Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi Rajai Otomotif Global, Geser Volkswagen Group

Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi Rajai Otomotif Global, Geser Volkswagen Group

Beberapa tahun belakangan, persaingan penjualan terbesar di dunia berkutat antara Volkswagen Group, General Motors atau Toyota saja. Toyota sebenarnya sudah sering menyerah melawan grup raksasa Volkswagen yang diisi merek-merek Eropa ternama. Begitu pula GM yang melepas beberapa merek andalannya.

Tahun ini VW Group tetap perkasa. Melalui penjualan merek Audi, VW, Skoda, Seat dan Porsche, aliansi ini mendulang penjualan sebesar 10,53 juta unit. Sementara Toyota, satu peringkat di bawah VW lagi, dengan penjualan grup 10,2 juta unit.

Rupanya VW Group dan Toyota Group berada di ranking kedua dan ketiga, bukan yang pertama. Karena ada grup besar lain yang diam-diam merangsek merebut tahta tertinggi dari tangan VW. Ialah aliansi Renault-Nissan yang merajai 2017 lalu.

Duster

Pabrikan Prancis, Renault, melaporkan penjualan sebesar 3,76 juta unit. Sementara Nissan mencetak rekor penjualan sebanyak 5,82 juta unit. Jika ditotal, keduanya menjadi 9,58 juta. Tunggu dulu, ada satu pabrikan yang terlupakan. Anggota baru aliansi ini, Mitsubishi, menyumbang angka sangat menggembirakan. Pabrikan Jepang ini melaporkan data penjualan sebesar 1,03 juta unit. Menjadikan total penjualan aliansi sejumlah 10,61 juta.

Jika ditotal keseluruhan, penjualan kendaraan Renault, Nissan dan Mitsubishi meningkat 6,5 persen. Secara global meraih 11 persen pangsa pasar kendaraan penumpang.

Dalam periode yang sama juga, Renault-Nissan-Mitsubishi menjual 91.000 kendaraan listrik atau naik 11 persen dari 2016. Total sejak 2010, aliansi ini sudah menjual 540.623 unit kendaraan listrik. Ini menjadikannya juga sebagai pemimpin dalam pasar mobil listrik. Nissan Leaf menyumbang penjualan terbesar. Sejak 2010 hingga sekarang sudah terjual 300 ribu unit lebih. Sedangkan di Eropa, mobil listrik Renault ZOE menjadi best-seller.

Tahun lalu merupakan satu tahun penuh keanggotaan Mitsubishi dalam aliansi Renault-Nissan. Tiga perusahaan ini menjual kendaraan di hampir 200 negara yang terdiri dari 10 merek – Renault, Nissan, Mitsubishi Motors, Dacia, Renault Samsung Motors, Alpine, Lada, Infiniti, Venucia dan Datsun. Secara keseluruhan, pasar Cina menjadi yang terbesar di 2017 dengan peningkatan sebesar 59 persen dari tahun lalu. Diikuti Amerika Serikat, Prancis, Jepang dan Rusia.

Akuisisi Mitsubishi oleh Nissan yang mengejutkan banyak pihak, ternyata telah membuahkan hasil manis. Strategi jitu yang diterapkan Carlos Ghosn sebagai chairman dan CEO aliansi ini, berhasil meng-efisienkan biaya besar-besaran tanpa mengurangi penjualan. Ia pun mencanangkan pertumbuhan penjualan mencapai 14 juta kendaraan dan menghemat hingga $12 miliar pada 2022.

Baca Juga: Penjualan Mitsubishi global naik gara-gara Indonesia

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil