jakarta-selatan
kali dibagikan

Risiko Mesin Terbakar, Hyundai dan Kia Dituntut Konsumen

  • 17 Des, 2018
  • 1749 Kali Dilihat

Hyundai dan Kia tengah dirundung cobaan setelah dituntut keras oleh konsumen. Manufaktur asal Korea Selatan itu, dituntut perihal cacat produksi yang menyebabkan mesin terbakar tiba-tiba. Kurangnya tindakan yang diambil oleh Hyundai dan Kia, kemudian juga menjadi pemicu konsumen untuk membuat gugatan. Konsumen yang melakukan gugatan, pemilik Hyundai dan Kia di wilayah Amerika Serikat.



Dilansir dari pewartaan situs Motor1 yang menerima salinan gugatan dari pengacara penggugat, Hagens Sobol Shapiro LLLP. Keluhan konsumen kepada manufaktur, karena mesin mobil mereka spontan terbakar. Itu berlaku pada sejumlah produk Hyundai dan Kia.


Menurut isi dari gugatan, mobil Hyundai dan Kia diduga mengalami cacat produksi, yang menyebabkan kebakaran tanpa adanya tabrakan. Dugaan api muncul karena kurangnya lubrikasi. Karena ada yang salah pada desain, lantas menghalangi aliran oli ke bagian-bagian mesin yang bergerak. Karena kurang pelumas, bagian mesin kemudian aus dan merusak, hingga menimbulkan lubang. Akhirnya cairan bocor dan memicu api.


Pada gugatan juga disebut, ada 350 komplain dari risiko yang sama sudah disampaikan ke NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration) di Amerika Serikat. Model yang terpengaruh cacat produksi pun beragam. Ada Hyundai Sonata, Kia Sportage dan Kia Optima untuk produksi 2011 - 2019. Model lain, Kia Sorento dan Soul (2012 - 2019), Hyundai Santa Fe dan Santa Fe Sport lansiran 2013 - 2019. Semuanya ditenagai mesin bensin GDI Theta II 2,0 liter turbo dan 2,4 liter naturally aspirated.


Ada keluhan spesifik dari pengguna di Illinois dengan Hyundai Santa Fe 2015. Ketika digunakan di jalan bebas hambatan di Bloomingdale, mesinnya terbakar. Setelah diperiksa, ada kerusakan pada connecting roda yang kemudian memukul dan membuat lubang pada mesin. Pada akhirnya menyebabkan kebakaran. Beruntung tak sampai memakan korban jiwa pada kejadian mesin terbakar itu.


Yang menarik, gugatan menyebutkan sudah menghubungi pemerintah setempat terkait risiko keselamatan pada mobil-mobil itu. Pihak pemerintah sudah memanggil perwakilan Hyundai dan Kia untuk menjawab semua tuntutan yang dilayangkan. Sayang, manufaktur mobil asal negeri gingseng itu, tak dapat memenuhi panggilan sampai batas waktu yang ditentukan. (Tom/Odi)


Sumber: Motor1


Baca Juga: Hyundai Palisade Mendebut, SUV Mewah Berkapasitas 8 Penumpang

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Mobil Terbaru di Oto
  • Mitsubishi Xpander Cross | Road Test | Bukan...
    • 29 Jan, 2020
    •  
  • Hyundai Tucson 2020 Bukan Sembarang Facelift | First...
    • 29 Jan, 2020
    •  
  • Mazda CX-30 | First Drive | Compact Crossover...
    • 28 Jan, 2020
    •  
  • KIA Seltos | First Impression | Performa Terbaik...
    • 21 Jan, 2020
    •  
  • Mercedes Benz C180 | First Impression | Sedan...
    • 20 Jan, 2020
    •  
  • Mitsubishi Xpander Cross vs Honda BR V |...
    • 16 Jan, 2020
    •  

Mobil Populer

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi