Mercedes-AMG Kenalkan Turbocharger Baru Dari Teknologi F1

Mesin kubikasi besar rasanya tak lagi relevan hari ini. Hampir semua merek berlomba memperkecil volume silinder, demi mendapat efisiensi bahan bakar serta meminimalisir dampak emisinya. Tentu tenaga tak bisa dijadikan korban. Seperti Mercedes-AMG High Performance Powertrain (HPP) yang baru saja melahirkan teknologi turbocharger baru dengan dukungan sistem elektris.

Unit turbo ini bekerja dengan bantuan kelistrikan, agar dapat langsung bekerja saat mesin masih di putaran (rpm) rendah sekalipun. Dengan begitu, mesin bisa lebih instan mendapatkan torsi optimal saat dibutuhkan setiap waktu. Gejala turbo lag semakin dieliminasi oleh teknologi baru ini.

Turbocharger

Dikembangkan oleh Mercedes-AMG HPP, teknologi ini bisa dibilang turunan langsung dari keunggulan Mercedes di Formula 1 yang didominasinya saat ini. Divisi khusus ini memang bertanggung jawab pada pengembangan dan produksi mesin Mercedes yang digunakan di Formula 1.

Rencananya, turbo baru ini akan menggantikan teknologi turbo lama yang beroperasi hanya mengandalkan gas buang dari mesin. Mercedes akan memasang turbo baru ini pada unit mesin AMG 2,0 liter empat silinder dan V8 4,0 liter.

Perancangan dan engineering dari turbo baru ini dikembangkan Mercedes-AMG bersama dengan Garrett Motion, produsen turbo yang tentunya sudah tidak asing. Keduanya sudah lebih dulu berkolaborasi dengan ciptakan turbo dengan asistensi elektris, untuk model AMG 53, bermesin 3,0 liter.

Sistem baru ini bekerja menggunakan motor listrik kompak, yang terintegrasi poros turbocharger. Posisinya terletak di antara roda kompresor di inlet udara bersih dan roda turbin pada sisi outlet, untuk mendongkrak induksi. Motor listrik ini bekerja pada sistem elektris 48V, yang digunakan menggerakkan kompresor di awal masuknya gas buang ke turbo. Dengan begitu, turbo sudah aktif sejak putaran awal.

Turbocharger AMG

Diklaim pabrikan, unit turbo ini bisa beroperasi hingga pada putaran 170.000 rpm, demi menyediakan aliran udara dalam rasio lebih tinggi. Unit turbo, motor listrik dan sistem elektronik semuanya terhubung ke sirkuit pendingin mesin.
“Kami telah dengan jelas menetapkan tujuan kami untuk masa depan berleektrifikasi. Dengan langkah ini kami secara strategis melengkapi teknologi modular kami dan menyesuaikannya dengan kebutuhan performa kami,” jelas Tobias Moers, Chairman AMG.

“Pada Langkah pertama ini termasuk turbocharger listrik – sebuah contoh transfer teknologi Formula 1 ke jalan raya, sesuatu yang bersamanya kami akan bawa turbochager mesin pembakaran ke level yang tidak terjangkau sebelumnya.”

Turbo System

Detail informasi teknis terkait sistem turbo baru ini belum dirilis oleh Mercedes-AMG. Hanya diklaim bahwa turbo baru akan meningkatkan respons mesin dari sa at kecepatan idle, juga sampai seluruh rentang putaran mesin. Yang pasti, Mercedes-AMG merancang turbo baru ini demi memberikan torsi tinggi sejak putaran awal mesin. (Why/Hlm)

Sumber: Autocar

Baca Juga: Mercedes Benz Kenalkan Update E63 AMG, Punya Wajah Baru Mirip AMG GT

Jelajahi Mercedes Benz AMG GT

Mercedes Benz AMG GT Rp 2,72 - Rp 5,48 Milyar Cicilan : Rp 62,06 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store