Changan Bicara Masa Depan Mobilitas, Bukan Sekadar Jual Mobil
Changan memaparkan arah pengembangan mobilitas masa depan lewat teknologi keselamatan, elektrifikasi, dan jaringan R&D global.
Di tengah perubahan besar industri otomotif. Mulai dari mobil listrik sampai fitur mengemudi otomatis, banyak merek bicara soal teknologi. Tak kecuali Changan. Meski begitu, pendekatannya dikemas lewat filosofi yang mereka sebut “Sharing the Future”. Intinya, mereka ingin menunjukkan, arah pengembangan mobil bukan cuma soal produk baru, tapi bagaimana teknologi itu dipakai bersama untuk masa depan mobilitas.
KEY TAKEAWAYS
Apa fokus utama pengembangan teknologi Changan saat ini?
Changan memusatkan pengembangan pada tiga area utama: teknologi keselamatan melalui fitur ADAS (Advanced Driver Assistance System), elektrifikasi kendaraan termasuk sistem baterai untuk mobil listrik, serta teknologi autonomous driving.Produk apa saja dari Changan yang diperkenalkan untuk pasar Indonesia?
Untuk tahap awal, Changan memperkenalkan model seperti Deepal S07 dan Changan Lumin. Deepal S07 merupakan SUV listrik yang menonjolkan teknologi keselamatan canggih termasuk fitur ADAS, sementara Lumin hadir sebagai mobil listrik berukuran kompak yang menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan.Bicara Changan, bukan pemain baru. Pabrikan asal Tiongkok ini sudah punya pengalaman manufaktur otomotif lebih dari 40 tahun. Dan tercatat sebagai salah satu dari empat grup otomotif terbesar di Cina. Modal inilah yang jadi dasar mereka berkembang jadi perusahaan otomotif yang menonjolkan kemampuan rekayasa (engineering), bukan hanya produksi massal.
Fokus ke Teknologi Keselamatan
Salah satu area yang paling ditekankan Changan adalah teknologi keselamatan. Contohnya bisa dilihat di model Deepal S07 yang dibekali 19 fitur ADAS (Advanced Driver Assistance System). Sistem ini mencakup berbagai fitur bantuan pengemudi yang sekarang mulai jadi standar baru di mobil modern, dari menjaga jarak aman sampai membantu mobil tetap di jalur.
Bahkan Changan menorehkan nama dalam sejarah sebagai merek otomotif pertama di Cina yang memperoleh persetujuan untuk Level 3 Autonomous Driving. Dengan teknologi itu, dalam kondisi tertentu mobil bisa mengambil alih sebagian tugas mengemudi, meski pengemudi tetap harus siap siaga. Kian mendekati mobil tanpa pengemudi. Hal Ini menunjukkan arah pengembangan mereka yang serius ke kendaraan pintar.
Masuk ke Area Elektrifikasi
Selain keselamatan, elektrifikasi juga jadi pilar penting. Khususnya sektor baterai. Karena baterai adalah jantung dari mobil listrik, pengembangannya sangat krusial kalau ingin bersaing jangka panjang.
Makanya Changan mengembangkan sistem baterai yang mereka sebut Golden Shield Battery, turut digunakan pada Deepal S07. Teknologi ini difokuskan pada tiga hal yang paling sering ditanyakan konsumen mobil listrik: efisiensi, keamanan dan daya tahan.
Skala Global Jadi Modal
Di luar teknologi, skala operasional Changan termasuk besar. Klaimnya ada 21 basis manufaktur dan 76 pabrik di berbagai negara. Tak ketinggalan, pusat riset di enam negara yang terdiri dari Cina, Italia, Jepang, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman. Struktur ini memungkinkan pengembangan mobil dilakukan dengan pendekatan global, bukan hanya dari satu negara saja.
Mulai Serius Lirik Indonesia
Langkah Changan juga mulai mengarah ke Indonesia. Partisipasi mereka di pameran otomotif besar menjadi sinyal awal keseriusan menjajaki pasar lokal.
"Partisipasi perdana Changan di IIMS 2026 menegaskan komitmen jangka panjang kami di Indonesia. Berbekal warisan industri lebih dari 160 tahun, pengalaman produksi otomotif lebih dari 40 tahun, serta dukungan jaringan R&D global di enam negara, setiap kendaraan Changan dikembangkan melalui pengujian nyata untuk memastikan kualitas, durabilitas, dan keandalan jangka panjang. Di Indonesia, kemitraan strategis dengan Indomobil Group memastikan kehadiran Changan tidak sekadar menghadirkan produk global, tetapi kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia," ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia dalam keterangan resmi.
Lewat pendekatan ini, Changan ingin menempatkan diri sebagai bagian dari perubahan besar industri otomotif. Khususnya di Indonesia. Mobil yang kian pintar dan makin terhubung dengan teknologi. Bukan cuma ikut tren, tapi membangun fondasi jangka panjang lewat riset, keselamatan dan pengembangan teknologi sendiri.
Bagi pasar seperti Indonesia, langkah ini menarik dicermati. Karena ke depan, persaingan mobil bukan cuma soal desain atau harga, tapi seberapa canggih teknologi yang dibawa dan seberapa relevan dengan kebutuhan pengguna. (TOM)
Baca juga:
Berkunjung ke Pabrik Changan Chongqing, Manufaktur Berbasis AI dan Jaringan 5G
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Terbaru di Oto
Artikel Mobil dari Carvaganza
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature