10 Mobil Super Kencang dengan Interior yang Mengecewakan

10 Mobil Super Kencang dengan Interior yang Mengecewakan

Ketika kita bicara soal sports car, umumnya mereka punya tampilan eksterior yang menarik plus performa mesin jempolan. Tak salah jika kemudian kita harus merogoh kocek dalam-dalam untuk mendapatkannya. Mobil seperti McLaren Senna atau Ferrari Enzo merupakan dua contoh sports car dengan kombinasi jempolan; eksterior cantik, interior menarik, dan peforma yahud.

Toh, ternyata tak semua resep itu bisa diracik pabrikan. Ada beberapa mobil super kencang yang interiornya justru biasa-biasa saja. Sebagian bahkan terkesan biasa saja cenderung megecewakan dan membosankan. Masalahnya konsumen sudah mengeluarkan tidak sedikit uang. Interior yang lengkap dan mewah sudah sepatutnya menjadi satu paket.

Nah berikut ini kami adalah tujuh mobil sport berperforma tinggi yang punya interior membosankan.

Nissan GT-R Nismo

1. Nissan GT-R Nismo

Pertama kali diperkenalkan pada 2013, Nissan GT-R Nismo adalah versi tercepat dari GT-R standar. Pada 2020 Nissan meluncurkan GT-R Nismo terbaru yang lebih kencang lagi. Urusan performa, Nissan membekali sportcar anyar tersebut dengan mesin turbocharge V6 3,8 liter. Mesin tersebut sanggup memuntahkan tenaga sebesar 591 hp dengan torsi 652 Nm yang dikawinkan dengan transmisi otomatis 6-percepatan.

Nissan menyebut, kecepatan maksimalnya bisa menyentuh 330 km/jam. Mobil ini sanggup mencapai 100 km/jam dari posisi diam dalam tempo 2,48 detik saja. Yang menyedihkan, Nissan tak membuat interiornya sehebat performanya.

Desainnya membosankan dan punya fitur yang tak luar biasa. Tombol-tombol berserakan di konsol tengah dan beberapa komponen di dalamnya tak melambangkan dirinya sebagai mobil sport berperforma tinggi. Beberapa perangkat Nissan GT-R Nismo 2020MY antara lain kursi sport produksi Recaro, layar sentuh 8 inci, sistem navigasi satelit dengan pemetaan 3D, kamera mundur, telepon Bluetooth dan streaming audio.

Baca juga: Daftar 10 Mobil dengan Mesin Kecil Tapi Memiliki Performa Ganas

Alfa Romeo 4C 2014

2. Alfa Romeo 4C

Brand mobil sport asal Italia ini mencuat namanya ketika memperkenalkan Alfa Romeo 4C pada 2013. Meskipun mesin mobil ini hanya berkapasitas 1,75 liter atau 1.750 cc, namun bantuan induksi turbo sukses memeras mesin 4-silinder itu sehingga mengeluarkan tenaga hingga 237 hp dengan torsi puncak 350 Nm. Dipadukan dengan transmisi dual-clutch, Alfa Romeo 4C bisa mencapai 100 km/jam dari posisi diam hanya dalam tempo 4,1 detik saja. Kecepatan maksimumnya bisa menyentuh 257 km/jam. Catatan yang membuatnya layak menyandang predikat sebagai mobil sport berperforma tinggi.

Tak hanya dibekali mesin buas, Alfa Romeo juga punya dimensi yang ringkas dan bobot yang ringan. Alasannya karena mobil sport mungil ini memakai struktur rangka dari material carbon-fiber yang ringan namun kokoh. Walhasil, Alfa Romeo menjanjikan tak hanya performa hebat tapi juga pengalaman berkendara yang menyenangkan.

Meskipun punya performa yang luar biasa, ternyata bagian dalam mobil ini biasa saja. Material plastik terlihat murahan dan minim ruang penyimpanan di dalamnya. Lihat saja kisi-kisi AC membulat yang tak jauh berbeda dari yang dpakai oleh mobil berharga jauh lebih murah. Panel AC juga masih menggunakan knob putar manual ala ‘kompor gas’. Alfa Rome sepertinya hanya fokus dalam mengembangkan detail eksterior dan performa mobil ini saja.

McLaren 570S Coupe

3. McLaren 570S

Begitu mendengar nama McLaren, pastinya kita akan langsung membayangkan mobil sport dengan kemampuan wah. Memang betul. McLaren 570S Coupe dilengkapi mesin 3,8 liter V8 menghasilkan tenaga 562 hp. Performanya sanggup membawa 570S melesat hingga kecepatan maksimum 320 km/jam. Bukan cuma kencang, mobil yang diluncurkan perdana pada 2015 itu juga menawarkan kesenangan mengemudi.

Tak salah jika kemudian status sebagai salah satu mobil sport paling menyenangkan didapatkannya. Status itu masih disematkan pada 570S hingga kini. Namun bagian dalamnya tak dilengkapi dengan sistem berteknologi terbaik. Bahkan banyak yang komplain dengan jahitan pada interiornya yang konon sering gampang copot.

Sebetulnya ada banyak fitur di interiornya yang bisa dimiliki konsumen. Namun kalau mau memiliki semua fitur berteknologi tinggi, semua opsional harus ditebus dengan harga yang sangat tinggi. Padahal harga dasar mobil ini tanpa semua ekstra fiturnya saja sudah lebih dari Rp 2,6 miliar.

Chevrolet Camaro 2010

4. Chevrolet Camaro (Generasi 5)

Model yang kita bahas ini bukanlah versi terbaru dari Chevrolet Camaro, yakni generasi kelimanya yang beredar 2010-2015. Yap, Chevrolet pertama kali memperkenalkan Camaro pada 29 September 1966, ia kemudian berevolusi hingga yang terbaru sudah memasuki generasi keenam.

Walaupun begitu, di masanya Camaro punya nama besar yang patut dilengkapi dengan interior mewah. Memang interiornya berkualitas dan tak bisa dibilang jelek. Namun desain maupun peletakan instrumen di dalamnya seluruhnya tak begitu jauh berbeda dari sedan Chevrolet yang lebih murah.

Camaro hanya kurang sentuhan detall istimewa saja yang dapat mengangkat kabinnya layak bersandar sejajar dengan mobil berperforma tinggi bermesin V8 sekelasnya. Pasalnya versi facelift tahun 2014 Camaro yang memakai mesin V8 sanggup melesat hingga kecepatan maksimum 273 km/jam. Apalagi, tampilan luar mobil ini sangat tapan dan popularitasnya semakin diangkat lagi karena tampil sebagai Bumblebee di film box office Transformers.

Baca juga: Opsi MPV Mewah Namun Bujet Mentok di Toyota Alphard Tipe X

Lotus Evora GT 2020

5. Lotus Evora GT

Lotus bukan produsen mobil sembarangan. Lotus bahkan salah satu brand yang cukup sukses di balap jet darat Formula 1. Makanya mobil hasil karya mereka tak bisa dianggap remeh. Tak terkecuali dengan salah satu produknya ini, Lotus Evora GT.
Meluncur di 2020, mobil sport 2-pintu ini dibekali mesin 3,5 liter V6 yang bertenaga 416 hp. Hasilnya, performa mobil ini sanggup menyentuh kecepatan maksimal 303 km/jam. Tentu saja selain kencang, Lotus Evora GT menawarakan rasa kesenangan mengemudi.

Meskipun Lotus termasuk salah satu produsen mobil dengan pengembangan teknologi yang terdepan, tetapi interior mobil ini jauh dari yang diharapkan. Beberapa are di kabin terlihat murahan. Dashboardnya juga sama sekali tak menunjukkan dirinya sebagai mobil sport mewah. Kabinnya juga sangat sempit. Untungnya kabin yang kurang sedap ini menjadi satu-satunya hal yang mengecewakan dari keseluruhan mobil ini.

Mercedes-Benz SL 55 AMG (R230)

6. Mercedes-Benz SL 55 AMG (R230)

Penggemar mobil pasti kenal dengan nama AMG. Divisi performa dari Mercedes-Benz yang menjamin setiap produknya pasti bakal sukses mengocok perut penumpangnya.

Pertama dirilis pada 2002, siapa yang sangka kalau Mercedes-AMG SL 55 langsung meraih predikat sebagai mobil bertrasnmisi otomatis paling kencang di dunia saat itu. Mobil berkode bodi R230 itu dibekali mesin V8 6,2 liter yang sanggup membuatnya melesat hingga kecepatan 300 km/jam dengan atap terbuka.

Tapi siapa yang sangka juga kalau mobil yang pernah dimiliki oleh Jeremy Clarkson ini juga punya interior yang biasa saja. Apalagi ketika mobil ini diluncurkan, Mercedes-Benz sedang dirundung masalah kualitas interior. Desain interior mobil ini memang mendapat tamahan oramen panel kayu dan joknya sudah berlapis kulit. Tetapi penataan dashboard dan instrumen kabinnya tidak menarik. Apalagi mobil beratap terbuka seharusnya memamerkan kemewahan interiornya yang telanjang.

MG SV Coupe 2003

7. MG SV

MG SV diluncurkan pada tahun 2003. SV menggunakan platform Ford V8 dan sangat dinantikan oleh para penggemar dan media saat diluncurkan. Namun, pada saat itu MG memiliki banyak masalah uang yang membuat interiornya hadir tidak memenuhi standar yang seharusnya.

Secara performa ia layak mendapat jempol. Mobil ini mampu mencatat kecepatan tertinggi 175 mph atau 281 kph. Hanya saja lantaran MG tidak memiliki uang cukup untuk memasang suku cadang baru di dalam mobil, interiornya akhirnya mengecewakan. Jika saja mereka memiliki pendanaan yang cukup, dipastikan mobil ini akan laris manis.

Baca juga: Perjalanan Porsche Boxster, Semula Hanya Jadi Show Car

Porsche 911 GT3 (996)

8. Porsche 911 GT3 (996)

Lahir di lintasan balap, Porsche 911 GT3 pada tahun 1999 dibuat untuk mengikuti kejuaraan balap GT3 FIA. Tak perlu sangsikan performanya yang sanggup menyentuh keceptan maksimal 305 km/jam. Tak cuma itu, punya tugas khusus berlaga di lintasan balap, mobil ini dibuat agar mampu bermanuver selincah mungkin.

Tapi gara-gara misi mulia tersebut, mobil ini diciptakan agar memiliki bobot seminim mungkin. Makanya banyak komponen di dalam Porsche 996 yang harus rela tak dipasang di dalam kabinnya. Contohnya, Porsche tak memasang kursi belakang, speaker di kabin belakang bahkan sampai menjadikan head unit audio sebagai fitur opsional. Jadi kalau waktu itu Anda beli mobil ini dalm versi standarnya, gak dapat head unit audio.

Lantaran semua itu, mobil yang diciptakan agar berprestasi di lintasan balap ini jadi punya interior yang sangat membosankan bagi mereka yang membeli mobil ini untuk digunakan harian di jalan umum.

Dodge Viper 1991

9. Dodge Viper (Generasi Pertama)

Dodge meluncurkan generasi pertama Viper pada tahun 1991. Kecepatan tertinggi Viper kira-kira 165 mph atau 265 kph. Mobil ini dapat berakselerasi 0-100 km/jam dalam 4,2 detik. Kendaraan itu juga cukup mengesankan dalam hal tenaga, mencapai lebih dari 400 bhp. Tidak selalu mudah dikendalikan, pengemudi yang lebih berpengalaman lebih siap untuk menangani mobil ini.

Interior Viper tidak bagus, dan cukup harus diakui membosankan. Sama sekali tak sesuai dengan namanya. Viper yang merupakan salah satu berbisa paling berbisa di dunia justru tampil hambar di bagian dalam. Bahkan cenderung tampil murahan. Cukup terkenal karena interior khusus suku cadangnya yang murah, generasi pertama tidak berbeda dengan generasi berikutnya dalam hal finishing interior.

Lotus Carlton 1990

10. Lotus Carlton

Lotus Carlton juga dikenal sebagai Vauxhall Lotus Carlton dan dirilis pada tahun 1990 sebagai peningkatan dari Lotus. Mobil itu adalah sedan tetapi bisa mencapai 177 mph atau 284 km/jam. Sebuah catatan yang sangat mengesankan untuk mobil empat pintu tahun 90-an. Lotus berhasil meningkatkan akselerasi menjadi sama dengan mobil sport yang dirilis sekitar waktu yang sama, menonjolkan inovasi yang brilian.

Namun, meski ada peningkatan besar yang ditambahkan ke mobil, interiornya cukup membosankan. Lotus memutuskan untuk mempertahankan interior sebagai sedan Vauxhall, sehingga kendaraannya tetap hambar dan sederhana. Cukup mengecewakan di bagian interior, tetapi mobil itu pasti cepat dan menjadi pilihan banyak orang karena lebih cepat daripada beberapa Ferrari dan Porsche. (Rzk/Raju)

Sumber: Ragam Sumber

Baca juga: 10 Mobil Paling Layak Tunggu yang Akan Meluncur di 2021