Toyota Kijang Innova Baru, Atau Pilih SUV Seken yang Keren?

Toyota Kijang Innova Baru, Atau Pilih SUV Seken yang Keren?

Toyota sudah memastikan akan meluncurkan model baru Toyota Kijang Innova baru dalam pekan ini. Anda yang berminat harus siap-siap merogoh kocek lebih. Pasalnya, diperkirakan harga baru Kijang Innova naik sekitar Rp 10 jutaan.

Dengan demikian, jika dikalkulasikan dengan harga saat ini, maka Kijang Innova terbaru berada dikisaran angka Rp 336 juta sampai Rp 490 juta. Apakah ada pilihan lain? Bisa saja, kenapa tidak mencoba melirik SUV dengan harga yang sama? Berikut ada pilihan yang layak disimak.

Toyota Fortuner VRZ A/T 4x2

Toyota Fortuner VRZ A/T 4x2 & VRZ A/T 4x2 TRD

Menyebut nama SUV -- apalagi di Tanah Air -- nama Fortuner muncul pertama kali. Tak heran, selain nama besar Toyota, memang desainnya dengan mudah diterima mata sejak pertama kali muncul. Mengutak-atik laman jual-beli, agak jarang kami temukan yang varian bensin. Didominasi trim VRZ A/T 4x2 dan seri TRD-nya. Di area kota-kota besar, nilai jualnya kini mulai Rp 350 jutaan sampai Rp 440 jutaan (2016-2019).

Fortuner memadatkan fitur keselataman di varian 4x4. Perangkat semacam Vehicle Stability Control (VSC) dan Hill Assist Control tak masuk paket penggerak dua roda. Begitu juga Down Hill Control.

Jumlah airbag juga terbilang standar. Penumpang dan pengemudi dilindungi dual SRS Airbag, sementara ada juga kantong udara pelindung lutut. Untung ABS dan EBD menjadi standar. Pun sensor parkir serta cornering sensor di depan.

Khusus TRD, di samping body kit sporty dan pelek stylish, sudah ada kick sensor pembuka bagasi. Lengkap dengan power back door tentunya. Sementara VRZ standar hanya menerapkan fitur kedua, tak punya pembaca gerak kaki.

Di dalam kabin, mereka berdua tak jauh beda. Lingkar kemudi dilengkapi berbagai tombol multifungsi, panel kayu, smart key system, serta sistem hiburan lengkap. Juga cruise control menjadi bawaan VRZ ke atas.

Jantung utama Fortuner diesel tetap mengandalkan mesin 2GD-FTV VNT Intercooler. Kapasitasnya 2.4-liter bertenaga 149,6 PS di 3.400 rpm dan torsi 400 Nm pada rentang 1.600 – 2.000 rpm. Di atas kertas, cukup jelas ia jadi yang terbontot di kalangan SUV Ladder Frame.

Mitsubishi Pajero Sport Ultimate 4x2 A/T

Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4x2 A/T & Dakar Ultimate 4x2 A/T

Sama seperti Fortuner, statusnya menjadi SUV sejuta umat. Populasi keduanya di jalan mungkin bisa dikatakan berimbang. Mitsubishi Pajero Sport generasi kedua masuk daftar SUV bekas seharga Innova baru. Rangkuman dari berbagai platform, paling banyak dijual ialah trim Dakar 4x2 A/T dan Ultimate keluaran (2016-2019). Harganya variatif, mulai Rp 370 juta – Rp 420 juta tergantung tahun pembuatan, kondisi, serta trim level.

SUV ladder frame ini boleh dibilang begitu banyak ditemukan di jalan, bahkan tidak salah-salah amat jika disebut SUV sejuta umat para kantong tebal. Padahal awal kemunculannya menuai pro kontra atas desain buritan. Ternyata perlahan, ia makin diterima dan menjadi salah satu favorit.

