Kinerja Penjualan Mobil di ASEAN Januari-Mei 2021, Indonesia Posisi Berapa?

Kinerja Penjualan Mobil di ASEAN Januari-Mei 2021, Indonesia Posisi Berapa?

Dalam kinerja otomotif ASEAN selama lima bulan atau year to date Mei 2021. Terdapat data penjualan tujuh negara. Kecuali Brunei, Kamboja dan Laos. Selama kurun waktu ini, terkumpul total 1.200.210 unit. Angkanya naik 45 persen dari torehan periode sama tahun lalu yang hanya 827.316 unit. Pemain besar ada Indonesia, Malaysia dan Thailand (urutan secara alfabet). Lantas siapa mengantongi penjualan terbanyak dari kombinasi mobil penumpang maupun komersial?

Thailand memberikan kontribusi terbesar di ASEAN berupa raihan 363.355 unit. Jumlah ini mewakili kenaikan 34 persen dibandingkan Mei 2020, hanya 270.591 unit. Barulah posisi kedua dipijaki Indonesia dengan 320.749 kendaraan. RI mencatat pertumbuhan sebesar 29 persen dari periode sama tahun lalu 248.309 unit. Dua pemain volume teratas punya segmentasi berbeda. Negeri Siam menjual lebih banyak kendaraan komersial 213.251 unit dan penumpang 150.104 unit. Kalau di Tanah Air, lahan terbesar dari kendaraan penumpang 236.884 unit dan niaga 83.865 unit.

Selanjutnya Malaysia mengantongi total kombinasi dari 245.932 kendaraan hingga Mei 2021 year-to-date. Torehan menunjukkan kenaikan 91 persen dibanding periode sama tahun lalu, volume 128.790 unit. Kalau dibagi lebih detail, mobil penumpang laku sebanyak 220.785 unit. Sedangkan kendaraan niaga sejumlah 25.147 unit.

Baca juga: Mundur Lagi, Gaikindo Geser Jadwal Pelaksanaan GIIAS 2021 ke Pertengahan November

penjulan mobil Asean

Volume penjualan di wilayah Asia Tenggara sebagian besar rebound tahun ini, dengan pengecualian Myanmar. Hanya menjual 5.048 kendaraan pada periode year-to-date Mei 2021. Mereka harus turun 33 persen dari 7.587 unit. Sementara itu, Vietnam sanggup melego 126.894 kendaraan. Terkerek 53 persen dari sebelumnya hanya 83.181 unit. Lantas posisi berikut ada Filipina, memasarkan 110.217 unit (naik 59 persen dari 69.463 unit tahun lalu). Barulah negara tetangga kita, Singapura menjual 28.015 kendaraan (meroket 44 persen dari 19.395 unit pada 2020).

Dalam hal produksi dan penjualan regional. Thailand dan Indonesia menduduki posisi puncak, diikuti oleh Malaysia. Tak hanya performa pemasaran. Pemain utama di ASEAN jua memiliki kenaikan produksi. Namun sekali lagi, pengecualian bagi Myanmar. Thailand menduduki puncak grafik dengan 710.356 kendaraan yang dibuat hingga Mei 2021.

Jumlah produksi di Negeri Gajah Putih itu naik 33 persen dari 534.428 unit yang dibuat selama periode sama 2020. Lalu manufaktur Indonesia tercatat menghasilkan 413.116 kendaraan hingga Mei 2021, atau naik 17 persen dari tahun lalu 351.954 unit. Malaysia malah melonjak drastis menjadi 240.998 unit. Hasil ini merupakan hampir dua kali lipat (99 persen) dari volume produksi tahun lalu 120.874 unit.

Berikutnya, Vietnam memproduksi 82.817 kendaraan, mencatat kenaikan 81 persen dari sebelumnya 45.879 unit. Myanmar malah kian terpuruk cuma 988 unit yang diproduksi hingga Mei 2021. Mereka harus terjun bebas 79 persen dari tahun lalu 4.764 unit. Kalau melihat data, pandemi Covid-19 memang menghantam industri otomotif secara regional. Walau demikian, tahun ini mulai terlihat pertumbuhan. (Alx/Raju)

Sumber: paultan

Baca juga: 5 Mobil Terlaris Semester Pertama 2021 Tanpa Kartu Eksklusif LCGC dan Relaksasi PPnBM, Siapa Mendominasi?

Coronavirus

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil