jakarta-selatan

IOI Siap Hadiahkan Kendaraan Pedesaan Untuk Indonesia

  • 21 Feb, 2017
  • 1364 Kali Dilihat

Institut Otomotif Indonesia (IOI), menggelar lomba desain kendaraan pedesaan. Kegiatan ini, mencari rancangan kendaraan paling unggul untuk dihadiahkan pada Pemerintah Republik Indonesia, 17 Agustus Mendatang.


“Kami harapkan desainnya sudah masuk hingga 23 Februari. Berikutnya, disusul proses penjurian untuk dipilih 5 kandidat pemenang,” jelas Yanuarto Widihandono, Sekretaris Jenderal IOI di sela acara peluncuran Proton Iriz, Sabtu (18/2) lalu.


Peserta yang terpilih, diadu lagi untuk mempertandingkan purwarupa rancangan mereka dalam skala 1:5. “Mereka kami undang ke Bali pada ajang Expo, untuk memberikan presentasi dengan mock up kendaraan hasil desain mereka, bagaimana fitur, fungsinya seperti apa,” imbuh Yanuar.


Kelima karya terbaik mahasiswa Indonesia ini, dinilai para juri dan dilihat langsung Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto di ajang Expo Industri Kreatif Mobil & Motor di Denpasar Bali 11 Maret.


Untuk diketahui, ketentuan lomba desain ini adalah pembuatan kendaraan pedesaan dengan harga maksimal Rp 60 jutaan. Kendaraan pedesaan ini berbeda dengan mobil, bentuknya berupa tractor head kompak dengan mesin yang efisien (1.0 lliter) dan sanggup membawa alsintan (alat mesin pertanian).


Proyek kendaraan pedesaan, mulai mencuat akhir-akhir ini setelah Presiden dan Menteri Riset dan Teknologi mulai membicarakannya. Kebutuhan masyarakat terhadap sebuah kendaraan multiguna yang ramah lingkungan dan harga terjangkau pun coba dijawab. Setelah dikaji, Kementrian Perindustrian kemudian menugaskan perancangan mobil ini pada IOI.


Lomba yang digelar IOI dilakukan untuk menyerap masukan dari desainer muda di kalangan mahasiswa adalah salah satu cara mengembangkan prototipe ini. Karenanya, Yanuar berharap peran serta dari seluruh mahasiswa yang tertarik untuk mengikuti sayembara yang berakhir dua hari lagi (23 Februari).


Kendaraan pedesaan, dijelaskan pihak IOI, merupakan salah satu upaya sinergi pemerintah dan stakeholder lainnya dengan mengusung sistem ABGC (Academy, Bussines, Government and Community) dalam melakukan kerjasama dan berkolaborasi memenuhi kebutuhan pasar otomotif khususnya di wilayah pedesaan.


Diharapkan, masyarakat pengguna kendaraan ini, dapat berkontribusi untuk membangun kemandirian industri nasional dalam rangka memajukan pertumbuhan perekonomian masyarakat di tingkat desa.


Baca Juga: GIIAS 2017 Siap Menyambut Mobil Pedesaan

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Mobil Terbaru di Oto
  • Daihatsu Sigra 2019 | First Impression | Naik...
    • 17 Sep, 2019
    •  
  • Toyota Calya 2019 | First Impression | Apa...
    • 17 Sep, 2019
    •  
  • Toyota Corolla Altis | First Impression | Punya...
    • 13 Sep, 2019
    •  
  • Wuling E100 | First drive | Seperti Apa...
    • 11 Sep, 2019
    •  
  • Suzuki XL7 | News | Ini Wujud Ertiga...
    • 11 Sep, 2019
    •  
  • Wuling E200 | First Impression | Mobil Listrik...
    • 11 Sep, 2019
    •  

Mobil Populer

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi