Nilai Mazda6 yang Membuatnya Lebih Menarik Dari Toyota Camry dan Honda Accord

Nilai Mazda6 yang Membuatnya Lebih Menarik Dari Toyota Camry dan Honda Accord

Toyota Camry dan Honda Accord boleh dibilang sebagai pilihan arus utama di pertarungan sedan gambot asal Jepang. Terbaca dari data Wholesales Gaikindo selama 2019 dan juga periode Januari-November 2020, kedua kontestan itu selalu memimpin kompetisi. Kendati begitu, pilihan tidak melulu Camry dan Accord saja. Ada nama lain yang sebenarnya juga layak dipertimbangkan.

Dengan banderol Rp 682,8 juta (OTR Jakarta), Mazda6 Elite tak kalah menarik. Sebagai gambaran, harganya berselisih setipis kertas dengan Camry 2.5 V yang dilego Rp 681,55 juta. Dibanding Accord jelas lebih rendah sebab Honda memasarkan sedan besar mereka dengan label Rp 729,6 juta. Namun yang membuatnya menarik justru nilai lebih dari tebusannya.

Anda bisa mendapatkan paket kelengkapan komplet dalam bungkusan elegan menawan Mazda6. Anda akan dimanjakan dengan rangkaian fitur menarik. Berikut potensinya.

Mazda6 sedan

Desain Elegan dengan Sentuhan Kecanggihan

Harus diakui, ketiga petarung big sedan ini berada dalam evolusi desain paling manis pasca peralihan millennium. Proporsi sedap dipandang sekaligus berkarakter. Image formal dan rapih juga dibawa sebagaimana pandangan sedan di kelasnya. Sebagai bagian diferensiasi, Mazda punya arahan tersendiri guna mendefinisikan identitas produk yang diadaptasi ke berbagai model. Tak lain dan tak bukan adalah eksekusi bahasa desain Kodo.

Identitas merek itu pun tentu memperkuat karakter Mazda6. Tidak banyak kesibukkan pahatan di paras namun sukses memancarkan nuansa mewah lewat grille beraksen metalik. Jelas terlihat elegan dalam pahatan energik yang memainkan kesan berotot di sepatbor. Bak mengisyaratkan bahwa sporty tak melulu harus tampil dalam guratan super agresif.

Well, suka atau tidak tergantung selera dan preferensi masing-masing. Tapi menyoal kelengkapan, Mazda6 Elite tidak boleh dianggap remeh. Sama sekali tidak usang meski sudah hampir tiga tahun resmi berkenalan. Misal urusan pencahayaan, peranti LED menjabat sebagai lampu utama, DRL, dan lampu kombinasi belakang. Dapat beroperasi secara otomatis pula sekaligus mengatur ketinggian.

Bukan itu saja, amunisi penerang di malam hari ikut diisi paket Adaptive LED Headlight (ALH). Termasuk di dalamnya fungsi Glare-free High Beam yang dapat meredupkan cahaya high beam sebagian saat terdeteksi pengemudi di arah berlawanan. Lalu ada Wide Range Low Beams untuk jangkauan penerangan lebih lebar dalam kecepatan kurang dari 40 kpj. Terakhir, Highway Mode akan melempar jauh sinar ke depan begitu melewati batas kecepatan 95 kpj.

Di samping itu, nuansa mewah sedan besar dipancarkan oleh sunroof elektrik. Peranti moderat seperti smart entry tentu tidak ketinggalan diboyongnya. Lenggoknya lantas disudahi pelek besar berukuran 19 inci mengisi ruang sepatbor.

Baca juga: Nilai Mazda3 Hatchback yang Membuat Honda Civic Hatchback Terkesan Usang

Mazda6 sedan

Bergelimang Pemanja Perjalanan

Ekspektasi sedan seharga ini tentu terletak di sisi pemanja penumpang selama perjalanan. Dari pemanfaatan material saja dipastikan memenuhi hasrat. Menggugah, terpasang upholstery berupa nappa leather di jok dan trim pintu. Elemen dekoratif juga tidak tanggung, menganut panel kayu asli, trim kromium satin, dan pembungkus bertekstur suede. Bertebaran di banyak sisi bersama panel empuk lainnya.

Tidak tradisional, penegas kemewahan tak hanya terletak di bahan berkualitas. Ada sentuhan kecanggihan seperti bangku elektris di depan, start/stop button, hingga AC otomatis dua zona. Visual mutakhir pun diwakili oleh set monitor TFT 7 inci sebagai bagian panel instrumen hibrida analog serta HUD Active Driving Display di kaca depan.

Urusan hiburan dalam perjalanan, Mazda jebloskan layar 8 inci berisi otak MZD Connect. Kemampuannya menggabungkan bermacam settingan mobil dan sistem multimedia bak mobil keluaran Eropa. Dikontrol melalui sentuhan di layar atau lewat kenop dan tombol di konsol tengah. Sudah didukung koneksi bluetooth integrasi smartphone pula. Selain itu, telinga akan dimanja oleh sound system premium 11 speaker racikan Bose. Di layar ini pula sokongan berkendara hadir dalam bentuk penampil kamera mundur komplet pantauan 360 derajat.

Mazda6 sedan

Gendong Ragam Fitur Keselamatan Aktif

Salah satu keunggulan Mazda6 sendiri terletak di sektor keselamatan. Di harga yang identik dengan Camry tipe V dan tentunya di bawah Accord, ia sudah mengantongi sepaket peranti keselamatan aktif. Disebut i-Activsense, salah satu isinya adalah Adaptive LED Headlamp – seperti dijelaskan di awal. Memanfaatkan input dari sensor dan kamera untuk menghadirkan asisten aktif kepada pengemudi.

Bisa disoroti kemampuan Lane Keep Assist System (LAS) dan Smart City Brake Support (SCBS) - maju atau mundur. LAS berfungsi mengoreksi sedikit gerakan setir demi menjaga posisi mobil di tengah jalur. Sementara itu, SCBS memberikan bantuan pengereman otomatis saat maju atau mundur di kecepatan rendah. Bentuk eksekusi dapat berupa penambahan daya hela hingga melakukan emergency braking dalam kecepatan sekitar 4- 30 kpj.

Agak disayangkan kelengkapannya tidak sampai ke cruise control adaptif MRCC. Belum sekomprehensif Honda Sensing. Tidak terlalu menjadi masalah memang, toh setidaknya sudah ada bantuan aktif dan cruise control konvensional tetap diadopsi. Di samping itu, mejeng pula deret fitur pemantau dan pemberi peringatan. Meliputi Blind Spot Monitoring (BSM), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Lane Departure Warning System (LDWS), hingga Driver Attention Alert (DAA).

Punya fitur secanggih itu berarti tidak perlu lagi mempertanyakan komponen mendasar. Misal ABS+EBD+BA hingga kontrol stabilitas elektronik eksis. Disebutnya Dynamic Stability Control (DSC) dan Traction Control System (TCS). Lanjut ditambah juga oleh Hill Launch Assist (HLA). Untuk menjaga keselamatan saat terjadi tabrakan, airbag enam titik siap mengembang.

Baca juga: Komparasi Hyundai Palisade dan Mazda CX-9, Ambil Pendatang Baru atau Tampilan Estetis?

Mazda6 sedan interior

Sinergikan Performa dan Teknologi Berkendara

Dapur pacu Mazda6 dijebloskan unit SKYACTIV-G 2.5 yakni mesin 4 silinder DOHC 16 valve berkapasitas 2.500 cc. Urusan konsumsi BBM super irit boleh jadi bukan prioritas utama mesin sebesar ini. Namun Mazda tetap siapkan teknologi efisiensi energi. Adalah Cylinder Deactivation yang dapat mengandalkan dua silinder saja untuk melaju di kondisi ringan dan kecepatan tertentu.

Efisiensi BBM juga bukan berarti mengompromikan kekuatan. Faktanya, kekuatan Mazda6 bahkan berada di atas potensi enjin 2.500 cc Toyota Camry. Ia mencatatkan angka 190 PS dengan torsi puncak 252 Nm. Seluruh putaran diterjemahkan ke roda depan via girboks otomatis 6 percepatan lengkap paddle shift dan mode berkendara.

Teknologi di dalamnya termasuk G-Vectoring Control (GVC) Plus. GVC sendiri memainkan jumlah pengantaran torsi berdasarkan input setir. Dipakai untuk menyajikan kontrol pergerakan gaya lateral dan longitudinal terintegrasi serta mengoptimalkan bobot di setiap roda. Berikan efisiensi gerakan mobil saat bermanuver. Sementara itu, pada model berisi kemampuan GVC Plus ada tambahan pendukung keseimbangan. Begitu posisi kemudi kembali ke netral alias lurus, sistem memberikan gigitan rem ke sisi roda terluar arah menikung. Diklaim lebih baik dalam menangani manuver darurat sekaligus menyuguhkan kontrol penuh percaya diri di berbagai situasi. Contoh perpindahan jalur di kecepatan tinggi dan saat berkendara di jalanan licin.

Mazda6 Estate

Ada Opsi Bodi Estate

Andai sedan dirasa kurang praktis namun tidak menginginkan sebuah SUV, estate bisa menjadi jalan keluar. Bagi sebagian, jenis tubuh ini dianggap paling seksi dan didamba-dambakan. Tidak menjadikannya makhluk eksklusif, Mazda pun menawarkan pilihan big sedan mereka dalam format tubuh memanjang. Banderolnya juga sama yakni Rp 682,8 juta. Segala kelengkapan dari sedan dibawa termasuk mesin Skyactiv-G 2.5 dan paket keselamatan.

Tak salah bila disebut ada nilai ekstra dalam tebusan Mazda6. Terutama dari fitur kenyamanan dan keselamatan, ia bungkus dengan harga yang sangat kompetitif. Memang urusan mahal atau murah itu relatif. Pun besar kemungkinan bukan menjadi masalah bagi konsumen di segmen ini. Sila kaji ulang pertimbangan saat memilih jika memang mengidamkan sedan besar. (Krm/Raju)

Baca juga: Mazda CX-30 2021 Bermesin Turbo Dijual Mulai Rp 420 Jutaan

Komparasi Mazda 6 vs Toyota Camry

Mazda 6
  • Rp 682,8 Juta
Toyota Camry
  • Rp 648,25 - Rp 681,55 Juta
6 vs Camry

Bandingkan & Rekomendasi