Belajar dari Norwegia dan Ethiopia: KOLEKSI Soroti Pajak Impor SPKLU yang Masih Hambat Transisi EV di Indonesia

Adopsi kendaraan listrik global bergerak pesat, namun pengembangan infrastruktur pengisian daya di Indonesia dinilai masih terbebani pajak tinggi bagi sektor hilir

Belajar dari Norwegia dan Ethiopia: KOLEKSI Soroti Pajak Impor SPKLU yang Masih Hambat Transisi EV di Indonesia

Adopsi kendaraan listrik di skala global bergerak kian cepat. Di benua Eropa, Norwegia mencatatkan rekor dengan pangsa pasar mobil listrik berbasis baterai (BEV) yang menembus 95,9% sepanjang tahun 2025. Bahkan sempat menyentuh hampir 98% pada kuartal pertama 2026. Sementara di belahan Afrika, Ethiopia mengambil langkah radikal sejak awal 2024 dengan menjadi negara pertama di dunia yang melarang total impor kendaraan penumpang bermesin pembakaran dalam (ICE).

KEY TAKEAWAYS

  • Bagaimana Norwegia berhasil meningkatkan adopsi mobil listrik hingga hampir 98%?

    Norwegia memberikan insentif fiskal yang sangat agresif, seperti pembebasan PPN 25%, pembebasan pajak pendaftaran kendaraan, serta potongan biaya tol dan parkir umum yang membuat harga BEV sangat bersaing
  • Mengapa Ethiopia memutuskan untuk melarang total impor mobil bensin (ICE)?

    Ethiopia melarang impor mobil ICE untuk menghemat devisa negara yang mencapai hampir US$ 2 miliar per tahun untuk impor BBM, sekaligus memanfaatkan surplus listrik dari pembangkit hidroelektrik domestik
  • Indonesia saat ini juga tengah berada dalam pusaran arus elektrifikasi. Namun, di balik ambisi mendorong populasi kendaraan ramah lingkungan, muncul kendala struktural yang mengancam ekosistem ini. Regulasi pemerintah dinilai baru sebatas menggelar "karpet merah" di sektor hulu (kendaraan). Sementara sektor hilir—khususnya penyediaan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)—justru masih dibebani pajak impor yang tergolong tinggi.

    Cerminan Dua Kebijakan Global

    Pencapaian Norwegia dan Ethiopia memperlihatkan dua pendekatan kebijakan yang sangat berbeda, namun sama-sama berhasil menekan penggunaan BBM.

    Norwegia menerapkan strategi insentif fiskal agresif dan berkelanjutan. Pemerintah setempat menghapus Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 25%, membebaskan pajak pendaftaran kendaraan, serta memberikan diskon signifikan untuk biaya tol dan parkir umum. Insentif ini membuat harga BEV setara atau bahkan lebih murah dibandingkan mobil konvensional di kelasnya. Didukung rasio jaringan pengisian daya yang sangat memadai, Norwegia sukses mengikis range anxiety di kalangan.

    Di sisi lain, Ethiopia mengambil jalur ketegasan demi merawat ketahanan ekonomi makro. Keputusan melarang impor mobil bensin murni dipicu oleh beban defisit devisa yang mencapai hampir US$ 2 miliar per tahun hanya untuk mengimpor BBM. Dengan menutup keran impor mobil ICE, Ethiopia tidak hanya berhasil menekan defisit anggaran, tetapi juga memanfaatkan surplus energi dari pembangkit listrik hidroelektrik domestik. Dampaknya, populasi mobil listrik di negara tersebut melonjak drastis dari sekitar 7.000 unit pada 2022 menjadi 115.000 unit pada tahun fiskal 2025/2026.

    Posisi Strategis Indonesia

    Mencermati dua peta jalan global tersebut, Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI) menilai Indonesia berada dalam posisi strategis untuk mengombinasikan keunggulan kedua pendekatan. Indonesia memiliki modal kuat berupa sumber daya alam melimpah untuk produksi baterai serta potensi energi terbarukan yang masif.

