Bedah Cara Kerja Teknologi Ling Power di Wuling Eksion PHEV
Sistem hybrid pintar ini mampu mengatur kerja mesin bensin dan motor listrik secara otomatis sesuai kebutuhan perjalanan
Wuling Eksion PHEV menjadi salah satu SUV keluarga teranyar. Unit ini mengandalkan teknologi plug-in hybrid sebagai sumber tenaga utama. Pabrikan menyematkan sistem bernama Ling Power. Teknologi ini dirancang guna menawarkan harmonisasi dari beberapa aspek: performa, efisiensi energi dan kenyamanan berkendara dalam berbagai kondisi jalan. Lantas seperti apa sih sofistikasi ini bekerja untuk menggerakkan mobil?
KEY TAKEAWAYS
Apa itu teknologi Ling Power pada Wuling Eksion PHEV?
Ling Power merupakan sistem plug-in hybrid milik Wuling yang menggabungkan mesin bensin 1,5 liter, motor listrik, baterai 20,5 kWh dan transmisi DHT untuk menghasilkan performa efisien sekaligus responsif.Berapa jarak tempuh Wuling Eksion PHEV?
Dalam mode listrik murni, Eksion PHEV diklaim mampu menempuh hingga 125 km. Sedangkan jarak tempuh kombinasi baterai dan bahan bakar dapat melampaui 1.000 km berdasarkan pengujian CLTC.Dalam penggambaran secara sederhana. Ling Power di dalam Wuling Eksion PHEV bekerja dengan mengombinasikan mesin bensin, motor listrik dan baterai berkapasitas besar. Seluruh komponen saling berkolaborasi secara otomatis melalui sistem kontrol pintar. Jadi pengemudi tak perlu repot mengatur pilihan. Kapan mobil harus menggunakan tenaga listrik atau mesin bensin konvensional.
Kolaborasi Mesin dan Motor Listrik
Nah, di balik kap mesin, Wuling Eksion PHEV mengandalkan dedicated hybrid engine 1,5 liter yang dirancang khusus untuk sistem elektrifikasi. Jantung pacu ini diklaim memiliki efisiensi termal mencapai 43,2 persen. Angka yang golong tinggi untuk mesin bensin modern. Kemudian ada motor listrik berkekuatan 145 kW yang bertugas memberikan akselerasi instan. Sekaligus karakter berkendara halus. Energi disimpan dalam baterai berkapasitas 20,5 kWh yang ditempatkan di bawah lantai kendaraan.
Seluruh sistem terhubung melalui Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Komponen ini berfungsi mengatur distribusi tenaga dari mesin maupun motor listrik secara cepat dan efisien. Hasilnya, perpindahan sumber tenaga dilklaim berlangsung nyaris tanpa terasa oleh pengemudi maupun penumpang.
Menyesuaikan dengan Kondisi Berkendara
Keunggulan utama Ling Power terletak dari kemampuan membaca kebutuhan kendaraan secara real time. Saat baterai masih penuh dan mobil digunakan di dalam kota. Sistem akan lebih banyak memanfaatkan motor listrik agar konsumsi bahan bakar bisa ditekan. Ketika pengemudi membutuhkan akselerasi lebih besar atau melakukan perjalanan jarak jauh. Enjin bensin sigap ikut bekerja mendukung motor listrik. Bahkan dalam kondisi tertentu, mesin dapat sekaligus mengisi daya baterai agar suplai energi tetap optimal.
Dengan cara kerja seperti ini, pengguna bisa menikmati sensasi berkendara layaknya mobil listrik. Namun tanpa harus khawatir soal jarak tempuh maupun ketersediaan stasiun pengisian daya. Apalagi di sejumlah daerah yang belum banyak tersedia jaringan pengisian daya (SPKLU).
Punya Mode Berkendara dan Pengaturan Energi
Wuling juga membekali Eksion PHEV dengan berbagai pilihan Driving Mode dan Energy Mode. Fitur ini memungkinkan sistem mengatur penggunaan tenaga secara lebih fleksibel sesuai karakter perjalanan. “Ling Power merupakan teknologi hybrid milik Wuling yang dirancang agar menghadirkan pengalaman berkendara yang efisien. Sekaligus smooth dalam berbagai kondisi perjalanan. Dengan dukungan Driving Mode dan Energy Mode yang beragam. Sistem ini dapat mengatur penggunaan tenaga listrik maupun mesin bensin secara cerdas sesuai kebutuhan. Sehingga memberikan keseimbangan antara performa, efisiensi energi dan kenyamanan berkendara,” ujar Danang Wiratmoko, Product Communication Manager Wuling Motors.
Bisa Menempuh Lebih dari 1.000 Kilometer
Berkat kombinasi mesin, motor listrik dan baterai berkapasitas besar. Wuling mengklaim Eksion PHEV mampu melaju hingga 125 kilometer dalam mode listrik murni. Namun berdasarkan standar CLTC. Sementara jarak tempuh gabungan ketika baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh diklaim menembus lebih dari 1.000 kilometer.
Guna menunjang kebutuhan keluarga. SUV tujuh penumpang ini juga dilengkapi sejumlah fitur kenyamanan. Seperti panoramic sunroof, ventilated seat, electric seat adjustment, PM2.5 air filter, intelligent control panel serta perangkat Advanced Driver Assistance System (ADAS). Teknologi Ling Power menjadi salah satu nilai jual utama. Terutama bagi konsumen yang ingin menikmati kepraktisan kendaraan elektrifikasi. Tapi tau melulu bergantung dari pengisian daya eksternal. (ALX)
Baca Juga:
Cocok untuk Bertualang Keluarga, Ini Daftar Cicilan Bulanan Wuling Eksion PHEV
5 Hal Menarik Wuling Eksion, SUV Elektrifikasi Fleksibel yang Mampu Menjelajah Tinggi
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
-
Jelajahi Wuling Eksion
Cerita Terkait Wuling Eksion
- Berita
- Review Redaksi
Model Mobil Wuling
Jangan lewatkan
Promo Wuling Eksion, DP & Cicilan
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan Wuling
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Wuling Eksion Terbaru di Oto
Bandingkan & Rekomendasi
Wuling Eksion
Rp 389 - 499 Juta
Tulis Review
Harga Eksion
|
|
|
|
|
|
Jenis Bahan Bakar
Electric
|
Bensin
|
Bensin
|
Bensin
|
Bensin
|
|
Tenaga
201
|
119
|
101
|
103
|
148
|
|
Torsi
310 Nm
|
145 Nm
|
130 Nm
|
136 Nm
|
220 Nm
|
|
Tempat Duduk
7
|
7
|
4
|
7
|
7
|
|
Jenis Transmisi
Otomatis
|
Manual
|
Manual
|
Manual
|
CVT
|
|
Mesin
-
|
1497
|
1462
|
1496
|
1498
|
|
Ground Clearance
-
|
-
|
210 mm
|
-
|
-
|
|
|
Tren SUV
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Artikel Mobil Wuling Eksion dari Carvaganza
Artikel Mobil Wuling Eksion dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature