Mobil-Mobil Yang Terpaksa Disuntik Mati Pada 2021

Mobil-Mobil Yang Terpaksa Disuntik Mati Pada 2021

Tahun 2020 menjadi tahun yang cukup menyedihkan bagi dunia otomotif. Pandemi Covid-19 berdampak sangat besar. Penjualan kendaraan jemblok, pabrik ditutup sementara, pameran otomotif batal dilaksanakan. Para pabrikan juga menunda perkenalan beberapa model baru melihat kondisi pasar yang lesu.

Di awal 2021, banyak digunakan para produsen untuk memperkenalkan mobil baru. Mulai dari pengubahan minor pada bagian eksterior dan interior, hingga ubahan besar dan menyematkan all-new. Tapi tahukah Anda bahwa tahun ini ada juga beberapa mobil yang harus ditidurkan sementara bahkan berhenti produksi. Terkhusus untuk pasar Amerika Serikat, berikut adalah daftar kendaraan yang kami rangkum.

Acura RLX 2018

1. Acura RLX

Alasan penjualan yang sedikit mungkin jadi pertimbangan bagi Acura. Pasalnya, Acura RLX hanya mengantongi penjualan 1.019 unit sepanjang 2019 di negara kelahirannya, Amerika Serikat. Padahal Acura punya catatan menakjubkan di tahun 1988 saat menjual Legend. Mobil yang menggendong mesin V6 ini terjual lebih dari 70.000 unit di Amerika Serikat.

Diperkenalkan pertama kali pada 2014, ia bertugas menggantikan RL. Selain soal angka penjualan, Honda juga sudah menyiapkan TLX yang dinilai lebih cocok dengan selera pasar saat ini. Dengan berakhirnya RLX, setelah enam tahun, mungkin menjadi generasi terakhir dari keluarga Acura Legend yang sudah eksis selama 35 tahun.

2. Bentley Mulsanne

Diluncurkan pada 2010 sebagai pengganti Arnage, Mulsanne dijual bersama Flying Spur. Menggunakan desain coupe Continental GT, Mulsanne mengambil peran sebagai model andalan Bentley. Ia merupakan sedan empat pintuk yang diturunkan untuk berkompetisi dengan Rolls-Royce. Pensiunnya Mulsanne berkaitan dengan fakta bahwa mesin V-8 6,75 liter yang digunakan tidak lagi dapat memenuhi peraturan emisi. Bentley memilih untuk menghadirkan model Flying Spur sebagai penggantinya. Mulsanne terhubung langsung dengan model ikonik seperti Brooklands, Turbo R, T Series, dan S Series, jadi kita hanya bisa berharap ia kembali hadir pada suatu saat nanti.

Baca juga: 10 Mobil Super Kencang dengan Interior yang Mengecewakan

Alfa Romeo 4C Spider 2015

3. Alfa Romeo 4C Spider

Sebenarnya Alfa Romeo 4C termasuk dalam jajaran sportscar terseksi. Sayang, penjualannya tidak seseksi tampangnya. Pada 2019 Alfa Romeo hanya menjual 144 unit untuk model 4C Spider dan 4C Coupe di Amrik. Sedangkan pada 2020 hanya terjual 71 unit. Menyedihkan memang, tapi menurut sejumlah sumber, Alfa Romeo akan segera meluncurkan model penerus dari 4C.

Secara spesifikasi, mobil ini jempolan. Diperkealkan pertama pada 2013, dengan mesin hanya berkapasitas 1.750 cc, namun bantuan induksi turbo sukses memeras mesin 4-silinder itu sehingga mengeluarkan tenaga hingga 237 hp dengan torsi puncak 350 Nm. Dipadukan dengan transmisi dual-clutch, Alfa Romeo 4C bisa mencapai 100 km/jam dari posisi diam hanya dalam tempo 4,1 detik saja. Kecepatan maksimumnya bisa menyentuh 257 km/jam.

