Asian Games 2018 Berakhir, Aturan Ganjil Genap Dilanjutkan

Asian Games 2018 Berakhir, Aturan Ganjil Genap Dilanjutkan

Aturan ganjil genap selama Asian Games 2018 dianggap sukses menekan kemacetan. Berangkat dari situ, Pemprov DKI Jakarta bakal melanjutkan aturan soal pembatasan mobil dengan plat nomor ganjil genap melintas di sejumlah jalan. Tidak permanen, hanya sampai berakhirnya gelaran Asian Para Games 2018 pada 13 Oktober mendatang, sedang per 3 September sudah mulai diberlakukan. Asian Para Games 2018 sendiri dihelat pada 6 - 13 Oktober 2018.



Meski judulnya dilanjutkan, ada beberapa perbedaan pada ganjil genap kali ini. Aturan cuma berlaku Senin - Jumat pukul 06.00 - 21.00, sementara Sabtu dan Mingggu serta hari libur nasional yang ditetapkan presiden, tidak berlaku peraturan itu. Perbedaan lain, ruas jalan Pondok Indah dan Benyamin Sueb sudah bebas dari aturan. Khusus Jalan Benyamin Sueb, kembali berlaku memasuki Oktober 2018, menyambut Asian Para Games terkait jalur untuk Wisma Atlet.


Aturan ganjil genap tetap berlaku untuk ruas jalan: Medan Merdeka Barat, MH Thamrin, Jenderal Soedirman, Gatot Subroto dan sebagian jalan S. Parman mulai dari Simpang Jalan Tomang Raya sampai Simpang Jalan KS Tubun. Jalan Jenderal MT Haryono, HR Rasuna Said, Jenderal DI Panjaitan dan Jalan Jenderal Ahmad Yani juga masih kena peraturan ganjil genap. Sebagai tambahan, pembatasan lalu litas ganjil genap tidak berlaku pada segmen persimpangan terdekat, sampai dengan pintu masuk tol maupun sebaliknya.


Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta memaparkan, kebijakan ganjil genap tetap dilaksanakan sejak September, meski Asian Para Games dimulai pada Oktober. Alasannya agar masyarakat tidak kaget dengan penerapan sistem itu. Anies juga menilai dengan itu bisa menjaga kebiasaan masyarakat yang sebelumnya sudah patuh dengan aturan ganjil genap.


"Ini mempermudah pengelolaan lalu lintas dan menjaga kebiasaan yang sudah terbangun selama Asian Games. Kalau kami melakukan jeda harus menegakkan aturan lagi," ungkapnya, dilansir dari Liputan6.com. Meski begitu, masih menurut Anies, masyarakat jangan berspekulasi soal peraturan ganjil genap bakal menjadi permanen. "Diteruskan, pertimbangannya lebih dari sekadar jangka pendek, tapi tidak harus jangka panjang. Jadi ini jangka pendek sampai 13 Oktober," tutup Anies. (Tom/Odi)


Baca Juga: Krisis Argentina dan Turki, Berimbas pada Pelemahan Rupiah dan Menjalar ke Sektor Otomotif

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store