Si Monster Torsi, Triumph Rocket III Punya Varian Baru

Si Monster Torsi, Triumph Rocket III Punya Varian Baru

Triumph tambah varian Rocket III dengan bobot lebih ringan 40 kg. Sebelumnya, motor asal Inggris itu sudah meluncurkan si Monster Torsi edisi terbatas pada awal tahun. Tahun depan, ia menambah tipe untuk konsumen setianya, yakni Rocket 3 R dan Rocket 3 GT.

Mereka membekali mesin dengan torsi buas. Triple inline, DOHC, berkapastias 2.458 cc, memiliki momen gaya paling besar dari mesin motor mana pun yang pernah dirilis. Tenaga puncaknya 165 hp di 6.000 rpm dan torsi menakjubkan 220 Nm di 4.000 rpm. Hasilnya meningkat 11 persen dibanding generasi sebelumnya, meskipun turun 14 hp dari Rocket 3 TFC. Transmisi enam percepatan, menggunakan model terbaru dan kopling digerakkan secara hidrolik. Hasilnya dapat membantu pengendara untuk menarik tuas kopling lebih ringan.

Dengan kekuatan sebesar itu, sasis dibuat untuk stabilitas tingkat tinggi. Frame dan swing arm terbuat dari aluminium, sehingga lebih ringan dari model sebelumnya. Suspensi kelas atas juga disediakan oleh Showa. Up side down berdiamter 47 mm yang mampu meredam secara apik di bagian depan, meski belum disematkan spring preload. Suspensi belakang pakai piggyback dari Showa yang sepenuhnya dapat disetel dengan adjuster. Ditambah kaliper Brembo kelas wahid di tiap remnya. Ban dari Avon bertipe Cobra Chrome, juga dapat mengimbangi kekuatan dan berat dari si Monster Torsi itu. Ukurannya 150/80 - 17 depan dan belakang berprofil lebar yakni 240/50 – 16.

Punya fitur sensor Inertia Monitoring Unit (IMU) seperti moge pada umumnya. Ada 5 titik yang disediakan. Fungsinya sebagai pembaca gerak sepeda motor, termasuk ABS dan pengendalian traksi saat menikung. Ada empat mode riding, salah satunya dapat diprogram, yang memodifikasi respons throttle dan kontrol traksi dengan cepat. Kunci kontak tanpa anak kunci alias keyless. Terdapat layar TFT canggih yang dapat dikonfigurasi dengan penggunanya melalui smartphone. Pencahayaan semua sudah LED, serta tidak kalah penting di bawah kursi ada titik pengisian daya USB.

Meski serupa, kedua tipe yang baru punya sedikit perbedaan. Sejatinya, varian R itu sebagai motor cruiser dan GT penjelajah. Footstep Rocket 3 GT dapat disetel, sementara dudukan kaki di varian R posisinya di tengah. Stangnya lebih sporty dan varian penjelajah sedikit lebih tinggi, untuk kenyamanan motor jarak jauh. GT mendapat tempat duduk yang lebih luas, ketinggian tempat duduk hampir satu inci lebih rendah pada 29,5 inci, sandaran untuk penumpang, jok penumpang yang bisa disesuaikan, serta flyscreen atau windshield sedikit lebih tinggi.

Kedua versi punya varian warna Phantom Black, sementara Rocket 3 R terdapat tambahan kelir, Korosi Red. Untuk tipe touring ada opsi warna two tone, Silver Ice dan Storm Grey. Ada juga beberapa perbedaan, namun masih skala kecil. Tetapi pada dasarnya keduanya identik.

Produk baru Triumph itu tidak muncul sebelum Januari 2020. Harganya juga belum ditetapkan, tetapi disinyalir bakal lebih murah dibanding Triumph Rocket 3 TFC yang dijual $29.000 atau berkisar Rp 409 jutaan. Tentunya jika masuk Indonesia, banderolnya bisa dua kali lipat lebih mahal dari harga di Inggris. (Bgx/Odi)

Sumber: zigwheels, ultimatemotorcycling

Baca Juga: Triumph Bakal Meluncurkan Motor Moto2 Versi Legal Jalan Raya

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store