4. Buick Regal

Pertama kali diperkenalkan pada tahun 1973, Regal adalah salah satu nama paling terkenal di bawah Buick. Ia melahirkan model ikonik seperti GNX dan GSX yang mendominasi pasar selama bertahun-tahun. Mulai 2011, Regal menjadi versi modifikasi dari Opel Insignia, yang membantu Buick membawa versi wagon kembali ke AS. Ketika Opel dijual ke Groupe PSA pada 2017 dan permintaan mobil di AS turun ke titik terendah dalam sejarah, GM tidak tertarik mendesain ulang Regal dari awal. Mereka memutuskan untuk menghentikan sama sekali model ini pada akhir tahun 2020. Meski Regal akan tetap tersedia di pasar Cina.

BMW i8 Roadster 2019

5. BMW i8

Pada Juni lalu BMW mengumumkan produksi terakhir supercar listriknya, BMW i8. Tapi alasan dinon-aktifkan bukan karena kurang diminati atau tidak laku. Penghentian tersebut bukan berarti tidak sukses di pasar, bahkan model i8 yang pertama hadir dengan powertrain plug in hybrid ini diakui sebagai tonggak sejarah pengembangan mobil listrik BMW. Saat diluncurkan pada 2014, BMW i8 termasuk mobil plug-in hybrid paling laris. Sukses membukukan penjualan hingga 20.000 unit.

BMW i8 yang tersedia dalam varian Coupe dan Roadster telah berkembang dari mobil plug in hybrid menjadi mobil sport listrik yang sukses. Model Coupe hybrid mengonsumsi bahan bakar 1,8 liter/100km, sedangkan varian Roadster 2,01 liter/100km. Dikabarkan BMW akan segera meluncurkan sebuah kendaraan dengan desain serupa i8 namun dengan nama yang berbeda. Kemungkinan, model tersebut juga akan hadir pada sekuel terakhir film Mission:Impossible.

6. Ford Mustang Shelby GT350

Tak seperti Fusion, Shelby GT350 tidak dihentikan sebagai bagian dari rencana perusahaan untuk fokus pada kendaraan bertenaga tinggi. GT350 diperkenalkan sebagai model edisi terbatas dan tahun 2020 adalah Model Year terakhir dalam produksinya. Diperkenalkan pada 2015, GT350 memiliki siklus hidup yang agak pendek, meski tetap diproduksi lebih lama dari pendahulunya (2013-2014). GT350R yang berorientasi pada trek juga dihentikan bersama dengan GT350 standar. Dengan tak ada lagi edisi naturally aspirated, Ford mungkin akan fokus pada beberapa varian edisi khusus GT500 supercharged.

Baca juga: Daftar 10 Mobil dengan Mesin Kecil Tapi Memiliki Performa Ganas

Dodge Journey 2011

7. Dodge Journey

Ini adalah SUV terakhir produksi Fiat Chyrsler yang menggunakan transmisi otomatis 4 percepatan SUV ini memang kurang diminati di kalangan pecinta SUV. Akhirnya Dodge Journey harus menyelesaikan perjalanannya sendiri.

Mungkin alasan kenapa kurang diminati adalah tampilan dan performanya. Model terakhir yang dijual tahun lalu menggendong mesin 4-silinder segaris 2.4-liter dan berpenggerak roda depan. Satu-satunya pilihan transmisi adalah otomatis 4 speed. Itupun merupakan warisan dari sedan klasik tahun 1989 seperti Dodge Dinasty dan Chryrsler New Yorker.

8. Dodge Grand Caravan

Model terakhir Dodge Grand Caravan diproduksi pada 2008, merupakan generasi kelima. Kendaraan boxy ini terlihat gagah dengan mesin Chrysler V6 3.6-liter Pentastar. Grand Caravan bukanlah sebuah kendaraan yang mahal namun cukup berkelas. Pada tahun 2017 namanya diubah menjadi Chevrolet Pacifica dan menjadi versi murah dari Chrysler Voyager. Di Amerika juga disebut sebagai sebuah minivan, selamat jalan, minivan.

Chevrolet Impala 2014

9. Chevrolet Impala

Impala merupakan sedan keluaran Chevrolet. Produksinya berhenti pada Februari tahun lalu di pabrik GM Michigan, Amerika Serikat. Namun agak unik, kenapa? Soalnya ini bukan kali pertama kalinya hal ini terjadi. Ia diperkenalkan pada 1958 dan menjadi salah satu sedan yang laris di Amerika Serikat. Ia diproduksi sampai 1985 sebelum dihentikan.

