas 88,02 kWh. Sepanjang masa pengujian, unit ini berhasil menempuh jarak sejauh 1.526 km dengan rasio efisiensi energi 3,12 km/kWh. Torehan tersebut menghasilkan penghematan biaya energi sebesar 76 persen serta reduksi emisi hingga 65 persen jika dibandingkan dengan unit berbahan bakar minyak (BBM).
Sementara itu, varian MPV listrik yang disokong baterai berkapasitas 64,7 kWh mencatatkan daya jelajah hingga 2.097 km. Efisiensi energinya menembus angka 5,02 km/kWh, yang memberikan penghematan biaya energi hingga 80 persen serta estimasi pemangkasan emisi 65 persen dibanding MPV konvensional.
Seluruh unit dievaluasi secara ketat berdasarkan jarak tempuh, konsumsi daya, waktu pengisian baterai, tingkat keandalan, hingga kemampuan menaklukkan karakteristik medan tambang. Parameter keberhasilan yang ditetapkan meliputi kemampuan jelajah minimal 150 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh, serta tingkat utilisasi kendaraan minimal 80 persen.
Peluang Elektrifikasi 1.200 Unit Armada Tambang
Langkah uji coba ini menjadi fondasi awal yang penting bagi Kideco untuk mentransisikan ribuan kendaraan operasionalnya ke tenaga listrik. Kurnia Ariawan, Direktur Utama Kideco, menjelaskan fokus perusahaan dalam mengeksplorasi potensi elektrifikasi ini
"Melanjutkan keberhasilan implementasi truk listrik pada operasional tambang, kami kembali mengeksplorasi potensi elektrifikasi pada armada lainnya. Saat ini, light vehicle merupakan salah satu tipe armada dengan populasi terbesar sebanyak kurang lebih 1.200 unit yang beroperasi pada lingkungan area tambang Kideco. Tentunya hal ini menjadi perhatian kami untuk potensi elektrifikasi. Bersama KALISTA, Kideco menguji 2 unit EV light vehicle secara langsung dalam kondisi operasional tambang nyata, agar kami bisa evaluasi secara langsung,” terang Kurnia.
Model FaaS Solusi Transisi Kendaraan Listrik Komersial
Keberhasilan uji coba ini juga menegaskan peran KALISTA sebagai penyedia solusi ekosistem EV komersial yang adaptif untuk berbagai sektor industri.
“KALISTA kembali membuka babak baru eletrifikasi kendaraan komersial. Setelah berhasil implementasi truk listrik pada sektor logistik dan perkotaan, kami kembali menjawab tantangan elektrifikasi pada sektor tambang. Kali ini, bersama Kideco, KALISTA melakukan uji coba EV light vehicle di area operasional tambang nyata untuk mengeksplorasi penggunaannya sebagai transportasi karyawan, menghadirkan mobilitas berkelanjutan yang komprehensif,” kata Albert Aulia Ilyas, Direktur Utama KALISTA.
Untuk memudahkan adopsi kendaraan listrik di sektor komersial, KALISTA menerapkan pendekatan Fleet-as-a-Service (FaaS) berbasis OPEX. Skema terintegrasi ini mencakup penyediaan armada EV, skema pembiayaan fleksibel, infrastruktur pengisian daya (charging), pemantauan unit real-time, hingga layanan perawatan dan purnajual. Pendekatan ini mempermudah pelaku usaha di sektor perkotaan, logistik, perkebunan, hingga pertambangan untuk beralih ke armada ramah lingkungan tanpa terbeban biaya investasi awal yang besar. (ODI)
Baca Juga:
Komunitas KOLEKSI Uji Keandalan SPKLU Rute Jakarta-Lampung
Farizon Mulai Produksi Kendaraan Komersial Listrik di Indonesia: V8E Resmi Jadi Unit Perdana
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Terbaru di Oto
Artikel Mobil dari Carvaganza
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature