jakarta-selatan

GIIAS 2017: Versi Produksi Toyota C-HR Tampil Perdana

  • Agt 10, 2017
  • 24753 Dilihat

Seperti sudah diperkirakan, Toyota Astra Motor memboyong kendaraan crossover Toyota C-HR ke GIIAS 2017 yang dilangsungkan sejak hari ini (10/8). Meski belum dijual, tapi ini adalah bentuk siap produksi yang akan dipasarkan.


Sebelum berlangsungnya GIIAS 2017, Henry Tanoto, Vice President Toyota Astra Motor menegaskan, pihaknya sedang melakukan studi untuk mobil ini. Studi, tentu saja dimaksudkan untuk mengetahui apakah pasar bisa menerimanya. Hasilnya? “Cukup positif,” kata Henry. Artinya, TAM segera memasarkannya. Kehadiran C-HR di ajang ini, juga dimaksudkan untuk menegaskan kembali seperti apa respons pengunjung.


CHR-1


Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiskus Soerjopranoto pun menjelaskan pada kami bahwa hari ini mobil itu belum bisa dibeli sepert layaknya Voxy.  "C-HR hanya untuk dipamerkan. Tapi TAM pasti akan memasarkan Toyota C-HR bermesin 1.5 liter hybrid," jelas pria yang akrab disapa Suryo ketika kami temui di GIIAS. Seperti yang sudah pernah diberitakan, TAM akan memasarkan pesaing Honda HR-V ini paling lambat kuartal pertama 2018.


Toyota Motor Manufaturing Indonesia (TMMIN) sebagai produsen mobil Toyota punya pusat perakitan mesin NR di Karawang. Dan mereka memproduksi yang berkapasitas 1,5 liter untuk Yaris, Vios, Avanza dan Sienta.


Di bagian interior, C-HR punya desain yang modern dan unik. Terlihat betul, mobil ini ditujukan bagi mereka yang berjiwa dinamis. Lihat saja bentuk setir yang sporty dan dashboard yang terlihat asimetris. Tatanan tombolnya jelas sangat ergonomis, sehingga mudah dijangkau pengemudi.


Instrument Cluster lebih menarik ketimbang milik Toyota Voxy, yang juga diperkenalkan di GIIAS 2017 ini. Layar MID multi-warna dan interaktif di tengah, diapit speedometer dan tachometer.


Layar multimedia tampak berdiri tegak di tengah dashboard dan menjadi hal pertama yang Anda sadari kehadirannya. Tepat di bawahnya terdapat ventilasi AC dengan pengaturan climate control digital.


Baris kedua terlihat meyakinkan dengan jok yang tebal. Namun tebalnya jok, juga menghasilkan ruang kaki yang kurang bisa dibanggakan. Honda HR-V masih menjadi juaranya di bagian ini. Selain itu, atap yang melandai di bagian belakang menghasilkan ruang kepala yang biasa saja untuk mereka yang tingginya sekitar 165 cm. Masalah yang sama juga menghampiri kompetitornya, yang sama-sama menganut desain atap seperti ini.


Di luar kekurangan itu, C-HR, mobil yang menarik berkat desainnya yang unik dan kekinian. Kompetitornya perlu waspada kalau sampai mobil ini jadi dipasarkan. Apalagi gosipnya Toyota bakal melokalkan produksi C-HR di Karawang, Jawa Barat. (Ddn/Van)

Shares

Video Toyota CHR

Lihat video terbaru Toyota CHR untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil Pilihan

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi
Pilih kota untuk memulai pencarian
Atau pilih dari daftar kota populer