Honda Super-One Telah Tiba, City Car Listrik yang Tetap Punya Jiwa!
Honda tak hanya merancang mobil listrik kompak biasa, melainkan fokus kepada koneksi emosional dan kesenangan berkendara murni
Stigma bahwa mobil listrik (EV) itu membosankan dan minim karakter coba dipatahkan oleh Honda. Lewat pengenalan Honda Super-ONE, pabrikan Jepang ini membawa pesan inti "Honda Electric That Feels Alive" ke tengah peta elektrifikasi.
KEY TAKEAWAYS
Berapa bobot total kendaraan ini dan bagaimana dengan performa motor listriknya?
Honda Super-ONE memiliki bobot total 1.090 kg (mengklaim predikat lightest-in-class per Mei 2026). Output dayanya berada di angka 47 kW pada mode normal, dan mampu melonjak hingga 70 kW saat pengemudi mengaktifkan BOOST ModeBagaimana cara Honda mempertahankan sensasi layaknya mobil konvensional pada EV ini?
Honda menyematkan fitur Simulated 7-Speed Shift berbasis virtual yang dipadukan dengan Active Sound Control. Sistem ini menghitung simulated engine RPM dan tingkatan gigi secara real-time berdasarkan input pengemudi guna menghasilkan ritme perpindahan gigi artifisial dan suara mesin virtualMengusung grand concept e: Dash BOOSTER, Honda memosisikan teknologi listrik bukan sebagai tujuan akhir. Melainkan sebagai medium untuk membuat mobil berdimensi kompak terasa lebih hidup, responsif, dan menyenangkan untuk dikendarai sehari-hari. Langkah ini sekaligus menjadi strategi Honda dalam menjembatani dua generasi konsumen: para pencinta karakter pocket rocket lincah pada masa lalu, serta generasi muda modern yang menyukai daya tarik gadget serta visual ekspresif layaknya ekosistem dunia game di dalam realitas berkendara.
Retro yang Kokoh dan Agresif
Secara visual, Honda Super-ONE tidak meniru mentah-mentah model masa lalu, melainkan mengadopsi spirit sang legenda, City Turbo II. Karakter pocket rocket dipertahankan lewat proporsi bodi kompak namun memiliki karakter tak kalah agresif. Hal tersebut diwujudkan melalui low and wide stance, aplikasi blister fender yang mempertegas kesan kokoh, serta dukungan ban performance street Yokohama Advan Fleva.
Foto: OTO | SetionoDesain eksteriornya mengusung pendekatan filosofi Functional Warmth. Inspirasi ini datang dari ketertarikan anak muda di Harajuku terhadap objek analog seperti kaset pita dan piringan hitam (vinyl) yang memiliki unsur kehangatan proses serta rasa personal. Honda ingin Super-ONE tidak terkesan terlalu digital. Setiap elemen tetap memiliki fungsi teknik. Salah satunya komponen air duct di bagian depan yang bertugas mengalirkan udara demi mengoptimalkan pendinginan performa berkendara. Bukan sekadar racing gimmick.
Dibalut dengan warna jagoan yang ekspresif bernama Boost Violet Pearl, sisi eksterior mobil ini juga menerapkan aspek ramah lingkungan. Area grille depan memanfaatkan material granular hasil daur ulang dari bemper mobil Honda. Sementara ruang kabinnya mengaplikasikan material ramah lingkungan DURABIO™ (bio-resin berbasis tanaman). Bodi samping sengaja tidak mengikuti pakem hot hatch konvensional guna menegaskan bentuk kompak demi kelincahan berkendara.
Kabin dengan Sentuhan Emosional
Masuk ke dalam kabin, pengemudi langsung disambut posisi berkendara rendah dengan sports seat dan panel instrumen horizontal. Sebelum mobil bergerak, animated MID akan menyajikan visualisasi energi bernuansa purple-blue untuk memberikan kesan kendaraan interaktif dan hidup.
Foto: OTO | SetionoFokus komunikasi kendaraan terpusat di Triple Meter. Menyajikan data secara real-time mengenai simulated engine RPM, suhu baterai, suplai tenaga (power), hingga regeneration output saat mobil deselerasi.
