Arcfox T1 Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Calon Penantang GAC Aion UT
JDI berencana membawa dua opsi daya jelajah Arcfox T1 untuk pasar EV Indonesia
JIO Distribusi Indonesia sebagai APM BAIC, siap membawa produk baru. Peluncuran berlokasi di GIIAS 2026 (pada 30 Juli sampai 9 Agustus mendatang). Rencananya perusahaan merilis sub-brand EV yakni Arcfox T1 untuk memperluas jangkauan market di segmen kendaraan listrik. Di Indonesia, ia bakal menghadapi lawan seperti BYD Dolphin, Wuling Cloud EV, GAC Aion UT. Tergantung seberapa mahir mereka meracik harga untuk menembus kelas hatchback EV.
KEY TAKEAWAYS
Bagaimana dengan spesifikasi performa dan pengisian daya baterai Arcfox T1?
Arcfox T1 dibekali motor listrik bertenaga 95,17 PS dan torsi 176 Nm, didukung fitur fast charging yang mampu mengisi daya 30-80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit serta fitur V2L untuk perangkat elektronik luarSiapa saja kompetitor utama yang akan dihadapi oleh Arcfox T1 di segmennya?
Di pasar hatchback EV kompak Indonesia, Arcfox T1 akan bersaing ketat dengan model-model populer seperti BYD Dolphin, Wuling Cloud EV, serta pendatang baru GAC Aion UT“Memasuki kuartal ketiga tahun ini, kami sudah menyiapkan peluncuran hatchback listrik Arcfox T1 sebagai bagian dari ekspansi lini produk EV di Indonesia (di GIIAS 2026). Model ini nantinya akan hadir dalam dua pilihan jarak tempuh untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen. Jadi untuk tahap awal, kami mempertimbangkan membawa versi entry level. Dengan estimasi jarak tempuh di kisaran 380 kilometer dan 420 kilometer,” jelas Dhani Yahya, Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia, beberapa waktu lalu.
Dimensi Arcfox T1
Ia menjadi salah satu produk strategis dari BAIC Group untuk menjangkau konsumen muda yang menginginkan EV terjangkau. Namun tetap membawa teknologi dan fitur kekinian. Secara positioning, Arcfox T1 bermain di segmen hatchback listrik kompak. Dimensi proporsional untuk penggunaan harian. Arcfox T1 punya panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, serta wheelbase 2.770 mm. Format ini membuat kabin terasa lega di kelasnya, bahkan mendekati dimensi SUV kompak.
Desain Arcfox T1 mengusung filosofi “Arc-Flow” yang menonjolkan garis bodi mengalir dan tampilan modern. Ciri khasnya ada di lampu LED yang terhubung dalam satu garis, serta detail aerodinamis yang memberi kesan futuristis. Pendekatan ini untuk menyasar konsumen urban yang ingin tampil beda. Lanjut masuk ke kabin, kendaraan menawarkan ruang lapang sebagai salah satu nilai jual utama.
Kelengkapan Fitur dan Performa Arcfox T1
Layout interior dirancang fleksibel dengan kursi yang bisa direbahkan hingga rata, bahkan menyerupai “kasur” sepanjang 1,6 meter. Kapasitas bagasi juga cukup impresif, mulai 459 liter hingga 1.352 liter saat kursi belakang dilipat. Ini membuatnya nyaman buat mobilitas city car, sekaligus siap menunjang kebutuhan perjalanan luar kota.
Kalau dari sisi teknologi, Arcfox menyediakan layar ganda yang terdiri dari panel instrumen digital dan head unit besar berukuran 15,6 inci. Sistem infotainment sudah mendukung konektivitas smartphone serta perintah suara dengan tingkat akurasi tinggi. Bahkan, tersedia fitur bantuan berkendara ADAS Level 2. Termasuk parkir otomatis dan manuver di ruang sempit.
Untuk performa, Arcfox T1 menggunakan motor listrik permanent magnet dengan tenaga sekitar 70 kW (95,17 PS) dan torsi 176 Nm. Power itu disalurkan ke roda depan, sebagai penggunaan harian dengan karakter efisien. Di trim tertinggi, baterai LFP terpasang berkapasitas sekitar 42 kWh mampu memberikan jarak tempuh hingga 425 km berdasarkan standar CLTC.
Pengisian daya juga diklaim tergolong cepat. Dalam kondisi fast charging, baterai bisa diisi dari 30 hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 16–25 menit. Selain itu, tersedia fitur V2L/V2V yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik eksternal. Terkait keselamatan, Arcfox T1 dibekali struktur bodi high-strength cage dan sistem perlindungan baterai berlapis hingga 10 layer. Bahkan, baterai diklaim tahan air dengan standar tinggi. Serta memiliki sistem proteksi terhadap panas berlebih, sehingga meminimalkan risiko kebakaran. Arcfox T1 bisa menjadi rival serius di segmen EV entry-level. Nantikan kedatangannya beberapa bulan lagi di Tanah Air. (ALX/ODI)
Baca Juga:
BAIC Indonesia Mau Bawa BJ30 7-Seater 1.5 Turbo Non-Hybrid
BAIC BJ30 HEV Tampil dalam 3 Varian di IIMS 2026, Ini Bedanya
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Terbaru di Oto
Artikel Mobil dari Carvaganza
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature