Apa Itu Peranti Cruise Control? Pahami Fungsi dan Cara Kerjanya

Apa Itu Peranti Cruise Control? Pahami Fungsi dan Cara Kerjanya

Fitur yang membantu pengemudi kini kian banyak dan beragam. Salah satunya adalah peranti cruise control. Jika dulu hanya digunakan mobil-mobil mewah, kini tidak lagi. Unit di harga Rp 200 jutaan sudah banyak dilengkapi fitur kenyamanan ini. Sebut saja Mitsubishi Xpander Ultimate, Xpander Cross, Suzuki S-Cross, MG ZS, Nissan Magnite, Kia Sonet, dan Honda Jazz RS. Mulai banyak dicari, karena fungsinya sangat bermanfaat agar tidak lelah mengemudi dalam durasi lama.

Apa itu cruise control? Fungsi utama cruise control, sesuai terjemahannya, adalah menjaga laju kendaraan dalam kecepatan yang diinginkan, tanpa perlu menekan pedal gas. ECU memiliki fungsi tambahan untuk terus memonitor dan mengatur kecepatan, sesuai keinginan pengemudi. Kecepatan pun menyesuaikan kontur jalan. Bila ditetapkan 100 kpj, baik dalam keadaan menanjak atau menurun, dijaga agar kecepatannya konstan.

Tentunya belum semua pengemudi yang mengetahui cara kerja atau cara mengaktifkan fitur ini. Pasti ada juga pemilik mobil ber-cruise control belum pernah menggunakannya sama sekali. Padahal, jika Anda paham kegunaannya, niscaya rasa nyaman berkendara bakal bertambah. Terutama saat perjalanan jauh lewat tol Trans Jawa dan Trans Sumatra. Kaki Anda dapat terbebas dari rasa lelah. Asalkan, tahu langkah tepat serta aman mengoperasikannya.

Berikut 5 hal yang perlu diketahui:

1. Kenali Jenis Cruise Control

Fungsi paling hanya sebatas menjaga dan mengatur batas kecepatan. Sistem lebih canggih bisa ditemui di mobil kelas premium. Ada sebutan Adaptive Cruise Control, yang membuat mobil secara otomatis menyesuaikan kecepatan sesuai arus lalu lintas. Peranti dalam sistem tentu bertambah, seperti radar, kamera dan sensor. Semuanya untuk mendeteksi kendaraan persis di depan, lalu memprogram laju mengikuti kecepatannya dan menjaga jarak yang sudah ditentukan.

Lebih canggih, cruise control yang masuk fase teknologi semi-autonomous. Teknologi bernama Nissan ProPilot Assist, Subaru EyeSight dan Audi Traffic Jam Assist, menggabungkan adaptive cruise control dengan teknologi semi-otonom. Selain kecepatan, kemudi juga bekerja otomatis menjaga mobil dalam jalurnya. Tapi teknologi ini belum tersedia di Indonesia.

Baca juga: Pilihan Mobil Berfitur Cruise Control Termurah

Crusie Control

2. Jangan Terlalu Percaya Terhadap Sistem

Mobil yang melaju otomatis pastinya melenakan. Tapi kewaspadaan seharusnya tidak berkurang. Kaki tetap harus selalu siap agar tidak terlambat mengerem. Tangan pun juga siaga tanpa kendurkan kewaspadaan sedikit pun. Jangan pula terlalu mempercayai teknologi sepenuhnya. Bagaimanapun, sistem diprogram oleh manusia. Malfungsi mungkin saja terjadi.

3. Tepat Digunakan di Jalan Tol

Perlu tahu kalau cruise control tak bisa digunakan di semua tingkat kecepatan. Umumnya, baru bisa aktif setelah di atas 30 -50 kpj (tergantung model kendaraan). Penggunaan paling pas di jalan bebas hambatan atau tol. Memungkinkan juga di jalan raya biasa, dengan syarat kondisinya sepi tanpa banyak kendaraan lain maupun pejalan kaki. Tentu suasana yang sulit ditemui. Lagipula pemakaiannya tidak lama bila sering bertemu persimpangan.

Begitu pula di jalan tol. Jalan yang lengang dan panjang sangat tepat untuk mengaktifkan cruise control. Asalkan konsisten di jalurnya, berkendara jadi rileks dan kaki bisa beristirahat sejenak dari pedal. Tapi tetap harus waspada untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Ketika lalu lintas mulai ramai, ada baiknya segera menonaktifkan sistem.

Crusie Control

4. Jangan Aktifkan Cruise Control dalam Kondisi Jalan Licin

Sama halnya jalanan bersalju, tertutup es dan hujan deras. Sebab cruise control bakal selalu mengintervensi laju mobil ke kecepatan yang ditentukan. Misal di jalanan menanjak, mesin berakselerasi untuk menjaga kecepatan stabil. Otomatis gigi berpindah turun dan putaran mesin melonjak. Tercipta momentum kehilangan traksi ban. Berakibat fatal. Mobil bisa melintir dan dampak lainnya mengerikan.

5. Ketahui Tombol dan Simbolnya

Pertama, harus paham cara mengaktifkan dan menonaktifkan dulu. Lambang cruise control umumnya berupa lingkaran penggambaran speedometer. Umumnya tombol berada di setir. Ada yang ditambahkan tulisan LIM atau sekadar CRUISE saja. Saat menekan tombol, sebuah indikator menyala di panel instrumen. Tapi cruise control belum aktif menahan kecepatan.

Tombol Cruise diikuti juga tombol “+” dan “-“. Salah satunya berbarengan juga dengan fungsi “Set” untuk mengaktifkan cruise control. Saat ditekan, kecepatan langsung terjaga walau pedal gas dilepas. Guna tombol “+” dan “-“ tadi, untuk menaikkan dan menurunkan kecepatan yang diinginkan. Kalau ingin mematikan cruise control, tekan tombol “cancel”. Bisa juga menginjak pedal rem atau gas. (Odi/Raju)

Baca juga: Seleksi Mobil Dengan Fitur Cruise Control Seharga Kurang dari Rp 300 Jutaan

Anindiyo Pradhono

Anindiyo Pradhono

Pria yang akrab disapa Odi ini memiliki pengetahuan luas soal dunia otomotif. Belasan tahun sudah berkecimpung di dunia yang sesuai passion-nya ini. Berbagai mobil telah dicicipi. Mulai dari mobil-mobil keluaran terbaru, mobil listrik, hybrid, sportscar, supercar hingga mobil balap formula. 

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza B5
    BYD Denza B5
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Geely Star Wish ev
    Geely Star Wish
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Yangwang U8 phev
    BYD Yangwang U8
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Wuling E200 ev
    Wuling E200
    Rp 480 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  • MGS6 EV: NANTANG CR-V DENGAN TENAGA LISTRIK
    MGS6 EV: NANTANG CR-V DENGAN TENAGA LISTRIK
    23 Oct, 2026 .
  • DANZA Z9 GT: MOBIL LISTRIK KENCANG SETARA F1!
    DANZA Z9 GT: MOBIL LISTRIK KENCANG SETARA F1!
    23 Oct, 2026 .
  • NEW DANZA D9 2026: NGECAS PENUH CUMA 9 MENIT!
    NEW DANZA D9 2026: NGECAS PENUH CUMA 9 MENIT!
    23 Oct, 2026 .
  • GWM WEY G9: MPV MEWAH PHEV PERTAMA DENGAN AWD, FIRST CLASSNYA NYAMPE!
    GWM WEY G9: MPV MEWAH PHEV PERTAMA DENGAN AWD, FIRST CLASSNYA NYAMPE!
    30 Sep, 2026 .
  • TEST DRIVE BAIC T1: JAJAL RASA BERKENDARA LUAR KOTA DAI JAKARTA KE BANDUNG
    TEST DRIVE BAIC T1: JAJAL RASA BERKENDARA LUAR KOTA DAI JAKARTA KE BANDUNG
    14 Sep, 2026 .
  • FIRST DRIVE WULING AIRA EV: SI PALING PAS BUAT PERKOTAAN
    FIRST DRIVE WULING AIRA EV: SI PALING PAS BUAT PERKOTAAN
    14 Aug, 2026 .
  • 6 MOBIL PALING IKONIK DI GIIAS 2026 YANG CURI PERHATIAN!
    6 MOBIL PALING IKONIK DI GIIAS 2026 YANG CURI PERHATIAN!
    14 Aug, 2026 .
  •  MUTER BOOTH DAIHATSU DI GIIAS 2026: LINE UP LENGKAP, MOBIL JDM, DAN BANYAK AKTIVITAS & PROMO MENARIK
    MUTER BOOTH DAIHATSU DI GIIAS 2026: LINE UP LENGKAP, MOBIL JDM, DAN BANYAK AKTIVITAS & PROMO MENARIK
    14 Aug, 2026 .
  • SUBARU OUTBACK 2026, KINI JADI SUV TANGGUH TANPA MENINGGALKAN SISI KENYAMANAN - GIIAS 2026
    SUBARU OUTBACK 2026, KINI JADI SUV TANGGUH TANPA MENINGGALKAN SISI KENYAMANAN - GIIAS 2026
    30 Jul, 2026 .
  • Mercedes-AMG GT 63 Pro: 612 HP, V8 TWIN TURBO, DAN SIAP JAJAL DI TREK! - GIIAS 2026
    Mercedes-AMG GT 63 Pro: 612 HP, V8 TWIN TURBO, DAN SIAP JAJAL DI TREK! - GIIAS 2026
    30 Jul, 2026 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Wuling Eksion Raih Gelar Car of The Year di Ajang Carvaganza Editors' Choice Awards 2026: Sapu Bersih Tiga Kategori Bergengsi! 
    Wuling Eksion Raih Gelar Car of The Year di Ajang Carvaganza Editors' Choice Awards 2026: Sapu Bersih Tiga Kategori Bergengsi! 
    Anindiyo Pradhono, 03 Nov, 2026
  • Kenali Update Terbaru Toyota Innova Zenix Hybrid 2026, Ini 5 Perubahannya
    Kenali Update Terbaru Toyota Innova Zenix Hybrid 2026, Ini 5 Perubahannya
    Anindiyo Pradhono, 03 Nov, 2026
  • Puluhan Mobil Terbaik Raih Penghargaan Carvaganza Editors’ Choice Awards 2026
    Puluhan Mobil Terbaik Raih Penghargaan Carvaganza Editors’ Choice Awards 2026
    Anjar Leksana, 03 Nov, 2026
  • Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tampil Lebih Berani Berkelir Pink Magenta 
    Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tampil Lebih Berani Berkelir Pink Magenta 
    Anindiyo Pradhono, 03 Nov, 2026
  • Mengenal Filosofi Teknologi Honda, Utamakan Kenyamanan dan Sensasi Berkendara
    Mengenal Filosofi Teknologi Honda, Utamakan Kenyamanan dan Sensasi Berkendara
    Bangkit Jaya, 02 Nov, 2026

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • Bursa Mobil Poins Gelar Showroom Expo Unit Bekas, Tawarkan Aneka Kendaraan 
    Bursa Mobil Poins Gelar Showroom Expo Unit Bekas, Tawarkan Aneka Kendaraan 
    Anjar Leksana, 22 Okt, 2026
  • Mengapa Penerimaan Suzuki Jimny Tetap Kuat di Tengah Pergeseran Tren SUV? 
    Mengapa Penerimaan Suzuki Jimny Tetap Kuat di Tengah Pergeseran Tren SUV? 
    Anjar Leksana, 12 Okt, 2026
  • Omoda O4 EV Bersiap Diluncurkan di Indonesia Sebentar Lagi
    Omoda O4 EV Bersiap Diluncurkan di Indonesia Sebentar Lagi
    Anjar Leksana, 01 Okt, 2026
  • Sebelum Beli Mobil Baru, Jangan Lupa Hitung Biaya Servis dan Perawatannya
    Sebelum Beli Mobil Baru, Jangan Lupa Hitung Biaya Servis dan Perawatannya
    Anjar Leksana, 30 Sep, 2026
  • Jaecoo Kenalkan J5 EV Genuine Body Kit, tapi Belum Dijual Sebagai Aksesori Orisinal
    Jaecoo Kenalkan J5 EV Genuine Body Kit, tapi Belum Dijual Sebagai Aksesori Orisinal
    Anjar Leksana, 29 Sep, 2026
  • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*