Guna mendukung atmosfer berkendara, aspek hiburan diserahkan pada Bose Premium Sound System sebagai kelengkapan standar. Terdiri dari 8 speaker termasuk satu unit subwoofer berkapasitas 13,1 liter. Sistem audio ini secara aktif ikut memperkuat resonansi suara mekanikal di dalam kabin.
Untuk mendukung mobilitas harian, aspek fungsionalitas diakomodasi lewat fleksibilitas pengaturan kursi Tall Mode dan Utility Mode. Urusan konektivitas ditunjang oleh 9-inch audio display dengan Google built-in, serta koneksi wireless Apple CarPlay dan Android Auto.
Foto: OTO | SetionoAkses kendaraan dipermudah oleh Honda CONNECT dengan Digital Key yang mencakup modul Charging Management. Pengaturan pengisian daya bisa diatur lewat genggaman saja. Fungsinya antara lain Charging Current Setting (mengatur tegangan maksimum pengisian daya), Charging Schedule Setting (pengingat jadwal pengisian daya), State of Charge (SOC) Setting (mengatur batas minimal dan maksimal level baterai) dan Remote Charging (mengontrol aktivasi pengisian daya jarak jauh).
Lalu sektor keselamatan berkendara dikawal oleh fitur keselamatan aktif Honda SENSING. Meliputi Adaptive Cruise Control dengan Low-Speed Follow, CMBS, RDM, AHB, dan LKAS. Peranti standarnya ada 6 SRS Airbags serta struktur rangka GCON + ACE™.
Mengembalikan Sensasi Mekanikal
Honda merancang teknis Super-ONE supaya ruh Honda tetap hadir. Dengan menyematkan e-Axle ringkas serta baterai berprofil ramping (slim high-capacity battery), mobil ini sukses mendapatkan low center of gravity yang membuatnya menapak mantap di aspal. Bobot total kendaraan ditekan hingga hanya 1.090 kg, diklaim sebagai yang teringan di kelasnya berdasarkan riset internal Honda per Mei 2026.
Foto: OTO | SetionoSistem pengisian daya baterai membutuhkan waktu sekitar 4,5 jam (6,0 kW) untuk regular charging. Serta hanya sekitar 30 menit untuk fast charging (50 kW) dari kondisi kosong hingga mencapai 80%. Pengemudi dapat memilih lima mode berkendara yang tersedia: ECON, CITY, NORMAL, SPORT, dan BOOST. Mode khusus CITY Mode menyediakan fungsi Single Pedal Control agar pengemudi bisa melakukan akselerasi dan deselerasi hingga mobil berhenti total hanya dengan satu pedal.
Sensasi performa instan makin menyenangkan lewat BOOST Mode. Ketika diaktifkan, output motor listrik akan melonjak dari 47 kW (63 hp) menjadi 70 kW (93 kw). Lonjakan daya secara simultan mengubah karakter distribusi tenaga (driving force), visual di meter display, serta feedback suara di dalam kabin.
Foto: OTO | SetionoHilangnya sensasi mekanikal perpindahan gigi di EV, diantisipasi oleh Honda lewat inovasi Simulated 7-Speed Shift berbasis virtual dan Active Sound Control. Melalui kalkulasi real-time berdasarkan input pedal gas dan data kendaraan, sistem akan menyimulasikan putaran mesin serta tahapan gigi virtual. Efeknya, pengemudi tetap merasakan ritme perpindahan gigi serta suara mesin buatan yang linear dengan akselerasi, mengembalikan sensasi berkendara konvensional.
Melalui Super-ONE, Honda ingin membuktikan bahwa elektrifikasi tidak harus mengorbankan kesenangan berkendara dan karakter ekspresif sebuah mobil kompak. Implementasi filosofi Yukai (joyful), Tsukai (exhilarating), dan Meikai (intuitive) adalah upaya Honda mempertahankan esensi joy of driving murni ke dalam sebuah compact EV. Sekarang tinggal menantikan berapa tawaran harga yang bakal dipasang oleh Honda. Nantikan di GIIAS 2026! (ODI)
Baca Juga:
Mau Dijual di Indonesia, Ini Spesifikasi Mobil Listrik Honda Super-One
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
Model Mobil Honda
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan Honda
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Honda Terbaru di Oto
Artikel Mobil Honda dari Carvaganza
Artikel Mobil Honda dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature