Daihatsu Recall 97.290 Unit Xenia, Terios dan Sirion Lantaran Mobil Bisa Mogok

Daihatsu Recall 97.290 Unit Xenia, Terios dan Sirion Lantaran Mobil Bisa Mogok

Astra Daihatsu Motor mengklaim, selama belasan tahun tak pernah terkendala pompa bensin. Khususnya pada mobil penumpang model populer. Lantaran ganti vendor beberapa tahun belakangan, sekarang mereka harus bertanggung jawab melakukan penarikan ulang. Pabrikan mengumumkan program recall terhadap tiga model: Xenia, Terios, dan Sirion. Mobil bisa mogok, jika tak ditangani. Kasus itu pun merembet di lini produk saudaranya, Toyota Astra Motor. Karena mereka berdua memiliki produk yang dibuat di pabrik ADM.

Unit yang terdampak recall kebanyakan keluaran dua sampai tiga tahun lalu. Lalu total ketiga model perlu melakukan penggantian komponen motor fuel pump berjumlah 97.290 unit. Khususnya model produksi 2017 sampai 2019. Adapun untuk komposisi unit masing-masing beserta tahun produksinya adalah Grand Xenia 53.246 unit periode produksi Oktober 2017 hingga Juni 2019. Kemudian SUV Daihatsu Terios 41.152 unit (Desember 2017 hingga Juni 2019) dan Sirion yang diimpor dari Malaysia sebanyak 2.892 unit (Januari 2018 sampai September 2019).

Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor menjabarkan alasan itu. Nah, salah satu komponen pompa bahan bakar, yakni impeller. Dapat mengembang dan melebihi standar ADM. Menurutnya, Daihatsu melakukan investigasi dan menemukan 24 kasus. “Kejadian itu relatif sedikit. Tapi kami tetap melakukan recall pada tiga model itu. Hal itu terjadi lantaran impeller mengembang 26 mikron dari standar ADM 19 mikron. Cuma beda 7 mikron, kalau dilihat dari pakai mata biasa ya nyaris sama. Tapi impeller mengembang melebihi standar. Hingga touching (bersentuhan) dengan cover motor pump,” klaim Bambang Supriyadi dalam konferensi pers daring, Kamis (18/3).

Daihatsu Recall

Sehingga, impeller stag dan menyebabkan bensin tidak bisa mengalir ke ruang bakar. Akibatnya mesin mobil bisa mati atau sulit dihidupkan. Dalam pemaparan, Bambang bilang, kalau unit terdampak, tidak langsung mati. “Biasanya ada ada empat fenomena akibat perangkat itu dan mobil tidak langsung mendadak mati atau mogok. Pertama mesin tidak bertenaga serta “brebet” kemudian RPM tidak stabil. Terus indikator mesin menyala (engine check) hingga akhirnya mesin mati atau sulit untuk dinyalakan,” akunya.

Daihatsu sangat mengimbau kepada pelanggan yang mobilnya termasuk dalam daftar program recall. Yakni agar melakukan penggantian komponen motor fuel pump agar kendaraan selalu dalam kondisi prima. Pada penggantian part ini, pelanggan tidak akan dikenakan biaya apapun, alias gratis. Selain itu, proses penggantian dapat ditunggu selama kurang lebih 2 jam. Sehingga pelanggan dapat segera menggunakan kendaraannya. Sebaiknya melakukan booking ke bengkel resmi terdekat terlebih dulu. Jadi pelanggan tak perlu menunggu lama dan supaya suku cadang maupun stall disiapkan mereka dulu.

Baca juga: Cek Mobil Anda: Toyota Avanza, Kijang Innova dan Model Lainnya Kenal Recall

Daihatsu Sirion 2020

Nah, untuk prosedur penggantian komponen ini. Daihatsu bakal menghubungi pelanggan yang kendaraannya masuk ke dalam program ini. Atau Anda juga dapat langsung memastikan secara mandiri. Apakah mobilnya masuk ke dalam program ini atau tidak. Caranya dengan mengunjungi website resmi perusahaan di www.daihatsu.co.id/recall. Kemudian Anda bisa memasukan nomor rangka kendaraan. Pelanggan juga dapat menghubungi Daihatsu Access di 1-500-898.

“Misal kendaraannya sudah berpindah tangan atau dijual. Atau bahkan masa garansinya habis. Daihatsu tetap menerima serta siap melakukan perbaikan ini. Daihatsu melakukan program recall ini untuk menjaga mobil pelanggan semua tetap aman dan nyaman saat digunakan. Bagi konsumen yang mobilnya termasuk dalam daftar program recall. Silahkan bawa ke bengkel resmi Daihatsu terdekat untuk dilakukan perbaikan,” kata Bambang Supriyadi.

Sementara Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan jumlah yang diindikasikan bermasalah sangat kecil hanya ditemukan di 24 unit sehingga kalaupun tidak melakukan recall juga tidak masalah. "Ini bukan soal jumlah tapi soal tanggung jawab untuk membuat pelanggan aman dan nyaman menggunakan produk Daihatsu," tegasnya. (Axl/Raju)

Baca juga: Fakta Mengenai Daihatsu Rocky dan Misteri yang Belum Terpecahkan 

Model Mobil Daihatsu

  • Daihatsu Ayla
    Daihatsu Ayla
  • Daihatsu Rocky
    Daihatsu Rocky
  • Daihatsu Terios
    Daihatsu Terios
  • Daihatsu Sigra
    Daihatsu Sigra
  • Daihatsu Gran Max PU
    Daihatsu Gran Max PU
  • Daihatsu Grand Xenia
    Daihatsu Grand Xenia
  • Daihatsu Gran Max MB
    Daihatsu Gran Max MB
  • Daihatsu Luxio
    Daihatsu Luxio
  • Daihatsu Sirion
    Daihatsu Sirion
Mobil Daihatsu

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

Video Mobil Daihatsu Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil Daihatsu