jakarta-selatan
Bahasa en | id

Ducati Scrambler Icon

Ubah Motor
Rp 359 Juta
Harga Scrambler Icon
Harga OTR di Jakarta Selatan
Dapatkan promo eksklusif, diskon & kredit bunga rendah dari dealer resmi Lihat Promo
Spesifikasi Scrambler Icon
Kapasitas 803 cc
Tenaga Maksimal 73.00 hp
Opsi start Electric
Panel Instrumen Digital
Indikator Bbm Digital
Jenis Transmisi Manual
Tulis Review
REVIEW kendaraanmu & MENANG hingga Rp 500 Ribu setiap hari
Tulis Review

Scrambler Icon : Dari Para Ahli

Kelebihan Scrambler Icon
  • Fitur Cornering ABS
  • Posisi mengendara nyaman
  • Tampang minimalis tapi sangar
  • Tenaga dan torsi cukup melimpah
  • Bobot tergolong ringan
Kekurangan Scrambler Icon
  • Tidak ada kontrol traksi
  • Harga agak mahal
  • Tidak ada riding mode

Harga Ducati Scrambler Icon 2019

Varian Harga Spesifikasi  
Standard Rp 361,9 Juta*
Harga OTR
803 cc, 73.00 hp, Electric, Bensin
Punya pertanyaan tentang Scrambler Icon?

Tanyakan pada sesama pengguna Scrambler Icon atau tim ahli Oto kami

Informasi Personal*
+62 -
Klik gambar untuk memuat ulang
Login/Daftar
Hanya nama Anda yang akan ditampilkan. Email dan nomor HP tidak akan ditampilkan
Terima kasih telah bertanya pertanyaan
Pertanyaan Anda menjadi masukan yang berguna bagi kami

Jutaan orang akan sangat terbantu memilih motor berkat kontribusi Anda

Harga Ducati Scrambler Icon di Kota Populer

Gambar Ducati Scrambler Icon

Warna Ducati Scrambler Icon

Scrambler Icon tersedia dalam 2 warna yang berbeda - Yellow and Orange

  • Yellow

  • Orange

Bandingkan Ducati Scrambler Icon Dengan Motor Sejenis

Review Ducati Scrambler Icon

  • Overview
  • Fitur
  • Desain
  • Pengendalian & Pengendaraan
  • Mesin & Konsumsi BBM
  • Pengereman

Overview

Setiap basis motor Ducati selalu dijadikan banyak varian. Sepertinya mereka tidak ingin menyia-nyiakan apa yang sudah dibangun. Tak tanggung, pada Scrambler ini, punya sekitar sembilan varian. Dari yang bermesin kecil sampai besar. Belum lagi sub-varian dari masing-masing pilihan mesin itu. Kami pun kesulitan mengingatnya di luar kepala.

Untuk Icon, berada di kelas menengah. Basisnya masih sama dengan Sixty2 yang jadi entry level Scrambler. Hanya saja dilakukan beberapa upgrade. Dari mulai mesin, kaki-kaki dan beberapa fitur lain. Tentu saja sektor pengereman mengalami ubahan. Wajar, kapasitas mesin lebih besar berbuah tenaga buas. Namun karakter mengendara sama persis. Pencapaian torsi sama-sama bisa diraih pada putaran rendah. Juga posisi duduk tegak yang nyaman dikendarai jauh. Lebih mahal? Pastinya. Selisih harga mencapai Rp 100jutaan.

Fitur

Sebuah indikator digital bulat merangkum seluruh informasi, mirip kepunyaan varian Scrambler lain. Dengan penempatan yang khas di sudut kanan. Isinya lumayan lengkap. Generasi 2019 ini sudah dilengkapi fuel gauge yang tadinya absen. Nah, kami suka ini. Walaupun bergaya klasik, rasanya fitur ini dibutuhkan. Cukup repot mengira-ngira sisa bensin dalam tangki. Posisi gigi juga kini ditampilkan pada layar LCDnya. Selain itu standar saja, speedometer, takometer, tripmeter, odometer, jam dan sensor penting lain. Saklarnya juga mengalami penyegaran bentuk. Tapi tidak menambah fitur apapun di bagian ini. Sedangkan tuas kopling, kini menggunakan sistem hidrolis tanpa kabel konvensional lagi. panjang tarikannya juga bisa diatur dengan beberapa setelan.

Desain

Secara tampilan, Scrambler punya garis desain yang mirip-mirip. Bergaya klasik dengan sentuhan modern. Tidak banyak ornamen yang menempel, sangat minimalis. Berbeda dengan generasi sebelumnya, headlampnya kini semakin cantik atas pemasangan LED DRL.  Alurnya mengitari lampu memberikan efek dramatis. Stoplamp juga terlihat lebih modern dengan barisan lampu LED. Selain itu, joknya baru berbahan kulit dengan detail jahitan rapi. Beranjak ke bagian bodi, kedua sisi tangkinya dipasangkan panel alumunium. Terlihat sekali lekukan dan finishingnya dibuat dengan baik. Hanya sentuhan sederhana tapi membuat motor tampak mahal.

Dimensi total (PxLxT) 2165x855x1150. Sedangkan jarak sumbu roda 1445mm. Ya, standar moge. Malah agak sedikit kompak untuk ukuran mesin 800cc. Jarak kursi ke tanah masih ramah untuk postur orang Indonesia, di angka 798mm. Namun, jika masih terlalu tinggi Ducati menyediakan opsi lower seat yang hanya 778mm. Bobotnya? 189Kg. Cukup mengagetkan, karena hanya terpaut 6kg dengan Sixty2 yang bermesin kecil.

Pengendalian & Pengendaraan

Ditopang rangka tubular model teralis khas Ducati. Rangka seperti ini sudah terkenal kokoh dan enak diajak bermanuver. Suspensinya tidak lagi bermerek Showa, melainkan Kayaba. Di depan menggunakan model upside-down 41mm. Diameternya sama dengan teleskopik milik Sixty2. Tapi, karena modelnya inverted seakan motor terlihat lebih padat. Kualitas peredaman juga semakin baik dengan ini. Sedangkan monoshock tertanam di belakang dengan berbagai setelan damping. Selain itu, posisi duduk tegak berkat stang lebar dan tinggi. Ditambah jok empuk dengan busa tebal. Pengendalian mestinya tidak memiliki masalah berkat peranti yang ditanamkan ini.

Mesin & Konsumsi BBM

Konfigurasi mesin L-Twin ala Ducati jadi sumber tenaganya. Dengan kapasitas bersih 803cc membuatnya mampu memberikan tenaga maksimal 74PS di 8250rpm. Untuk torsinya, 67Nm di 5.750rpm. Tenaga ini disalurkan ke roda belakang melalui gearbox 6-speed dengan tuas kopling hidrolis. Output mesin sebesar itu sangat cukup untuk mendorong bobot motor. Spinning atau wheelie di jalan mudah saja dilakukan. Yang juga menarik, konsumsi BBM masih tergolong irit, 20kpl (kombinasi). Selain itu, emisi gas buang sudah lulus uji Euro 4.

Pengereman

Cakram besar terlihat menutupi pelek di sisi kiri. Walaupun belum dual disc, masih cukup untuk menahan laju motor. Di depan, cakramnya sebesar 330mm dijepit kaliper Brembo 4 piston. Sedangkan di belakang, 245mm dengan kaliper sama, tapi dengan 1 piston. Untuk sensor ABS difasilitasi oleh Bosch. Bukan ABS biasa, melainkan cornering ABS.

Begini. Jika ABS biasa, bekerja hanya saat keadaan motor berdiri. Tapi saat menikung dan mengerem keras, kinerjanya tidak optimal. Nah, cornering ABS ini juga membaca sudut kemiringan motor untuk mengirimkan sensor lebih banyak ke ECU. Lalu mengoptimalkan kinerjanya dalam sudut kemiringan yang ekstrem sekalipun. Ini cukup penting. Karena tak jarang, pengereman keras terjadi saat bermanuver di tikungan.

Pertanyaan seputar Ducati Scrambler Icon

Motor Ducati Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang

Dealer Ducati Terdekat

Berita Ducati Scrambler Icon

Dapatkan penawaran pertukaran terbaik di Motor Anda
Tolong beri tahu kami tentang mobil Anda di bawah ini dan kami akan menghubungkan Anda dengan mitra dealer kami.
Hanya 1 langkah dari penawaran terbaik. Harap masukkan detail kontak Anda
+62 -
Hampir Selesai

Mohon masukkan kode OTP 4 digit yang dikirim ke nomor Whatsapp/SMS Anda

Terima kasih