10 Brand Mobil Pengguna Material Daur Ulang

10 Brand Mobil Pengguna Material Daur Ulang

Melakukan daur ulang merupakan hal penting guna melestarikan lingkungan. Aktivitas ini banyak dilakukan berbagai industri, termasuk otomotif. Pabrikan mobil saling berinovasi, walau memang cakupan komponen yang dibuat masih terbatas. Lantas siapa saja yang getol berpartisipasi? Dan material daur ulang apa yang digunakan?

Jaguar-Land Rover

Jaguar-Land Rover berencana membuat trim dan karpet model-modelnya menggunakan Econyl. Ini adalah nilon regenerasi hasil produksi perusahaan serat sintetis asal Italia, Aquafil. Dibikin dari sampah plastik, sisa fabric dan jala ikan yang didaur ulang. Ia banyak digunakan perusahaan fesyen, perangkat olahraga dan jam mewah.

Untuk menciptakannya, semua sampah diproses secara kimia menjadi bahan mentah. Kemudian dibentuk menjadi untaian benang, yang nantinya dirajut menjadi komponen interior. Selama pendaur-ulangan, bakal terhasilkan residu berupa metal dan tembaga sulfat. Keduanya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan industri lain.

Brand asal Inggris itu menegaskan, Econyl dapat mengurangi dampak pemanasan global. Reduksinya hingga 90% dibanding memakai material berbasis minyak. Artinya tiap 10 ribu Econyl akan menghemat 70 ribu barel minyak mentah dan menghindari terbentuknya 65.100 ton gas buang CO2. Sekaligus menjadi upaya memperluas penggunaan bahan sustainable dalam menciptakan komponen mewah. Ini bukan pertama kalinya Jaguar Land Rover melakukan hal itu. Range Rover Evoque memiliki perangkat yang berasal dari tanaman eukaliptus. Kemudian kain kvadrat, kain suede dari botol plastik dipasangkan ke Evoque, Range Rover dan Jaguar I-Pace.

Econyl material

BMW

BMW telah menerapkan pemakaian material daur ulang sejak 2013 lewat model i3. Kenaf, bahan ringan hasil olahan dari tanaman mallow digunakan untuk panel pintu dan sebagian dasbor. Tempat terpasangnya head unit turut diberikan campuran tanaman eukaliptus dan plastik bekas. Secara keseluruhan, BMW menggunakan 25% bahan mentah dapat diperbarui dan plastik daur ulang untuk interior. Perangkat yang memakai tekstil terbuat dari 100% recycled polyester dan 34% PET. Eksterior tak luput, 25% plastik bekas dipakai untuk membentuk beberapa komponen.

Baca Juga: Terdepan dalam Keselamatan, Ini Deretan Fitur Inovasi Volvo

Audi

Audi juga masuk jajaran brand yang menggunakan limbah daur ulang untuk produknya. Tak hanya lini elektrifikasi, tapi juga model konvensional. Seperti A3 yang 89% pelapis interior berupa kain berasal dari botol plastik PET. Material itu diproses sedemikian rupa menjadi benang yang bisa dirajut. Produsen mobil asal Jerman mengungkapkan, untuk membikin satu sarung bangku dibutuhkan setidaknya 45 botol plastik 1.5L. Sementara 62 buah untuk menciptakan karpet A3. Bahkan mereka mendaur ulang sisa aluminium dari proses cetak.

BMW i3 seat

Volvo

Volvo berencana membuat seluruh jajarannya pada 2025 memiliki kandungan plastik daur ulang sebanyak 25%. Inisiasinya dilakukan lewat model XC60 T8 hybrid. Setidaknya 170 komponen tercakup. Seperti konsol tengah yang berasal dari serat dapat diperbarui dengan plastik bekas jaring ikan dan tali kapal. Bahkan mereka bakal mendaur ulang kantung udara dan pelapis jok mobil bekas Volvo. Rencana ini juga termasuk mobil besutan divisi performanya, Polestar. Beberapa komponen akan dibentuk dari sumbat vinil botol wine.

Renault

Renault tak mau kalah. Lewat city car elektriknya, Zoe. Fabric dalam kabin berasal dari botol plastik, sisa tekstil hingga sabuk pengaman bekas. Setidaknya 17,5 kg plastik digunakan untuk menciptakan komponen tak terlihat di dalam kabin. Ini diklaim mereduksi emisi karbon hingga 60 persen dibanding produk bermaterial standar. Pembuatannya berkolaborasi dengan perusahaan garmen Filatures du Parc dan supplier jok otomotif di Ariege, Prancis.

Hyundai Ioniq interior

Hyundai

Selain brand Eropa, pabrikan Korea Selatan, Hyundai, ikut menerapkan. Ioniq, mobil listriknya dilengkapi plastik recycle dikombinasi bubuk kayu dan batu gunung berapi. Tidak cuma lebih ramah lingkungan, pemakaiannya juga memangkas bobot interior hingga 20 persen dibanding plastik. Menariknya, turut dimanfaatkan bahan dapat diperbarui. Seperti tebu untuk menciptakan material soft touch; dan minyak kedelai sebagai penyempurna cat agar mengilap.

Baca Juga: Mengenal Enam Tingkatan Otomatisasi Berkendara, Mobil Anda Termasuk yang Mana?

Nissan

Nissan membawa ke level lebih tinggi. Bagaimana tidak, Leaf elektrik dipastikan hampir semua perangkatnya dapat didaur ulang. 60% komponen dalam kabin dibuat dari botol plastik PET. Kemudian bodi disusun dari material yang sumbernya dari tembaga, baja dan aluminium bekas atau sisa produksi. Lalu pakaian diolah lagi menjadi insulasi suara di bawah kap. Merek otomotif Jepang ini berniat mengekspansi dengan bekerja sama perusahaan lain.

Honda

Penggunaan plastik PET sebagai bahan baku pembentuk komponen juga berlaku bagi Honda, terutama untuk jok. Limbah tekstil seperti jeans dan handuk bekas pakai ditransformasi menjadi insulasi untuk dasbor dan bonet. Jumlahnya cukup banyak mencapai 2.800 ton. Material ramah lingkungan dan dapat diperbarui turut diaplikasikan, seperti kedelai yang dijadikan busa untuk headrest.

Ford

Melalui model EcoSport, Ford telah mendaur ulang 1,2 juta botol plastik tiap tahunnya. Rata-rata tiap mobil dibenamkan 250 botol. Material itu diproses dengan cara dihancurkan menjadi remah-remah. Kemudian dipanaskan hingga meleleh untuk memudahkan pencetakan menjadi serat selebar rambut manusia. Lalu dipintal, sehingga menjadi benang tebal. Sebelumnya, Ford pernah mengembangkan serat dari campuran plastik dan batang gandum. Selain itu, pabrikan sempat membuat fiberglass untuk konsol tengah dan cupholder dari sampah kertas. Termasuk memanfaatkan buah kelapa dan sekam padi.

Fisker

Pabrikan baru yang berencana meluncurkan produknya pada 2022, Fisker tak mau ketinggalan. Ocean, crossover elektriknya dipastikan menggunakan nilon regenerasi dari jaring ikan. Sebagian fabric merupakan pakaian yang diolah lagi. Melihat banyaknya ban bekas, Fisker pun tergerak menggunakannya untuk membuat detail interior. (Hfd/Odi)

Baca Juga: 10 Mobil Paling Aerodinamis yang Bisa Anda Miliki

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store