jakarta-selatan

Romantika mobil tua di saat hujan

Oleh Suharto untuk Peugeot 508

Mobil Tua di hari Lebaran

‘’Mbak aku ke Jember sama keluarga,’’sms terpampang di layar display. Kumpul keluarga artinya perlu moda tranportasi yang bisa menampung mobilitas sekeluarga. Pilihan mau tidak mau tertuju pada mobil tua, Peugeot 505 satu-satunya yg sudah lama duduk manis di garasi. Sudah diduga mesin susah dihidupkan. Mesin baru nyala setelah accu udah dicharge.

Membawa mobil tua yang lama nganggur ibaratnya membangkitan mumi dari liang lahatnya. Sukses mengantar seluruh keluarga sholat Id ke masjid, acara dianjutkan jalan-jalan ke kota Bondowoso yang jaranya cuma 35 km. Walau terbilang dekat tapi jalannya menanjak, kekuatiran pun ada. Dalam hati berujar, ‘’please my old mate, take us ride safely.’’

Bondowoso pun menyambut kita guyuran hujan lebat. Kehebohan mulai muncul di dalam kabin.
‘’Yah......air ngucur deres ke kaki.’’ujar istri yang duduk disamping kiri.

‘’Iya sama kaki pun basah kena bocoran air,’’balasku yang duduk di belakang stir.

‘'haduh gak betah. gerah, sumuk. AC nya gak ada ya,’’kata adik di belakang yang sekarang udah buka baju hanya ber kaos singlet.

‘’Yah...airnya udah menggenang nih di bawah.’’ Spontan aku lirik ke bawah kursi istri. Benar saja kulihat sang sandal jepit istri dengan cueknya menari ke kanan kiri mengikuti goyangan riak gelombang genangan air.

‘’Waduh mas.......lengan bajuku basah nih, kaca jendelanya gak bisa ditiutup rapat ya. Handel untuk menutup kaca ilang ya?,’’teriak adik ipar. Aku pun menjawab sekenanya, ‘’Iya patah. bisa ditutup harus di dorong dari luar. Hujan gini siapa mau keluar.‘’

Sementara pandangan sopir ke depan terbatas karena kaca berembun karena CO2 nafas dari para penumpang. Istri pun sebagai co driver sibuk mengelap kaca agar pandangan lebih jelas.

‘’Mas ....... di depan tuh banyak pengendar motor berteduh. Yuk kita ‘ngiyup’ yuk,’’ajar adik ipar.

‘’WHAT????????.........Masak naik mobil ngiyup?? Malu lah dilihat orang. Judulnya jadi gak enak,’’jawabku cengar cengir.

Setelah hujan reda semua pada lega. Tapi ujian belum berakhir. Kini dari dalam kap mesin suara kriiiiiiikkkkkkkkkk...agak mememak telinga keluar. Saat mobil berhenti di lampu merah pengendara lain pun spontan ikut memperhatikan sang mobil. ‘’Duh....nih mobil lebay banget sih pingin diperhatikan orang,’’kataku dalam hati.

Suara berisik terasi setelah fan belt si benang kerok, aku olesi dengan stemvet yang berwarna hitam itu. ‘’wah....mobile wis waras gak njerit-njerit.’’ Komentar istri.
‘’Iyah nih gak mobile gak sopire podo doyan petis.’’

‘’Enak ya naik mobile pak po, gak kesel,’’timpang sang keponakan ‘Princess’ Sifa yang baru berumur 3 tahun dan menggemaskan itu. Pelajaran berharga yang bisa dipetik dari anak kecil; ambil hal positif dari suatu peristiwa yang tidak mengenakkan. Mobil tua yang berulah anggap saja si tesy Srimulat yang lagi dagelan.

Anyway....Selamat beraktivitas

Apakah review ini berguna untuk Anda? Ya Tidak

Mobil Peugeot Populer

Artikel Feature Mobil

Video Peugeot 508

Lihat video terbaru Peugeot 508 untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Pencarian Cepat untuk Peugeot 508