Dapat Restu Kemenperin, Pameran GIIAS Sesuai Jadwal 11-21 November 2021

Dapat Restu Kemenperin, Pameran GIIAS Sesuai Jadwal 11-21 November 2021

Tak bisa dipungkiri jika pandemi COVID-19 berefek besar pada sektor industri otomotif. Wabah ini pun memaksa pameran mobil dan motor untuk menunda perhelatannya, termasuk di Indonesia.

Salah satunya adalah pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 yang kembali harus ditunda penyelenggaraannya. Jika menarik ke belakang, GIIAS 2021 sudah dua kali diurungkan, pertama dijadwalkan pada 12 sampai 22 Agustus 2021. Namun karena angka penularan corona saat itu masih tinggi harus diundur kembali pada 9 hingga 19 September 2021.

Dan untuk ketiga kalinya penyelenggaraan GIIAS harus dimundurkan karena kasus COVID-19 yang masih tinggi. Keputusan terbaru pameran otomotif ini akan diadakan pada 11 sampai 21 November 2021 di ICE, BSD, Tangerang Selatan.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengatakan sejauh ini rencana perhelatan GIIAS 2021 masih sesuai target. Ia berharap kondisi dan situasi bisa terkendali agar pameran ini bisa berjalan dengan lancar.

"GIIAS tahun 2021 akan tetap dijalankan dari 11 sampai 21 November. Kami sangat berharap pandemi COVID-19 ini bisa mereda dan tentunya kesehatan dan ekonomi harus berjalan seiringan. Sebab, percuma juga kalau ekonominya mati akan lebih menderita lagi," ungkap Nangoi saat dihubungi OTO.com, Senin (20/9).

pameran otomotif

Sudah dapat restu pemerintah

Industri otomotif, lanjut Nangoi, berkaitan erat dengan industri yang lain dan melibatkan jutaan pekerja di dalamnya. Gaikindo sudah meminta restu pada pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) agar GIIAS 2021 bisa terselenggara sesuai jadwal di November nanti.

"Pada prinsipnya mereka (Kemenperin) oke. Selanjutnya juga kami sedang mengurus hal-hal lainnya. Tinggal 1 setengah bulan lagi, mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan baik," ucapnya.

Selain punya misi membangkitkan kembali industri otomotif yang lesu dihantam pandemi, Nangoi memastikan jika GIIAS 2021 akan jadi panggung pengenalan kendaraan baru, termasuk edukasi dan menggairahkan teknologi elektrifikasi kepada para pengunjung.

"Kita coba mencuri start sebelum negara-negara tetangga seperti Malaysia, Vietnam, atau Thailand melakukan kegiatan pameran otomotif. Intinya kami akan sangat menjaga sekali soal prosedur keamanan dan kesehatan, pengunjung tidak membludak seperti di 2019 kemarin. Mohon maaf anak-anak tidak bisa masuk dan kami akan menyediakan aplikasi Peduli Lindungi juga sebagai alat pemantauan," tegas dia.

Baca juga: Sah, Diskon PPnBM 100 Persen Kembali Diberlakukan Hingga Akhir Tahun

Honda

APM kenalkan produk baru sebelum GIIAS

Saat diminta tanggapan perihal banyaknya merek kendaraan, terkhusus mobil yang sudah lebih dulu meluncurkan model baru sebelum GIIAS digelar, Nangoi tak ambil pusing. Menurut dia ajang GIIAS juga masih bisa jadi sarana pengenalan bahkan lebih dalam soal produk baru.

"Tidak apa-apa. Kita tidak bisa tahan itu. Istilahnya tidak bisa menjadwalkan semua 'bayi' lahir di tanggal yang sama. Dan ketika bayinya sudah lahir GIIAS akan jadi tempat membesarkannya," imbuhnya.

Seperti diketahui PT Honda Prospect Motor (HPM) dikabarkan akan meluncurkan BR-V terbaru berbasis Honda N7X. Mobil ini akan debut global di Indonesia secara virtual pada hari ini Selasa (21/9) pukul 14.00 WIB. Padahal, awalnya mobil tersebut akan diperkenalkan ke publik pada GIIAS 2021.

Kembali ke GIIAS yang akan dihelat November mendatang, peserta atau merek otomotif yang ikut pada 2019 lalu juga disebutkan akan kembali hadir dan menghiasi lantai pameran ini. Di antaranya mulai dari merek mobil, sepeda motor, aftermarket, sampai yang lainnya. (Kit/Raju)

Baca juga: Daihatsu Terios Terbaru Meluncur, Kena PPnBM 100 Persen Harga Mulai Rp 205 Jutaan

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil