Lakukan 7 Hal ini Agar Aman Melewati Genangan Air Saat Musim Hujan

Lakukan 7 Hal ini Agar Aman Melewati Genangan Air Saat Musim Hujan

Hujan mulai banyak turun di berbagai wilayah Indonesia. Terkadang hujan lebat membuat jalanan licin, rusak atau tergenang air. Berkendara di tengah guyuran hujan memerlukan kewaspadaan ekstra, apalagi ketika jalanan yang dilewati terhalang oleh genangan air.

Jika menemui genangan air tinggi atau banjir saat berkendara sebaiknya pengendara tidak memaksa melewatinya dan memilih mencari jalur alternatif lain. Namun jika tidak ada pilihan lain dan terpaksa harus menerobos genangan air sebaiknya harus tahu teknik dan juga batas amannya.

Boediarto, Head of After Sales and CS Operation Group PT MMKSI mengatakan mobil dengan ground clearance yang tinggi tentunya lebih diuntungkan. Meski demikian tetap harus waspada.

"Mobil berjenis MPV dan SUV seperti Mitsubishi Xpander, Xpander Cross, Eclipse Cross, dan Pajero Sport memiliki ground clearance yang tinggi namun tetap harus diingat terdapat batas aman yang berbeda untuk setiap mobil. Selain itu, konsumen juga perlu mengecek kondisi mobil setelah melewati genangan air, dan sebaiknya memeriksakan mobilnya ke bengkel resmi Mitsubishi Motors untuk memastikan kondisi mobil tetap dalam keadaan yang prima,” ungkap Boediarto dalam keterangannya.

Maka dari itu pengendara perlu memperhatikan beberapa hal dalam melewati genangan air.

Baca juga: 3 Tips Berkendara Aman dan Nyaman Ketika Hujan

mobil banjir

1. Perhatikan mobil lain yang menerobos banjir lebih dulu

Perhatikan mobil lain yang menerobos banjir lebih dulu. Hal ini penting dilakukan agar pengendara dapat tahu seberapa dalam genangan air di jalan yang ingin dilewati. Biarkan pengendara lain lewat dan lihat jenis mobilnya serta pelajari kontur jalan dari mobil yang jalan terlebih dulu. Kalau mobil tersebut berhasil melintasi banjir dan mobilnya sejenis dengan mobil yang dikendarai, maka pengendara bisa mengikuti cara mobil tersebut. Pastikan juga mobil jangan sampai berhenti saat sedang menerobos genangan.

2. Batas aman mobil dapat melewati genangan banjir

Waspada dengan batas aman ketinggian air. Batas aman ketinggian air yang masih bisa dilewati ialah tidak melebihi dari ketinggian ban saat melintas, maksimal setengah ban saat posisi mobil sedang tidak bergerak. Semakin tinggi air maka akan semakin besar risiko untuk mobil kemasukan air.

3. Jaga Jarak

Sebenarnya menjaga jarak dengan kendaraan yang ada di depan tak hanya diterapkan saat melewati jalanan berlubang. Tapi poin ini harus lebih diperhatikan, lantaran jika terlalu dekat bisa-bisa tak mengetahui ada lubang di depan. Dengan menjaga jarak, setidaknya bisa mengantisipasi jika melihat ada lubang. Selain itu Anda juga bisa mengerem secara halus ketika melihat lubang di depan dan tidak membahayakan kendaraan di belakang.

4. Perhatikan juga gelombang air yang timbul karena kendaraan lain

Adanya gelombang air ini dipastikan akan membuat tinggi air menjadi naik turun dan berisiko untuk masuk ke dalam mobil lebih besar lagi.

Baca juga: Segera Periksa 3 Bagian ini Jika Ingin Mobil Anda Selamat Usai Terendam Banjir

Mitsubishi Xpander

5. Jangan Asal Bermanuver

Demi menghindari lubang, ada beberapa pengendara yang langsung bermanuver dengan membelokkan kendarannya. Manuver untuk menghindari lubang memang sah-sah saja dilakukan, tapi ada baiknya untuk memastikan kondisi jalan di sekitar sepi sehingga tak membahayakan pengguna jalan lain. Daripada asal bermanuver, sebaiknya pelankan laju kendaraan dan tetap melewati jalanan rusak dan berlubang tersebut.

6. Gunakan gigi satu atau L untuk mobil matic saat melintas

Untuk transmisi manual gunakan gigi 1 dan untuk transmisi otomatis dapat memilih transmisi L atau B untuk tetap berada dalam gigi rendah. Kemudikanlah kendaraan sesuai dengan kecepatan yang dianjurkan di ruas jalan tersebut. Menghantam lubang saat kendaraan dikemudikan dalam kecepatan tinggi juga dapat memberikan dampak buruk pada suspensi mobil.

7. Lakukan pengetesan rem

Biasanya ketika menerobos genangan akan membuat rem menjadi basah dan fungsi pengereman menjadi terganggu. Agar rem kembali bekerja maksimal sebaiknya pengendara menginjak rem berkali-kali sampai rem berfungsi normal seperti sedia kala. Jika berhasil lolos dari genangan air, sebaiknya pengendara memeriksa kembali kondisi mobil termasuk mesin dan juga pengereman. Agar lebih aman sebaiknya konsumen memeriksakan mobilnya ke bengkel resmi. (Raju)

Baca juga: Ini 6 Fitur Penangkal Bahaya Saat Kala Musim Hujan

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store