Segala soal kehebatan teknologi Mitsubishi baru bisa dinikmati dan mengalahkan SUV Nissan di varian 4x4. Meskipun sistem elektronik dan safety trim Dakar dan Dakar Ultimate terbilang cukup memuaskan.

Contohnya, terdapat sistem penahan mobil saat hendak melaju di tanjakan atau disebut Hill Start Assist. Active Stability Control juga jadi perangkat standar mereka berdua. Plus ada sensor ultrasonik untuk mencegah akselerasi jika di hadapan ada yang menghalang (UMS). Sunroof, AC dual zone dan sistem hiburan dari layar sentuh turut melengkapi kedua trim. Sayang, Airbag Dakar standar hanya dua titik.

Khusus yang Ultimate, ditambahkan pula Forward Collision Mitigation (FCM) dan Blind Spot Warning. Menariknya lagi ada Adaptive Cruise Control. Airbag pun lebih banyak, disebar dalam tujuh titik. ABS EBD dan BA tentu ada dalam paket penjualan baik Dakar dan Dakar Ultimate.

Jantung mekanis tak ada bedanya. Diprakarsai mesin diesel turbocharger dan intercooler 2.4-liter MIVEC. Produksi tenaganya mencapai 181 PS di 3.500 rpm dan torsi 430 Nm pada 2.500 rpm. Tak bisa dibilang kurang, tapi lebih besar dari Fortuner.

Sesungguhnya, jika mau kompromi dengan usia, Pajero “asli” juga dijual dalam nominal setara. Hanya saja tahun pembuatan di bawah 2010. Kastanya beda jauh dengan seri Sport. Dan mesin V6 3.8-liter bercampur kemewahan desain serta interior pasti menjadikan sensasi berbeda.

Nissan Terra VL A/T 4x2

Nissan Terra VL A/T 4x2

Jika bosan dengan pilihan mainstream, ada Nissan Terra. SUV ladder frame ini posisinya menantang eksistensi Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner. Variabel paling menjual dari dirinya selain bertampang maskulin, sederet fitur canggih terkandung di dalamnya. Bahkan lebih dari para rival.

Dengan usia masih begitu muda, para pedagang melegonya mulai Rp 370 juta untuk keluaran 2018 dan paling mahal Rp 445 jutaan buat generasi 2019. Mayoritas lokasinya di Jakarta serta beberapa kota besar lain. Dan tiga perempat yang dijual adalah varian VL A/T 4x2.

Ada banyak alasan mengapa tipe ini laris. Pertama, jika dibandingkan trim bawah dan seri E A/T bekalan fitur belum bisa dikatakan signifikan dari rival. Sementara VL A/T 4x4 – selain harganya jauh lebih mahal – tentu perlu kompromi dengan pajak tinggi pula. Maka dari itu VL menjadi pilihan paling masuk akal.

Dari segi safety dasar semisal, Terra VL menjejali banyak kantong udara. Dua buah ada di depan, dua side airbag, serta dua curtain airbag. Sementara sistem pengereman jelas berbekal Anti-lock Braking System (ABS) sepaket EBD dan BA.

Pendukung keselamatan elektronik juga masuk dalam kemasan VL. Semacam Lane Departure Warning, Intelligent Around View Monitor, Hill Start Assist, lengkap. Adapun Hill Descent Control, Moving Object Detection, Roof Monitor, serta Blind Spot Warning. Lebih dari cukup untuk menggoda konsumen Pajero Sport dan Fortuner.

Lantas sistem hiburan diterjemahkan oleh layar sentuh. Dibuat makin nyaman berkat lapisan jok kulit, pengaturan jok elektrik, lingkar kemudi multifungsi dan pendingin udara dua zona. Bahkan, catatan tingkat tekanan ban dapat dipantau secara real time dari kokpit. Atau disebut TPMS.

Amunisi dapur pacu tak luput dari daftar unggul Terra. Dijejal mesin 2.5-liter Common Rail Turbo Diesel bertorsi instan. Mulai 3.000 rpm, angka 450 Nm sudah bisa digapai. Sementara daya kuda 190 PS memuncak di 3.600 rpm. Asal tahu saja, output di atas kertas lebih baik daripada Pajero Sport Maupun Fortuner.

Honda CR-V 1.5L Turbo

Honda CR-V 1.5L Turbo & Prestige

Karakter limbung SUV sasis tangga bagi sebagian orang masalah. Karena itu bisa pilih Honda CR-V untuk SUV seharga Innova baru. Bagaimanapun, struktur monokok bisa memberi kendali lebih tangkas sekaligus bantingan suspensi yang lebih lembut.

Hampir tak kami temukan unit bekas bermesin non-turbo. Ya, CR-V dijual dalam tiga opsi: 1.5-liter turbo standar dan Prestige, serta yang bermesin 2.0-liter tanpa induksi paksa. Boleh jadi, masyarakat mulai menggemari mesin kecil nan efisien dan bertenaga di putaran atas dari bantuan turbin.

Sebab secara output lumayan jauh. Mesin 1.500 cc VTEC Turbo mampu mencatat output 190 PS di 5.600 rpm. Sementara torsinya 240 Nm memuncak pada 2.000-5.000 rpm. Dibanding jantung normally aspirated, daya maksimal hanya 154 PS di 6.500 rpm dan torsi 189 Nm pada 4.300 rpm.

Untuk yang mesin turbo standar, harganya mulai di Rp 350 juta sampai Rp 400 juta keluaran 2017-2019. Prestige tentu harga bekasnya agak tinggi, mulai Rp 400 juta hingga Rp 450 juta dengan rentang tahun pembuatan sama. Tapi namanya mobil bekas, kadang antar varian nilainya bersinggungan. Pintar-pintar saja memilih unitnya.

Selain tampilannya cantik, CR-V punya segudang fitur elektronik. Vehicle Stability Control (VSA), Hill Start Assist (HAS), Brake Overdrive System, dual SRS Airbag ada pada keduanya. Berikut ABS dan EBD serta rem parkir elektronik. Hanya saja, Prestige dapat tambahan side airbag dan curtain airbag.

Cruise control, audio steering switch, layar infotainment dengan konektivitas gawai, serta dual zone Air Conditioner juga hadir memanjakan kabin. Jok elektrik pengemudi pun tersedia, namun Prestige melengkapi lagi untuk penumpangnya. Plus, varian termahal memiliki sunroof. Kalau dari luar – selain beberapa aksesori – antara trim turbo standar dan Prestige dibedakan lewat sistem pencahayaan. Yang mahal sudah full LED, sementara adiknya masih halogen.

Mazda CX-5

Mazda CX-5

Kalau Anda ingin tampil beda, Mazda CX-5 pantas dipertimbangkan. SUV monokok Jepang satu ini agak berbeda. Kendati sama-sama datang dari negeri sakura, nuansanya sangat Eropa. Harga bekas terendahnya memang kami temukan agak lebih mahal dari CR-V, ditambah unitnya tak jamak. Namun Mazda CX-5 tetap saja menarik, apalagi melihat diferensiasi nilai jual tak beda jauh dengan Honda, Rp 390 juta – Rp 470 juta (2017-2019).

Untuk yang kepala tiga, kebanyakan varian GT si trim pertengahan. Lantas kepala empat didominasi label Elite, alias paling lengkap dan paling mahal. Jujur saja, tak satupun kami temukan seri Touring. Mungkin terasa tanggung jika membeli varian terbawah.

Mesin empat silinder 2.5-liter SKyactiv-G memacu tenaga dari balik kap mesin. Tenaganya terbilang besar, serta kompetitif mengadu cepat dengan CR-V. Total produksi daya kuda 190 PS di 6.000 rpm, lantas torsinya 251 Nm pada 3.250 rpm Puntiran roda bahkan lebih kuat jika membandingkan data kertas.

Fasilitas keselamatan dasar boleh dibilang lengkap. Dual SRS Airbag, curtain dan kantong udara samping ditanam di balik panel interior. ABS, EBD, BA, tentunya menyertai keamanan pengereman. Ditambah hadir dynamic stability control, traction control, hill start assist, serta sensor dan kamera parkir.

Di seri Elite, selain dapat audio Bose sepuluh speaker, ditambah sistem bertajuk i-Activsense. Adalah paket dari Blind Spot Monitoring, Rear Cross Traffic Alert, Driver Attention Alert, serta Smart City Brake Support. Selisih harganya, begitu layak demi mendapat serangkai komponen keamanan tadi.

Kalau deretan mobil ini dianggap terlalu mainstream, sebetulnya masih ada dua opsi SUV kompak (Crossover) yang dijual seharga itu. Kalau Anda perhatikan, Mitsubishi Eclipse Cross bekasnya mulai Rp 400 jutaan. Begitu juga Toyota C-HR, dengan rupa futuristis dan tidak pasaran. (Hlm/Raju)

Helmi Alfriandi

Helmi Alfriandi

Kalau bicara petrolhead, Helmi mungkin salah satu yang cukup ekstrim. Pengetahuan otomotifnya luas, pengalaman menulisnya dimulai sebagai anak magang di Majalah Autocar Indonesia. Sempat berpaling bekerja di perbankan, tapi passion di bidang otomotif yang tidak bisa diabaikan membuatnya berlabuh di OTO.com. Meski sehari-hari menggunakan Suzuki Skywave, tapi di garasi rumahnya ada motor tua yang sedang ia bangun. Helmi juga paham betul mobil lawas, terutama Mercedes-Benz karena ia datang dari keluarga yang menggemari merek Jerman itu.

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • MG 3 hev
    MG 3
    Rp 203,04 Juta Perkiraan Harga Sidoarjo
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Mitsubishi Xpander Hybrid hev
    Mitsubishi Xpander Hybrid
    Rp 405,5 Juta Perkiraan Harga Sidoarjo
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Rp 464,33 Juta Perkiraan Harga Sidoarjo
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Neta U ev
    Neta U
    Rp 463,76 Juta Perkiraan Harga Sidoarjo
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • CHERY TIGGO 4 PRO
    CHERY TIGGO 4 PRO
    Rp 457,02 Juta Perkiraan Harga Sidoarjo
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  • INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    11 Feb, 2026 .
  • GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    04 Feb, 2026 .
  • HONDA PRELUDE 2026: 5 HAL MENARIK MENGAPA MOBIL INI PANTAS DIBELI
    HONDA PRELUDE 2026: 5 HAL MENARIK MENGAPA MOBIL INI PANTAS DIBELI
    04 Feb, 2026 .
  • KUPAS TUNTAS MAZDA6e FASTBACK DI SINGAPURA, KAPAN BAKAL MASUK PASAR INDONESIA?
    KUPAS TUNTAS MAZDA6e FASTBACK DI SINGAPURA, KAPAN BAKAL MASUK PASAR INDONESIA?
    19 Jan, 2026 .
  • PREDIKSI SPESIFIKASI NEW KIA CARENS 2026 BUAT PASAR INDONESIA
    PREDIKSI SPESIFIKASI NEW KIA CARENS 2026 BUAT PASAR INDONESIA
    19 Jan, 2026 .
  • TEST JETOUR T2 DI 2 ALAM BERBEDA
    TEST JETOUR T2 DI 2 ALAM BERBEDA
    07 Jan, 2026 .
  • COBAIN CHERY J6T PAKAI OBSTACKLE JALUR OFFROAD, BEGINI SENSASINYA!
    COBAIN CHERY J6T PAKAI OBSTACKLE JALUR OFFROAD, BEGINI SENSASINYA!
    30 Dec, 2025 .
  • FIRST DRIVE HONDA PRELUDE: DEFINISI SPORTSCAR RAMAH PAKAI
    FIRST DRIVE HONDA PRELUDE: DEFINISI SPORTSCAR RAMAH PAKAI
    30 Dec, 2025 .
  •  Veloz Hybrid EV Lintas Nusa (Eps 3): Menantang Batas, Sisir Jalur Magis Banyuwangi ke Gunung Bromo
    Veloz Hybrid EV Lintas Nusa (Eps 3): Menantang Batas, Sisir Jalur Magis Banyuwangi ke Gunung Bromo
    22 Dec, 2025 .
  • NEW TOYOTA VELOZ HYBRID: CEK KELENGKAPAN SEMUA VARIAN
    NEW TOYOTA VELOZ HYBRID: CEK KELENGKAPAN SEMUA VARIAN
    10 Dec, 2025 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Industri Kaca Nasional Desak Pemerintah Tinjau Ulang Rencana Impor 105.000 Unit Mobil dari India
    Industri Kaca Nasional Desak Pemerintah Tinjau Ulang Rencana Impor 105.000 Unit Mobil dari India
    Editorial, 25 Feb, 2026
  • Audi RS5 Terbaru Siap Lawan M3, Klaim Sebagai "Hot PHEV"
    Audi RS5 Terbaru Siap Lawan M3, Klaim Sebagai "Hot PHEV"
    Muhammad Hafid, 25 Feb, 2026
  • Bburago Bakal Lebih Serius Garap Pasar Indonesia, Fokus Lokalisasi dan Ekspansi Skala
    Bburago Bakal Lebih Serius Garap Pasar Indonesia, Fokus Lokalisasi dan Ekspansi Skala
    Wahyu Hariantono, 25 Feb, 2026
  • Alasan Keselamatan, Cina Larang Gagang Pintu Mobil Tersembunyi Mulai 2027
    Alasan Keselamatan, Cina Larang Gagang Pintu Mobil Tersembunyi Mulai 2027
    Anjar Leksana, 25 Feb, 2026
  • Terobosan Logistik Hijau di Jalur Emas, Kalista dan Toyota Tsusho Ujicoba Truk EV Heavy Duty
    Terobosan Logistik Hijau di Jalur Emas, Kalista dan Toyota Tsusho Ujicoba Truk EV Heavy Duty
    Setyo Adi, 25 Feb, 2026

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • Toyota Raih 2.793 SPK selama IIMS 2026, Mobil Keluarga Paling Dominan
    Toyota Raih 2.793 SPK selama IIMS 2026, Mobil Keluarga Paling Dominan
    Anjar Leksana, 23 Feb, 2026
  • Daihatsu Kirimkan 137 Ribu Mobil ke Tangan Konsumen Sepajang 2025
    Daihatsu Kirimkan 137 Ribu Mobil ke Tangan Konsumen Sepajang 2025
    Anjar Leksana, 18 Feb, 2026
  • Wuling Darion PHEV Dimodif Sederhana untuk Menunjang Mobilitas Bersama Keluarga
    Wuling Darion PHEV Dimodif Sederhana untuk Menunjang Mobilitas Bersama Keluarga
    Anjar Leksana, 17 Feb, 2026
  • Denza Kenalkan B5 Sebagai SUV PHEV Canggih untuk Market Indonesia
    Denza Kenalkan B5 Sebagai SUV PHEV Canggih untuk Market Indonesia
    Anjar Leksana, 12 Feb, 2026
  • MG Masih Sediakan Benefit Pembelian Rp100 Juta dan Program Spesial di IIMS 2026
    MG Masih Sediakan Benefit Pembelian Rp100 Juta dan Program Spesial di IIMS 2026
    Anjar Leksana, 11 Feb, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Supaya Hemat Baterai, Terapkan Cara Mengendarai Mobil Listrik Seperti Ini
    Supaya Hemat Baterai, Terapkan Cara Mengendarai Mobil Listrik Seperti Ini
    Anjar Leksana, 06 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*