GM memutuskan menghidupkan kembali Impala pada 1994 tapi hanya bertahan dua tahun sebelum kembali dihentikan pada 1996. Nah, kemudian Impala diproduksi lagi pada 1999. Ia bahkan sampai masuk ke generasi ke-10 yang diluncurkan pada 2014. Namun awal 2020 lalu lagi-lagi GM memutuskan untuk mengakhiri produksi Impala. Produksi terakhirnya tersebut dilakukan hanya beberapa bulan sebelum pandemi global diumumkan, apakah ada hubungannya? Simpulkan sendiri.

10. Chevrolet Aveo/Sonic

Mobil besutan GM ini juga masuk ke dalam daftar discontinue tahun 2021. Padahal saat diluncurkan di 2011 acaranya begitu sensasional. Chevrolet mengundang atlit skate board professional Rob Dyrdek untuk melakukan aksi ekstrem di atas mobil tersebut. Di Asia Chevrolet Sonic juga dikenal dengan nama Aveo. Tentu saja buat konsumen di tanah air kendaraan tersebut tidak asing. Di Uncle Sam, Sonic dirakit satu pabrik dengan Chevrolet Bolt. Dikabarkan, jalur produksi “mendiang” Sonic digantikan oleh produksi Chevrolet Bolt EUV.

Baca juga: Hal-hal yang Perlu Diketahui Sebelum Putuskan Beli Suzuki Ignis

Cadillac CT6 2017

11. Cadillac CT6

Nama Cadillac sangat populer di Amerika, bahkan menjadi barometer status sosial. Jika mengendarai sedan Cadillac berarti Anda orang sukses. Tapi sayangnya tidak semua model Cadillac memiliki penjualan yang populer bahkan di negara kelahirannya. Salah satunya adalah CT6 yang diluncurkan resmi ke publik pada Januari 2016. Dikenal dengan Cadillac Touring, penjualannya sempat sukses pada 2017, sebanyak 10.542 unit pada tahun itu. Dua tahun berselang, angka tersebut drop sampai ke 7.951 unit.

General Motors sebagai pemegang merek mengatakan akan menghentikan produksi CT6, setidaknya untuk pasar AS. Karena model ini masih akan dijual untuk konsumen di Cina. Belum ada kabar tentang penerus atau penggantinya. GM mengumumkan akan menggunakan pabrik di Hamtramck, Detroit, untuk memproduksi kendaraan listrik dimulai dari GMC Hummer EV.

12. Lincoln Continental

Sama seperti Cadillac, Lincoln gagal memberikan kendaraan andalan yang mampu membuat persaingan dengan pabrikan asal Jerman. Tentu, sangat menyenangkan melihat Continental kembali setelah 14 tahun, tetapi flagship yang dihidupkan kembali ini hanya mampu bertahan selama empat tahun di pasar. Penjualan yang lambat dan kurangnya minat untuk sedan buatan Amerika mendorong Lincoln untuk menghentikan Continental pada Oktober 2020 tanpa ada penggantinya. Tahun 2021 akan menjadi tahun tanpa sedan andalan Lincoln dan Cadillac.

Fiat 124 Spider 2017

13. Fiat 124 Spider

Pasar Amerika dan global juga akan kehilangan salah satu sedan convertible. Secara tiba-tiba pabrikan menghentikan produksi Fiat 124 Spider. Roadster ini diproduksi di Jepang bersama dengan Mazda MX-5 Miata di Hiroshima. Ia menggendong mesin 2.0-liter dengan tenaga maksimal 160 hp lebih besar dari tenaga Miata yang hanya 155 hp.

Memang menggunakan platform, mekanikal, dan interior, yang sama dengan MX-5 Miata, makanya performanya pun cukup “jinak” di jalan raya. Pada beberapa pengujian pun, 124 Spider memiliki catatan cukup baik dibandingkan Mazda Miata. Sayangnya di Amerika, Fiat Spider hanya terjual 1.711 unit, sedangkan MX-5 Miata ludes terjual sampai 8.807 unit.

