Berkat Avanza, Penjualan Toyota Astra Motor Awal 2020 Sedikit Bergairah

Berkat Avanza, Penjualan Toyota Astra Motor Awal 2020 Sedikit Bergairah

Hasil pemasaran Toyota Astra Motor dua bulan awal 2020 sedikit lebih baik. Padahal secara umum pasar otomotif nasional tengah dekaden diterpa banyak faktor. Mulai dari perang dagang, volatilitas tinggi, hingga Covid-19. Namun perusahaan yang bermarkas di Sunter ini, masih bisa semringah lantaran wholesales Januari-Februari 2020 mencapai 49,172 unit. Angkanya terkerek tipis 1,3 persen dibanding periode sama tahun lalu. Avanza pun berperan penting dalam jualan.

"Kami bersyukur atas pencapaian Toyota pada awal 2020 ini. Kami selalu berupaya untuk menghadirkan ever better melalui produk–produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia," terang Henry Tanoto, Vice President Director Toyota Astra Motor dalam laporan resmi, (19/3).

Launching new Avanza

Bahkan pada Februari penjualan mobil Toyota mencapai 25.053 unit. Tumbuh sebesar 6,9 persen dibandingkan bulan yang sama 2019. Penyumbang torehan terbesar perusahaan tak lain dari Avanza. Bahkan dalam penjualan di segmen MPV Toyota secara akumulasi lini produk. Lihat saja, sepanjang dua bulan awal 2020, pengiriman kendaraan sejuta umat ke diler tembus 13.682 unit.

Avanza dikatakan naik signifikan 21,5 persen, dibandingkan periode sama pada tahun lalu. Capaian 2019 tercatat 11.263 unit. Kinerja ini dibilang turut serta mendorong pangsa pasar Avanza. Market share melonjak dari 29,6 persen peridoe Januari – Februari 2019 menjadi 38 persen tahun ini.

Baca Juga: New Toyota Agya Meluncur, Ini Varian Lengkapnya

Pertumbuhan pasar juga dicapai Calya di segmen entry MPV. Dua bulan pertama, penjualan LCGC 7-penumpang sebanyak 8.224 unit atau naik 10,3 persen dibandingkan periode 2019 sebesar 7.457 unit. Kinerja ini juga kian memperkuat pangsa pasar Calya dari 46,7 persen menjadi 50,0 persen. Di segmen medium MPV, performa Toyota Kijang Innova membukukan hasil 4.593 unit selama Februari 2020 atau naik 7,8 persen. Tahun lalu cuma terkumpul 4.260 unit. Toyota Kijang Innova juga menggenggam pangsa pasar 98,2 persen pada Februari 2020.

All MPV

Untuk diketahui, sebagian besar pemasukan Toyota berasal dari dagangan di semua segmen MPV. Selama dua bulan terkumpul 29.368 unit pada periode Januari-Februari 2019. Kini menjadi 31.546 unit. Meroketnya daya jual mobil memperkuat posisi Toyota dengan market share 50,6 persen. Sedangkan tahun lalu cuma 45,3 persen.

"Tentu kami berharap dengan berbagai capaian Toyota sepanjang dua bulan pertama tahun ini. Bisa memberikan kontribusi positif terhadap dinamika pasar otomotif nasional. Semoga situasi dan kondisi yang penuh tantangan saat ini segera membaik. Baik di tataran global maupun nasional. Sehingga kinerja perekonomian ke depan, termasuk di sektor otomotif, bisa lebih baik," imbuh Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director, PT Toyota Astra Motor.

Toyota CH-R hybrid

Penjualan Mobil Hybrid

Lalu di pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia. T brand telah membukukan penjualan 2.625 unit. Capaian 2020 juga naik signifikan sebesar 244,8 persen. Menurut perusahaan, dari hanya 29 unit pada periode Januari hingga Februari 2019 menjadi 100 unit di periode sama 2020. Tentu di ceruk pasar yang kecil, angka ini terbilang mengesankan. Sehingga sangat mungkin mereka mendatangkan model anyar di zona listrik.

Nah, kalau dibedah lebih perinci lagi. Angka penjualan terbesar terutama berasal dari Camry HEV yang mencapai 39 unit atau naik 105,3 persen. Kemudian diikuti pemasaran C-HR HEV sebesar 21 unit. "Kami bersyukur pasar kendaraan elektrifikasi kian diterima oleh masyarakat Indonesia. Kami berharap ke depan, semakin banyak lagi masyarakat Indonesia yang kian paham. Soal kegunaan dan keunggulan dari kendaraan listrik," pungkas Anton. (Alx/Tom)

Baca Juga: Toyota Indonesia Luncurkan Prius Plug-in Hybrid 2020, Harga Rp 884 Juta

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store