Ekpansi Jaringan, Royal Enfield Langsung Buka Tiga Diler Baru

Ekpansi Jaringan, Royal Enfield Langsung Buka Tiga Diler Baru

Royal Enfield kian agresif mengembangkan jaringannya di Tanah Air. Pabrikan asal India berdarah Inggris itu membuka tiga gerai baru sekaligus di area Jabodetabek. Setelah meresmikan main diler Pondok Indah, Royal Enfield, kini mereka menambah outlet untuk memudahkan layanan pada konsumen. Hal ini tak lepas dari ambisi RE memperkokoh posisinya di motor segmen menengah Indonesia.

Vimal Sumbly, Head - APAC Business Markets mengatakan bahwa Indonesia adalah pasar yang penting secara global bagi Royal Enfield. Sebagai salah satu merek dengan pertumbuhan tercepat di Amerika Utara, Inggris di Eropa dan Australia di APAC, Royal Enfield terus memperluas jaringan dan hingga kini memiliki 600 retail outlet di pasar internasional dan 1.500 retail outlet di India.

“Kami berkomitmen untuk memperluas segmen menengah dengan terus berupaya membangun aksesibilitas yang lebih besar bagi pelanggan kami dan memperluas jangkauan kami di Indonesia serta menghadirkan lebih banyak rangkaian produk bagi lebih banyak penggemar sepeda motor. Kami telah melihat permintaan yang signifikan di berbagai provinsi dengan potensi pertumbuhan yang luar biasa dan kami terus berkembang agar semakin dekat dengan pelanggan,” ungkap Vimal Sumbly, Head - APAC Business Markets, dalam keterangan resminya.

Royal Enfield outlet

3 Outlet Baru

Bersama dengan PT Nusantara Batavia International, Royal Enfield melakukan ekspansi yang lebih besar dan pelayanan dengan pembukaan store baru yang diletakkan hampir perimeter dari Jakarta. Adalah diler di Depok, Bintaro, serta Cibubur. Anda yang tinggal di daerah Tangerang Selatan kini tak perlu jauh-jauh ke Pondok Indah.

Begitupun yang bermukim di timur Jakarta, serta sisi paling selatan Ibu Kota. Aksesnya semakin mudah baik dalam melihat langsung produk dan melakukan servis. Dalam rilis, disebut pula mereka bakal melakukan pembukaan store di kota-kota lainnya.

“Royal Enfield di Indonesia sekarang memiliki lebih dari 3.300 pelanggan di negara ini dan kami terus mendengarkan suara komunitas dan pelanggan kami, sehingga kami terus mengedepankan kebutuhan mereka. Hari ini, penambahan 3 store baru merupakan salah satu upaya kami dan akan terus memperluas jejak kami dalam beberapa bulan mendatang dan kami senang bermitra dengan mitra jaringan yang penuh semangat,” kata Irvino Edwardly, Country Manager Indonesia, Royal Enfield.

Lokasi outlet baru Royal Enfield:

Royal Enfield Store Bintaro
Jl. Boulevard Raya CBD Sektor 7 Blok B 07/F01-05, Tangerang Selatan

 Royal Enfield Store Cibubur
Jl. Alternatif Cibubur, Jatisampurna No. 22, Bekasi

 Royal Enfield Store Depok
Jl. Margonda Raya No. 28, Depok, Jawa Barat

Royal Enfield outlet

Pabrik di Thailand

Jika dihadapkan segmen sekelas di Tanah Air, produk Royal Enfield boleh dibilang harganya tak mencolok. Tapi ketika melihat nilai jualnya di India, Anda bakal menyadari betapa besar pajak yang dibayar. Sebab mayoritas di sana banderolnya tak lebih dari Rp 50 juta. Karena itu rumor pabrik baru di Thailand bisa menjadi angin segar bagi konsumen RE.

Belum diumumkan secara resmi memang. Namun berbagai media internasional mengungkap satu demi satu fakta soal ini. Dan langkah terkait relevan dengan visi mereka berekspansi ke berbagai kawasan. Contohnya seperti di Argentina, mereka menghadirkan fasilitas produksi demi menekan harga jual di Benua Amerika.

Jika Thailand mendapat kesempatan sama, warga negeri Gajah Putih tentu tak perlu pusing lagi dengan bea pajak impor. Harganya bakal jauh lebih kompetitif ketimbang sekarang. Pabrik itu pun diprediksi sanggup merangkai lima ribu unit motor dari berbagai model. Termasuk menyebarkan ke negara-negara tetangga, seperti Indonesia.

Saat ini, di Tanah Air lini termurah motor Royal Enfield ialah New Himalayan, Rp 114,3 juta OTR Jakarta. Dilanjut seri Classic 500 mulai Rp 117,4 juta, serta The Twins (Interceptor dan Continental GT) berkisar di Rp 200 jutaan. Andai kata pabrik Thailand mulai beroperasi dan mengekspor, bukan tidak mungkin nominal-nominal tadi dapat berkurang. Mengingat selama ini masih impor utuh dari India. (Hlm/Raju)

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store