Kejadian Lucu Yang Sering Dialami Pengguna Mobil Baru

Kejadian Lucu Yang Sering Dialami Pengguna Mobil Baru

Ketika mobil baru diantarkan ke rumah, pasti tercipta sebuah rasa yang berbeda, penasaran dan ingin terus melihatnya serta tidak sabar untuk mengendarainya di jalanan. Tetapi, sesuai dengan prosedur standarnya adalah membaca terlebih dahulu panduan yang ada di buku manual baru mengendarainya. Namun, kegiatan tersebut, sepertinya anti untuk dilaksanakan dan membuahkan kejadian-kejadian lucu yang selalu terkenang. Nah, dalam kesempatan kali ini CarBay Indonesia telah merangkum beberapa kejadian umum yang dialami oleh sebagian besar pengguna mobil baru. Mulai dari insiden mencari tuas pembuka tangki bensin sampai dengan sulitnya menghafal identitas mobil.

Lalu apa saja yang termasuk dalam deretan kejadian lucu tersebut? Dan kejadian manakah yang pernah dialami oleh Anda sendiri? Berikut adalah daftarnya.

Mencari Tuas Tangki Bensin

Cari tahu bagaimana cara buka tangki bensin

Mengisi bensin adalah ritual rutin, karena tanpa cairan ini, mobil tidak bisa berjalan. Nah, pernah beberapa kejadian, setelah proses delivery mobil ke rumah Anda, biasanya langsung pergi mengisi bensin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Tetapi, temukan terlebih dahulu posisi dari tuas pembuka tutup tangki bensin.

Karena jika tidak, Anda dapat kebingungan mencarinya, sambil dilihat oleh petugas SPBU dan pengendara lain yang sedang mengantri giliran. “Pasti mobil baru yah,” salah satu komentar yang pastinya akan dilontarkan, atau lebih pahit lagi, "Mobil pinjaman, pasti." Nah dalam keadaan yang canggung ini, membuat Anda tidak jadi mengisi dan mungkin, pergi kembali ke rumah sambil tersipu malu serta menyimpan kenangan lucu ini sendirian.

Kap Mesin Susah Ditutup

Pelajari cara tutup kap mesin

Rasa penasaran melihat depot tenaga atau memeriksa 5 cairan utama di balik kap mesin memang sah-sah saja dilakukan. Tinggal menarik tuas kap mesin di area interior dan dengan segera terbuka sedikit, kemudian temukan 'pengunci' di baliknya untuk membukanya lebih lebar. Selesai itu, Anda dapat menutupnya. Nah, sering kali atas dasar rasa 'kasih sayang' kap ditutup perlahan dan baru menekannya.

Yang terjadi malahan posisi tidak menutup sempurna. Bila ini terjadi di garasi rumah, mungkin tidak banyak yang melihatnya, tetapi jika di ruang publik, pastinya disaksikan banyak orang sambil tersenyum. Musababnya, cara lembut tadi tidaklah tepat, metode menutup yang benar ialah membantingnya dari ketinggian kurang lebih seperempat bukaan kap.

Membuka Pintu Bagasi

Tidak semua pembuka bagasi ada di pintunya

Kejadian lainnya ialah membawa mobil baru untuk menemani berbelanja. Sambil membawa barang yang banyak, sehingga harus diletakkan di bagasi. Langkah pertama adalah membuka pintu bagasi, tetapi karena masih baru, jadinya harus mencari dahulu tombol pembukanya. Kadang-kadang, dengan keyakinan penuh, rumah lampu nomor polisi menjadi sasaran pertama. Sambil meraba nya hingga menunduk untuk melihatnya jadi gambaran yang sering terjadi.

Pun kejadian ini terasa janggal, dimana Anda sendiri merupakan pengemudi mobil tersebut tetapi tidak mengetahui bagaimana cara membukanya. Selain itu saat pemeriksaan di pintu masuk beberapa tempat dengan penjagaan yang ketat. Mengharuskan membuka jendela, pintu dan bagasi. Dengan tatapan penasaran petugas keamanan, Anda menekan semua tombol dan jadinya beberapa bagian ikutan terbuka seperti tutup tangki dan kap mesin meskipun tidak diperlukan.

Gigi Netral Saat Parkir Pararel

Posisi tuas transmisi matic

“Di Netralin yah, pak,” merupakan kalimat baku dari para juru parkir ketika mobil Anda harus berada dalam kondisi parkir pararel di pusat pembelanjaan, mall, apartemen hingga parkiran pinggir jalan. Kalimat tersebut bisa memicu rasa deg-deg kan bagi Anda yang mengendarai mobil bertransmisi otomatis. Musababnya, kondisi berhenti yang normal adalah di mode P yang artinya Park, tetapi membuat mobil tidak bisa didorong maju atau mundur. Nah, dalam kondisi seperti ini janganlah terucap kalimat “Matik pak, gak bisa netral.”

Musababnya, respon tersebut bisa menjadi bahan tertawaan yang menggelikan. Alasannya, mobil bertransmisi otomatis pun (sebagian besar) dapat digeser ke gigi Netral walaupun kondisi mesin mati via menekan tombol shift lock yang berada di sekitar area transmisi. Meki sebagian besar mobil matic bisa dipindah ke netral saat parkir, namun ada juga yang memang tidak bisa. Untuk yang satu ini, Anda harus cari lahan parkir yang benar-benar aman.

Pendingin Udara Panas dan Bau

Perhatikan tombol AC dan fungsinya

Ada juga pembeli mobil baru yang mengeluhkan AC mobilnya yang panas dan bau. Akan tetapi setelah melakukan pengecekan ulang, rupanya dirinya lupa melaksanakan beberapa langkah yang perlu dilakukan. Anda pun mungkin saja mengalaminya. Hal yang sering terlewatkan adalah menyalakan mode AC ON dan tuas pengatur sirkulasi kabin harus tertutup.

Jikalau mode pendingin udara tidak menyala maka yang keluar dari kisi-kisi ventilasi adalah hembusan kipas tanpa pendingin, sedangkan, ketika tuas sirkulasi terbuka maka udara dari luar mobil seperti asap knalpot atau bau tak sedap lainnya bisa tembus ke kabin. Apabila mengalaminya jangan buru-buru komplain ke dealer, supaya tidak habis waktu dan menjadi kesal akibat keteledoran diri sendiri.

Belum Hafal Plat Nomor

Hafalkan plat nomor polisi mobil

Pergi hangout bersama rekan kerja, teman, pacar atau keluarga dengan mobil baru ke pusat pembelanjaan, bisa menjadi kebanggan tersendiri. Akan tetapi, ada sedikit permainan pikiran yang diasah, yakni daya ingat akan nomor polisi mobil. Pasalnya, pengumuman tentang mobil di parkiran yang mengalami masalah seperti lokasi parkir tidak pada tempatnya atau terjadi gangguan lainnya ialah dengan menginformasikan nomor polisi, bukan dengan memanggil nama pemilik di STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).

Selain itu, ketika keluar parkir, ada kalanya petugas melakukan konfirmasi plat nomor. Pun suasana menjadi sedikit 'garing' ketika ditanya apakah nomor polisinya benar, karena Anda mungkin belum hafal dan membuka kembali lembaran STNK atau mungkin keluar dari mobil dan melihat plat nomor untuk memastikannya.

Posisi Ban Serep Dan Alat Pendukungnya

PAstikan tahu dimana ban serep diletakan

Area ini memang tidak semenarik yang lain, karena baru hanya diperlukan dalam keadaan yang mendesak. Sehingga tidak ayal, pengguna mobil lupa atau memang tidak penasaran membedah dimanakah lokasi ban cadangan, alat dongkrak dan peralatan pengganti ban. Tetapi ketika mengalami pecah ban di jalan atau ban 'gembos', mau tidak mau harus diganti dan tebak apa yang akan terjadi?

Pengguna mobil baru akan kebingungan dan mencari tahu bagaimana caranya menggantinya. Meminta bantuan orang lain memang tidak ada salahnya tetapi, setidaknya mengetahui 'how to do' dan lokasinya. Karena bila tidak, bisa jadi pihak yang berniat membantu, akan enggan dan menjadi ragu jika mobil baru tersebut adalah kepunyaan Anda.

Baca Juga: Inilah hal Yang Salah Soal Cara Irit BBM

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil