• Wishlist

Ini Bedanya Mesin Honda CRF150L dengan CB150 Verza

Ini Bedanya Mesin Honda CRF150L dengan CB150 Verza

Serupa tapi tak sama, itulah gambaran tentang mesin Honda CRF150L dan CB150 Verza. Dari bentuknya memang mirip, tapi ada beberapa perbedaan yang terdapat di dalamnya. Walau mengusung mesin yang identik, motor dual purpose itu diklaim AHM punya output tenaga yang lebih baik.

 

Mesin keduanya berkonfigurasi 149,15 cc 4-langkah, SOHC, 2 katup. Asupan bahan bakar sama-sama injeksi terprogram ECU. Konstruksi silindernya pun sama, 57,3 x 57,8 mm (bore x stroke). Jangan heran jika power dan torsi keduanya relatif sama, tenaga 13,2 Hp (Verza) dan 13,08 Hp (CRF). Torsi keduanya tak jauh beda karena miripnya konfigurasi. 12,7 Nm pada mesin Verza dan 12,43 Nm untuk sang penggaruk tanah.

Namun motor trail itu punya kelebihan tersendiri, salah satunya pada power to weight ratio-nya (rasio tenaga terhadap berat). Bobotnya 7 kg lebih ringan, tentu membuat performanya lebih ciamik dibanding Verza.

Lantas, bagian mana yang membedakan dari keduanya? mari kita bahas satu per satu.

1. Sistem Injeksi

Seperti diketahui, sistem injeksi memang mengandalkan banyak sensor pada komponen-komponen untuk diolah oleh ECU. Honda Verza punya Throttle Position Sensor (TPS), Engine Oil Temperature (EOT), Crankshaft Position (CKP) dan O2 Sensor. 

Honda CRF lebih komplet, selain 4 sensor di atas seperti punya saudaranya, motor dual purpose itu ditambah dengan Intake Air Temperatue (IAT) guna suhu udara masuk, dan Manifold Absolute Pressure (MAP) yang bertugas untuk membaca tekanan udara. Terdapat juga Air Control Valve (IACV) yang bertugas mengatur stasioner.

“Selain sensor-sensor yang sudah disebutkan, CRF punya 6 lubang di bagian injector yang dilengkapi Engine Control Module (ECM). Selain itu, keduanya juga dilengkapi dengan Bank Angle Sensor (BAS), ketika motor posisi miring lebih dari 60 derajat ke kanan atau kiri, mesin langsung mati,” kata Technical Division PT AHM Endro Sutarno saat dihubungi melalui beberapa waktu lalu.

2. Piston dan Crankcase

Ada pemberian treatment khusus untuk bagian piston. Ukuran piston CRF lebih pendek dan kepala piston diberi lapisan Hard Anodic Oxide Coating atau dikeraskan, supaya tahan karena mesin dipakai stop and go. Hal itu juga membuat durabitilitas piston lebih baik. Crankcasenya sebelah kanan terdapat dudukan sensor speed. Gunanya untuk membaca putaran countershaft, berbeda dengan Verza yang masih menggunakan kabel spidometer di roda bagian depan.

3. Camshaft/Noken as

lawan tangguh kawasaki KLX

Power yang dikeluarkan CRF berada di putaran mesin yang lebih rendah dibanding Verza. Camshaft Verza punya durasi in 225 derajat dan ex 220 derajat. Sedangkan pada CRF memiliki durasi in 215 derajat dan durasi ex 210 derajat. Perbedaan derajat pada noken as sangat penting, karena komponen ini mengatur buka-tutup klep, selain itu bisa berdampak pada performa mesin.

4. Per Klep

Spring Valve Outer & Inner (per pada klep in & out) CRF lebih panjang dan keras, untuk mencegah terjadinya floating, sehingga membuat performa mesin berbeda. Kemudian perbedaan pada Rotainer Valve Spring & Seat Valve Spring (penahan per klep) disesuaikan dengan tipe motor pada keduanya.

Selain jeroan mesin yang berbeda, ada juga penunjang mengapa CRF lebih unggul. Gear set yang dipakai CRF ukurannya dibuat lebih besar, agar tarikan bawah lebih responsif. Menggunakan gear 49 di belakang dan 15 di depan. Meski ada banyak perbedaan komponen pada mesin CRF 150L, namun ada beberapa part yang sama dengan Verza, seperti transmisi dan kopling.

Itulah perbedaan mesin Honda CRF dengan Verza. Simpulannya, kedua motor itu menggunakan mesin yang sama, tetapi diubah beberapa konfigurasinya. (Bgx/Van)

Baca Juga: Ragam Naked Bike Honda dari Murah, Sampai Mahal

Jelajahi Honda CB150 Verza

Honda CB150 Verza Rp 20,08 - Rp 20,73 Juta Cicilan : Rp 458.200

Bandingkan & Rekomendasi