Hatchback Imut Renault 5 Bakal Dibangkitkan Kembali Sebagai EV

Hatchback Imut Renault 5 Bakal Dibangkitkan Kembali Sebagai EV

Di masa lalu, Renault punya mobil mungil yang cukup ikonik. Adalah Renault 5, eksis di era 1970 hingga 1980 an – mungkin sebagian dari Anda punya pengalaman dengannya. Nama itu pun kembali diangkat dalam transisi merek sebagai produsen ramah lingkungan. Yep, Renault 5 bakal hidup lagi sebagai mobil listrik.

Retrofuturistis tanpa perlu tersangkut terlalu dalam dengan kejayaan masa lalu, begitu kira-kira eksekusinya. Cenderung mirip ide Mini, membawa desain segar dengan interpretasi detail klasik sebagai penghormatan sang leluhur. Dari prototipe bisa dilihat profil samping tubuh hatchback dengan punggung melandai serupa postur para pendahulu. Lantas guratannya dihiasi definisi otot kekar di area sepatbor.

Meski begitu, tema retrofuturistis mungkin kurang tepat untuk mendefinisikan rancangan Renault 5 Prototype. Faktanya, pendekatan justru sangat modern untuk sebuah mobil listrik. "Mengaktifkan kembali memori dan emosi ikon historis lalu mengintegrasikan teknologi termutakhir adalah pernyataan terkuat yang dapat dikeluarkan belakangan ini," papar Renault Design Director, Gilles Vidal dalam presentasinya.

Renault 5 EV Prototype

Well, Renault 5 Prototype jelas bawa kesan mungil, lucu, dan menyenangkan. Mengail inspirasi desain dari model ikonik R5. Bisa dilihat detail lampu utama di depan menyerupai para leluhur, begitu pula tail lamp vertikal yang duduk di tepi. Tak ketinggalan, rancangan muka sepatu gambot dapat diidentifikasi sebagai penghormatan desain R5 – interpretasi modern atas pelek alloy orisinal.

Baca juga: Renault Kiger Direncanakan Mendebut 28 Januari, Sematkan Banyak Elemen Konsep

Namun, berbagai elemen orisinal diberikan tugas dan fungsi baru era modern bertenaga listrik. Misal air intake di bonnet dialihfungsikan sebagai tempat pengisian ulang daya. Mata imutnya lalu diisi “konten teknologi” demi melengkapi gambaran umum desain. Semakin futuristis dengan bingkai LED mengotak sebagai DRL. Tak hanya itu, lampu belakang menganut aero flap. Sementara itu, detail berupa striping merah di jendela boleh jadi mengindikasikan eksistensi model performa sebagaimana Renault 5 Turbo tampil gahar di masa lalu.

Kalau boleh dibilang, ibarat evolusi seorang pemuda pekerja keras yang dahulu ‘cungkring’ menjadi bapak-bapak trendi setelah makmur. Sebuah pandangan positif memang bagi Renault. Pewujudan prototipe ini sendiri pun seakan ingin mengembalikan kejayaan masa lalu. Disebut bahwa Renault 5 prototype merupakan kendaraan perkotaan imut dan berukuran kecil yang membawa salah satu kesuksesan abadi mereka ke masa depan. Tentunya berbekal kekuatan listrik.

Renault 5 EV Prototype

Bakal ada penekanan logo di seluruh bagian tubuhnya. Logo teriluminasi mejeng di fasad depan dan belakang. Entah seperti apa wujud interiornya namun menganut display transparan berikut lighting di headrest. Selebihnya, informasi masih sangat terbatas. Namun melansir Motor1, pimpinan Renault, Luca de Meo berkata bahwa Renault 5 akan menjadi mobil listrik dengan harga yang dapat dijangkau kebanyakan orang.

Dijanjikan betul bahwa Renault 5 akan lahir kembali. Dengan sebutan prototipe, bisa diartikan versi produksi tidak melenceng jauh dari presentasi. Seperti disebut sebelumnya, bukan tidak mungkin ia turut hadir dalam spek hot-hatch.

Transformasi ke Masa Depan

Langkah strategis sudah diumumkan Renault untuk 5 tahun mendatang dan seterusnya. Diberi nama rencana “Renaultion”, mereka akan menerima perubahan di pasar otomotif. Ambisinya, pabrikan bertransformasi menjadi perusahaan teknologi, layanan, dan ramah lingkungan. Kepemimpinan dalam transisi energi melalui elektrifikasi dan solusi hydrogen juga siap dipertahankan.

Urusan line-up, pabrikan asal Prancis itu merencanakan perluasan jajaran model hingga tengah dekade. Menggarisbawahi penyempurnaan elektrifikasi dan campuran. Total 14 model disiapkan hingga 2025, tujuh di antaranya merupakan segmen C dan D sementara sisanya EV. (Krm/Tom)

Sumber: Renault, Motor1

Baca juga: Begini Teaser Ioniq 5 yang Mendebut Februari, EV Pertama Sub-Brand Baru Hyundai