14. Lexus GS

Sebuah kompromi antara IS dan LS, Lexus GS telah ada di pasaran sejak 1993. Yang terakhir ia menerima desain ulang pada tahun 2011. Setelah usia sembilan tahun pada 2020 lalu, GS dihentikan pada bulan Agustus. Tak ada informasi mengenai siapa penggantinya. Ia sudah lebih dulu ditarik keluar dari pasar Eropa pada 2018, posisinya digantikan oleh ES. Tahun 2020 menjadi akhir dari perjalanan GS di Amerika Utara. Sedan buatan Jepang tidak terlalu sukses, dengan penjualan kurang dari 3.500 unit per tahun pada 2019 dan 2020.

Baca juga: Perjalanan Porsche Boxster, Semula Hanya Jadi Show Car

Ford Fusion 2019

15. Ford Fusion

Ford memang rajin heavy braking mobil produksinya. Di antaranya Fairmont, Crown Victoria, Taurus dan Ford Focus. Tahun lalu, giliran Ford Fusion yang harus menghembuskan nafas terakhir. Ford tidak akan lagi memproduksi model mid-size sedan di Amerika. Sebelum penghentian Fusion, produksinya terakhir dilakukan di Hermosillo Assembly Sonora, Mexico bersama dengan Lincoln MKZ.

Ia diperkenalkan pertama kali pada 1 Agustus 2005 dan bertugas menggantikan Mondeo. Kalau ngomong soal penjualan, cukup bagus. Tahun lalu saja di pasar lokal Fusion mencatatkan penjualan 166.000 unit di Amerika. Mereka bahkan dinobatkan sebagai mobil terlaris ketujuh di AS pada 2019. Sayang angka tersebut kurang memuaskan dan konsumen Ford harus mencari model lain pengganti Fusion.

16. Jaguar XE

Jaguar tak lagi menjajakan dua model sekaligus; XF Sportbrake dan XE. Absennya XF Sportbrake tidak mengejutkan mengingat pasar station wagon yang terus mengecil. Namun nama terakhir cukup mengejutkan. Pabrikan asal Inggris itu melansir XE sebagai pesaing Mercedes-Benz C-Class, Audi A4, dan BMW Seri 3 yang sangat populer. XE sempat menjadi model yang laris manis di AS. Keputusan tersebut agak mengejutkan mengingat penjualan XE lebih banyak ketimbang XF pada tahun 2019. Tapi sepertinya Jaguar punya pemikiran dan strategi lain.

Honda Civic Coupe 2019

17. Honda Civic Coupe

Jangan panik dulu, Honda Civic tidak akan hilang sama sekali. Parikan Jepang itu hanya menghentikan sedan versi coupe. Ya, itu berita menyedihkan karena Civic Coupe adalah mobil yang memulai tren "sport compact", tetapi kenyataannya tidak ada orang yang membeli mobil dua pintu saat ini. Dan tidak ada yang benar-benar membeli Civic dua pintu karena Tipe R yang panas tampil sebagai model lima pintu.

Civic generasi kesepuluh juga bermigrasi menuju buku sejarah pada tahun 2021, memberi jalan bagi model generasi berikutnya. Jadi rasanya masuk akal bagi Honda untuk memangkas barisan. Itu sebabnya sedan Civic Si juga diistirahatkan sementra sebelum kembali untuk model tahun 2022.

18. Honda Fit/Jazz

Fit adalah model Honda ketiga yang tidak dapat Anda beli di A.S. pada tahun 2021. Fit adalah hatchback yang lucu namun agresif dengan tenaga 130 hp. Ini juga serbaguna dan dilengkapi dengan semua teknologi modern yang Anda butuhkan. Namun, penjualan hatchback kecil lebih rendah dari sebelumnya dan Honda memilih HR-V sebagai penggantinya. Meski tak sau segmen, HR-V dianggap lebkh cocok berlaga di panggung. Fit atau juga dikenal sebagai Jazz di pasar lain dan akan tetap berada di dealer di luar Amerika Utara. (Ndo/Raju)

Sumber: caranddriver, topspeed

Baca juga: 10 Mobil Paling Layak Tunggu yang Akan Meluncur di 2021