    Ketua Umum KOLEKSI, Arwani Hidayat, menggarisbawahi bahwa transisi elektrifikasi transportasi harus dipandang dari kacamata strategis.

    "Kedua studi kasus ini membuktikan bahwa adopsi EV bukan sekadar tren otomotif, melainkan strategi ketahanan energi dan ekonomi nasional yang krusial," tegas Arwani Hidayat.

    Arwani menambahkan bahwa regulasi yang presisi, seperti insentif pajak yang tepat sasaran ke konsumen dipadukan dengan pengetatan standar emisi kendaraan ICE, akan mempercepat Return on Investment (ROI) bagi infrastruktur publik sekaligus menekan beban subsidi BBM nasional. Namun, prasyarat utama agar ekosistem ini terwujud adalah adanya penyelarasan regulasi pusat-daerah, pemerataan fasilitas fast-charging di luar Pulau Jawa, serta edukasi teknis secara berkelanjutan kepada publik.

    SPKLU Masih Jadi "Anak Tiri"

    Di balik optimisme pertumbuhan populasi mobil listrik, KOLEKSI melayangkan kritik tajam terkait ketimpangan skema regulasi yang berlaku saat ini. Pemerintah dinilai terlampau fokus memanjakan sektor kendaraan dengan memberikan fasilitas pembebasan Bea Masuk dan PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) bagi impor mobil EV berskema CBU maupun CKD berfasilitas komitmen produksi lokal. Namun, fasilitas serupa belum menyentuh rantai pasok infrastruktur kelistrikan.

    Foto: KOLEKSI

    Secara kepabeanan, mesin SPKLU, terutama mesin pengisian daya cepat (DC Fast Charger) berkapasitas tinggi yang mayoritas masih diimpor, tidak otomatis mendapatkan fasilitas pembebasan pajak layaknya unit mobil utuh. Peralatan itu masih diklasifikasikan ke dalam Harmonized System (HS) Code 8504 tarif komersial standar. Alhasil, impor mesin SPKLU tetap dibebani Bea Masuk, PPN, dan komponen perpajakan lainnya. Kondisi ini melambungkan modal (capital expenditure) dan memberatkan investor penyedia SPKLU.

    Keseimbangan Kebijakan Hulu-Hilir Jadi Kunci

    Akselerasi populasi mobil listrik di jalan raya tidak akan terserap secara optimal apabila tidak diimbangi dengan ketersediaan sarana pengisian daya yang masif dan merata. Jaringan SPKLU akan sulit berkembang pesat jika para penyedia jasa masih terbebani oleh struktur pajak impor komersial.

    KOLEKSI mendesak pemerintah untuk segera mengeluarkan relaksasi fiskal khusus berupa diskon hingga pembebasan penuh pajak impor bagi produsen maupun importir perangkat keras SPKLU.

    "Oleh karena itu, relaksasi fiskal khusus berupa diskon hingga pembebasan pajak impor bagi produsen dan importir peranti SPKLU mutlak diperlukan. Kebijakan hulu ke hilir yang seimbang ini akan menekan biaya modal, mempercepat Return on Investment (ROI) bagi investor SPKLU swasta maupun publik, sekaligus menekan beban subsidi BBM secara paralel," tutup Arwani.

    Menciptakan kebijakan yang selaras antara kendaraan dan infrastruktur pendukungnya, menjadi kunci utama agar percepatan transisi energi di sektor transportasi tidak stagnan di tengah jalan. (ODI)

    Baca Juga: 

    Lawan Mitos Kebakaran Mobil Listrik, KOLEKSI dan PLN Desak Standar Keselamatan Nasional

    KOLEKSI Rayakan Ulang Tahun ke-4, Komunitas EV yang Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan

    Contents

    Anindiyo Pradhono

    Anindiyo Pradhono

    Pria yang akrab disapa Odi ini memiliki pengetahuan luas soal dunia otomotif. Belasan tahun sudah berkecimpung di dunia yang sesuai passion-nya ini. Berbagai mobil telah dicicipi. Mulai dari mobil-mobil keluaran terbaru, mobil listrik, hybrid, sportscar, supercar hingga mobil balap formula. 

    Baca Bio Penuh

    Jual mobil anda dengan harga terbaik

    Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
    Listing gratis Listing gratis
    Daftarkan mobil Anda

    IIMS 2026

    Tren & Pembaruan Terbaru

    Anda mungkin juga tertarik

    • Berita
    • Artikel feature

    Mobil Pilihan

    • Yang Akan Datang
    • BYD Atto 4 ev
      BYD Atto 4
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • BYD Denza B5
      BYD Denza B5
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • Geely Star Wish ev
      Geely Star Wish
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • BYD Yangwang U8 phev
      BYD Yangwang U8
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • BYD Denza Z9 GT ev
      BYD Denza Z9 GT
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

    Video Mobil Terbaru di Oto

    Oto
    •  SUZUKI XL7 FACELIFT 2026: BEDAH DETAIL EKSTERIOR DAN INTERIOR SEMUA VARIAN
      SUZUKI XL7 FACELIFT 2026: BEDAH DETAIL EKSTERIOR DAN INTERIOR SEMUA VARIAN
      20 Jul, 2026 .
    •  HONDA SUPER ONE, INIKAH BRIO VERSI LISTRIK?
      HONDA SUPER ONE, INIKAH BRIO VERSI LISTRIK?
      20 Jul, 2026 .
    •  BAIC T1: EV HATCHBACK 300 JUTAAN BERFITUR LENGKAP
      BAIC T1: EV HATCHBACK 300 JUTAAN BERFITUR LENGKAP
      20 Jul, 2026 .
    •  CHANGAN DEEPAL S05 REEV & BEV: TES RUTE JAKARTA-CILETUH, INI PLUS MINUSNYA!
      CHANGAN DEEPAL S05 REEV & BEV: TES RUTE JAKARTA-CILETUH, INI PLUS MINUSNYA!
      20 Jul, 2026 .
    •  WULING EKSION PHEV: 600 KM PERTAMA YOGYAKARTA-JAKARTA, INI PLUS MINUSNYA
      WULING EKSION PHEV: 600 KM PERTAMA YOGYAKARTA-JAKARTA, INI PLUS MINUSNYA
      20 Jul, 2026 .
    •  DAIHATSU KUMPUL SAHABAT DEPOK 2026: DEFINISI PESTA RAKYAT, SEMUA SENANG!
      DAIHATSU KUMPUL SAHABAT DEPOK 2026: DEFINISI PESTA RAKYAT, SEMUA SENANG!
      30 Jun, 2026 .
    •  LEPAS E4 EV, SEGERA DIPASARKAN DENGAN SPESIFIKASI MENARIK
      LEPAS E4 EV, SEGERA DIPASARKAN DENGAN SPESIFIKASI MENARIK
      30 Jun, 2026 .
    • MGS5 EV: SUV LISTRIK NYAMAN TANPA KOMPROMI
      MGS5 EV: SUV LISTRIK NYAMAN TANPA KOMPROMI
      18 Jun, 2026 .
    • TEST DRIVE NEW KIA CARENS 2026: MPV FAMILY YANG PROPER
      TEST DRIVE NEW KIA CARENS 2026: MPV FAMILY YANG PROPER
      03 Jun, 2026 .
    •  NYETIR DI JALANAN GUANGZHOU CHINA SAMBIL COBAIN AUTONOMOUS DRIVING XPENG VLA 2.0 . FULL DISETIRIN AI
      NYETIR DI JALANAN GUANGZHOU CHINA SAMBIL COBAIN AUTONOMOUS DRIVING XPENG VLA 2.0 . FULL DISETIRIN AI
      03 Jun, 2026 .
    Tonton Video Mobil

    Artikel Mobil dari Carvaganza

    • Incar Generasi Muda, Kia Gandeng Hearts2Hearts Jadi Brand Ambassador di Indonesia
      Incar Generasi Muda, Kia Gandeng Hearts2Hearts Jadi Brand Ambassador di Indonesia
      Anindiyo Pradhono, 24 Jul, 2026
    • Bedah Lengkap Changan Deepal S05 Versi BEV dan REEV
      Bedah Lengkap Changan Deepal S05 Versi BEV dan REEV
      Anjar Leksana, 24 Jul, 2026
    • Hyundai  SmartSense Jadi Kelebihan Stargazer, Ini Serangkaian Manfaatnya
      Hyundai SmartSense Jadi Kelebihan Stargazer, Ini Serangkaian Manfaatnya
      Anjar Leksana, 23 Jul, 2026
    • Raih Pangsa Pasar 17,1 Persen, Astra Daihatsu Motor Tutup Semester Pertama 2026 dengan Catatan Positif
      Raih Pangsa Pasar 17,1 Persen, Astra Daihatsu Motor Tutup Semester Pertama 2026 dengan Catatan Positif
      Anjar Leksana, 23 Jul, 2026
    • ACC dan TAF Tawarkan Bunga Spesial 2,99% Hingga Cashback Trade-In Rp15 Juta di GIIAS 2026
      ACC dan TAF Tawarkan Bunga Spesial 2,99% Hingga Cashback Trade-In Rp15 Juta di GIIAS 2026
      Anindiyo Pradhono, 23 Jul, 2026

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature
    • Desain Baru Sangat Atraktif, All-New Kia Seltos Siap Meluncur di GIIAS 2026
      Desain Baru Sangat Atraktif, All-New Kia Seltos Siap Meluncur di GIIAS 2026
      Anjar Leksana, 23 Jul, 2026
    • Penantang Baru di Kelas SUV Kompak: Geely Coolray Meluncur Bawa Mesin Turbo 174 PS
      Penantang Baru di Kelas SUV Kompak: Geely Coolray Meluncur Bawa Mesin Turbo 174 PS
      Anindiyo Pradhono, 22 Jul, 2026
    • Mitsubishi Xforce HEV Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp445 Juta dan Garansi Baterai 10 Tahun
      Mitsubishi Xforce HEV Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp445 Juta dan Garansi Baterai 10 Tahun
      Anjar Leksana, 21 Jul, 2026
    • Wuling BingoS Siap Jadi Penantang Baru SUV Listrik Kompak, Jarak Tempuh 525 Km
      Wuling BingoS Siap Jadi Penantang Baru SUV Listrik Kompak, Jarak Tempuh 525 Km
      Anjar Leksana, 08 Jul, 2026
    • TOP dan Pesonna Optima Jasa Tambah 250 Armada Ride-Hailing, Perkuat Ekosistem EV
      TOP dan Pesonna Optima Jasa Tambah 250 Armada Ride-Hailing, Perkuat Ekosistem EV
      Anjar Leksana, 03 Jul, 2026
    • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
      Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
      Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
    • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
      Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
      Anjar Leksana, 29 Des, 2025
    • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
      Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
      Setyo Adi, 12 Agu, 2025
    • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
      Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
      Setyo Adi, 04 Des, 2024
    • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
      Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
      Setyo Adi, 20 Sep, 2024
    • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
      Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
      Setyo Adi, 01 Sep, 2025
    • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
      First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
      Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
    • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
      First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
      Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
    • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
      First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
      Setyo Adi, 24 Jun, 2025
    • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
      Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
      Alvando Noya, 13 Jun, 2025
    • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
      Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
      Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
    • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
      5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
      Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
    • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
      Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
      Setyo Adi, 08 Sep, 2025
    • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
      Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
      Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
    • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
      GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
      Setyo Adi, 04 Agu, 2025

    Bandingkan

    You can add 3 variants maximum*