GIICOMVEC 2026 Ekspansi Besar, Bidik Lonjakan Ekspor Kendaraan Komersial
Dengan momentum ekspor 518 ribu unit pada 2025, GIICOMVEC 2026 hadir untuk memperluas pasar dan menyerap kapasitas produksi nasional.
Gaikindo memastikan gelaran Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) kembali hadir tahun ini. Ajang kendaraan komersial dua tahunan tersebut memasuki edisi keempat dan untuk pertama kalinya menempati area yang lebih besar di Hall B dan C, JIExpo Kemayoran, pada 8–11 April 2026.
KEY TAKEAWAYS
Kapan GIICOMVEC 2026 digelar?
GIICOMVEC 2026 berlangsung pada 8–11 April 2026 di Hall B dan C JIExpo Kemayoran, Jakarta.Apa fokus utama GIICOMVEC 2026?
Fokus utama GIICOMVEC 2026 adalah memperluas pasar kendaraan komersial, meningkatkan ekspor, serta mempertemukan pelaku industri dalam format Business-to-Business (B2B).Relokasi ke area seluas 16.000 meter persegi menjadi sinyal ambisi besar penyelenggara. Tahun ini, GIICOMVEC tak sekadar menjadi ajang pamer produk, melainkan platform strategis untuk memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok otomotif global, terutama setelah capaian ekspor kendaraan yang punya catatan baik sepanjang 2025.
Optimisme di Tengah Kapasitas Produksi Berlebih
Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, mengungkapkan bahwa ekspor kendaraan utuh (CBU) Indonesia sepanjang 2025 mencapai 518.212 unit ke 93 negara. Hasil itu, meningkat sebesar 9,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan 472.194 unit.
Dari jumlah itu, kendaraan komersial menyumbang 20.326 unit. Hampir 4 persen dari total ekspor. Menjadikan berbagai kategori kendaraan niaga unggulan Indonesia sebagai andalan operasional di pasar internasional.
Putu juga menyoroti kapasitas produksi nasional yang sebenarnya masih jauh dari optimal. Dengan kapasitas terpasang 2,59 juta unit per tahun dan realisasi produksi sekitar 1,3 juta unit, masih ada ruang besar yang bisa dimaksimalkan.
"Masih banyak sekali peluang untuk kita mengembangkan pasar dan produksi. Ada sekitar 1,2 juta unit sisa kapasitas yang bisa kita maksimalkan jika pasarnya ada," ujar Putu saat konferensi pers di Jakarta Selatan (23/2).
Melalui GIICOMVEC 2026, Gaikindo ingin mempertemukan pelaku industri dalam negeri dengan pembeli potensial, baik dari pasar domestik maupun ekspor, guna menyerap kapasitas yang belum terpakai tersebut.
Pameran B2B dengan Pendekatan Solutif
Berbeda dari pameran otomotif pada umumnya, GIICOMVEC mengusung konsep Business-to-Business (B2B) dan menargetkan lebih dari 11.000 pengunjung profesional. Fokusnya adalah menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan armada di berbagai sektor industri.
Ketua Penyelenggara, Anton Kumonty, menegaskan bahwa GIICOMVEC dirancang sebagai pusat solusi terpadu. "Sesuai dengan tagline-nya yaitu Indonesia's Leading Commercial Vehicle Solution Expo, GIICOMVEC 2026 diharapkan menjadi pusat solusi kendaraan komersial yang lengkap di Indonesia dengan menampilkan teknologi terbaru guna menjawab kebutuhan sektor logistik, pertambangan, hingga mendukung transformasi menuju industri yang berkelanjutan. Untuk memperluas potensi bisnis di Indonesia, kami turut mengundang dan bekerja sama dengan berbagai asosiasi penting," jelas Anton.
Sejumlah merek besar dipastikan ambil bagian, antara lain Daihatsu, DFSK, Foton, Hino, Isuzu, JAC Motor, Mitsubishi Fuso, Suzuki, Toyota, dan Wuling. Kehadiran China Pavilion seluas 300 meter persegi juga menjadi daya tarik tersendiri, menghadirkan inovasi kendaraan komersial terbaru dari Tiongkok.
"Melalui kehadiran pengunjung bisnis internasional, GIICOMVEC 2026 membuka jalan lebih lebar bagi produk kendaraan niaga kita untuk semakin dikenal dan digunakan di lebih banyak negara. Melalui perluasan jaringan pasar yang tercipta di GIICOMVEC 2026, diharapkan angka ekspor terus meningkat dan memberikan dampak yang luas bagi pertumbuhan ekonomi nasional," imbuh Putu.
Ada Demo Unit dan Seminar Industri
Tak hanya menampilkan produk, GIICOMVEC 2026 juga menyediakan berbagai program pendukung. Agenda Daily Seminar akan mengangkat isu aktual industri, termasuk sesi bersama KAMSELINDO terkait aspek hukum dan pengelolaan transportasi barang berbahaya (B3).
Selain itu, tersedia Demo Area Truck & Bus yang memungkinkan calon konsumen mencoba langsung performa kendaraan.
Pameran ini mendapat dukungan dari Sailun Group sebagai sponsor utama, serta Pertamina Lubricants dan Lalamove. Tiga hari pertama (8–10 April) dikhususkan untuk pelaku bisnis, sementara 11 April dibuka untuk umum. Pelaku industri dapat melakukan registrasi gratis sebagai trade visitor melalui situs resmi penyelenggara www.commercialautoexpo.com.
Jika melihat momentum ekspor dan kapasitas produksi yang masih longgar, GIICOMVEC 2026 berpotensi menjadi ajang penting untuk memperluas jejaring bisnis sekaligus mendorong pertumbuhan sektor kendaraan komersial nasional. (TOM)
Baca juga:
BUMN Mau Impor 105 Ribu Mobil dari Tata Motors dan Mahindra di India, Buat Apa?
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Terbaru di Oto
Artikel Mobil dari Carvaganza
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature