• Wishlist

Kia Indonesia Tidak Terpengaruh oleh Virus Corona di Korsel

Kia Indonesia Tidak Terpengaruh oleh Virus Corona di Korsel

Virus Corona (COVID – 19) bikin repot seluruh industri di dunia. Tak kecuali otomotif. Virus yang akhir-akhir ini menyerang Cina, telah menular ke sejumlah negara, termasuk ke Korea Selatan. Korban infeksi virus Corona di Korsel sampai hari ini tercatat lebih dari 1.100 orang sekaligus yang tertinggi sebarannya setelah Cina.

Menyusul penyebaran virus yang cukup mematikan ini, sejumlah pabrik mobil di Cina telah menonaktifkan kerjanya. Mereka meliburkan karyawan dengan cuti panjang, terutama pabrik mobil yang berlokasi di Wuhan. Pasokan ke sejumlah pabrik di luar Cina pun terganggu.

Tampak depan Kia Seltos

Bagaimana dengan pabrikan mobil Kia di Indonesia, yang APM-nya dipegang oleh PT Kreta Indo Artha (KIA)? Kekhawatiran ragam pihak terhadap berjangkitnya virus Corona tentu memunculkan pertanyaan di kalangan konsumen.

Marketing and Development Division Head PT KIA, Ario Soerjo, menegaskan bahwa sampai saat ini tidak ada permasalahan dalam hal suplai. "Sampai saat ini tidak ada permasalahan dengan order mobil Kia dari Korsel atau pun partsnya. Mobil-mobil kami memang ada yang diimpor dari Korsel dan kami tidak memiliki kendala dengan hal itu sehubungan dengan berjangkitnya virus Corona. Alhamdulilah," tambahnya. "Semuanya masih berjalan lancar, tapi kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut."

Baca Juga: Varian Tertinggi Kia Seltos, Dapat Apa Saja?

Salah satu model yang diimpor oleh Kia ke Indonesia adalah Seltos yang baru-baru ini dirilis ke pasar nasional. SUV tersebut didatangkan dari India. "Sampai saat ini, pasokan Kia Seltos tidak terkendala oleh virus Corona. Semuanya berjalan lancar. Untuk itu, konsumen Kia tidak perlu merasa khawatir, kami menjamin pasokannya. Sampai sejauh ini berjalan lancar semuanya," imbuh Ario.

Meskipun dalam hal pemesanan, impor mobil maupun parts tidak mengalami masalah, ada hal lain yang sudah diantisipasi oleh Kia. Menurut Ario, PT KIA sekarang ini menutup business trip ke luar negeri, termasuk ke Korsel. "Kami menghentikan untuk sementara business trip ekspat atau pun official lokal PT KIA dari luar negeri ke Indonesia atau pun dari Indonesia ke luar negeri. Ke negeri manapun. Tapi kalau perjalanan di dalam negeri tetap ada."

Kia Grand Sedona

Sebetulnya selain Kia, sejumlah pabrikan sudah melakukan antisipasi, termasuk di dalam hal penutupan pabrik. Pabrikan Ferrari di Italia mungkin menjadi pabrik mobil di Eropa pertama yang menutup sementara kegiatannya. Bukan hanya pabrik, museum Ferrari pun ikut diblokir, tidak menerima wisatawan. Selain itu, pabrik Toyota di Cina juga sempat setop produksi. Dikabarkan sudah aktif kembali sekitar medio Februari lalu, kendati belum semua jalur produksi berjalan. 

Akankah dampak COVID-19 akan membuat kondisi industri otomotif global lebih buruk lagi? Semoga tidak. (Eka/Tom)

Baca Juga: All New Kia Sorento Dikenalkan, Makin Canggih dan Fungsional

    • Overview
    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Others
    • Kebijakan Privasi
    • S&K
    • Dapatkan di Google Play
    • Tersedia di App Store