Tren Penjualan Mobil Bekas 2021, MPV Masih Favorit

Tren Penjualan Mobil Bekas 2021, MPV Masih Favorit

Sepanjang 2020 dimana pandemi Covid-19 menghantam Indonesia, penjualan mobil bekas ternyata tetap diminati konsumen. Kebutuhan moda transportasi umum kini banyak digantikan oleh kendaraan pribadi. Penyebabnya, transportasi umum tak lagi dijadikan pilihan utama karena berpotensi menjadi kluster penyebaran virus Corona.

Bagaimana dengan 2021? Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer mengatakan penjualan mobil bekas tahun ini tetap akan didominasi dengan model Multi Purpose Vehicle (MPV) alias mobil keluarga. Pasar mobil bekas mengacu pada market mobil baru 4-5 tahun lalu.

Meski demikian, ia mengatakan akan ada seikit pergeseran pada 2021 ini. "Selain MPV, akan ada pergerseran yang mengarah ke mobil kecil,” ujar dia dalam acara virtual pada Jumat, 15 Januari 2021 kemarin.

Hal tersebut sudah terlihat pada 2020 lalu meski pasar mobil bekas tahun lalu lebih didominasi model MPV. Model ini cukup diminati karena kapasitasnya yang besar dan cocok baik untuk penumpang maupun barang. Pergeseran MPV ke mobil kecil dilihat didorong kondisi pandemi Covid-19 yang membuat orang lebih nyaman berkendara sendirian. Namun, secara keseluruhan, Fischer masih optimistis tahun ini bisa membuat pasar mobil bekas lebih baik dari tahun sebelumnya.

Petinggi Mobil88 ini berharap, dengan adanya vaksin Covid-19 pandemi bisa berlalu sehingga perekonomian akan kembali normal. “Prediksi kami optimis. Paling enggak, tahun ini (penjualan mobil bekas) naik dibandingkan tahun lalu," katanya.

Baca juga: MPV Bekas Daihatsu Diklaim Tetap Laris saat Pandemi Covid-19

Daihatsu SIgra

Mobil Bekas Daihatsu

Sementara itu, Head of Customer Satisfaction & Value Chain Division PT Astra Daihatsu Motor Elvina Afny pun menjelaskan bahwa kebutuhan moda transportasi digantikan kendaraan pribadi akibat pandemi Covid-19. "Daihatsu tetap menjadi pilihan masyarakat di pasar mobil bekas,” katanya dalam acara yang sama.

Mengutip data dari PT Balai Lelang Asta Natra Jaya (AUKSI) tahun 2020. Data tersebut mengungkap bahwa Daihatsu menjadi brand terlaris nomor 2 (19 persen) untuk pasar mobil bekas di tahun 2020. "Data yang sama juga tercatat di pengelola bisnis used car Astra Mobil88 sebagai peringkat dua dengan kontribusi 16 persen,” ucapnya.

Selain banyak dicari, mobil bekas Daihatsu juga tidak butuh waktu lama untuk cepat laku. Tercatat rasio perputaran mobil ADM di showroom Mobil88 kurang dari 1 bulan. Diklaim, kisaran 2-3 minggu saja sudah bisa terjual kembali setelah diakuisisi.

Mobil88

Tips Mobil Bekas

Saat ini, banyak konsumen membeli mobil. Bukan hanya sekadar gaya atau alat transportasi semata. Tetapi juga investasi. Selain karena faktor merek favorit dan cepat terjual. Customer tentu pilih mobil yang memiliki harga jual kembali (resale value) baik. Artinya, saat terjual kembali, memiliki tingkat depresiasi rendah. Bagaimana cara menilainya?

Besaran nilai jual kembali sebuah kendaraan dapat dikatakan baik. Dengan catatan persentase harga jual kembali kendaraan itu tidak mengalami penurunan terlalu signifikan. Yakni terhadap harga awal saat pembelian kendaraan dalam kondisi baru.

Ada beberapa tips yang bisa diikuti agar mempertahankan harga jual mobil bekas.

1. History perawatan mobil berkala di bengkel resmi yang dibuktikan dengan buku servis
2. Kondisi fisik mobil bekas, seperti bebas baret, bebas bekas tabrak, dan kondisi standar
3. Usia mobil bekas tidak lebih dari 5 tahun, sehingga mileage masih rendah.
4. Kelengkapan dokumen seperti BPKB, STNK, dan surat pendukung lainnya
5. Jenis transmisi kendaraan.

Elfani Afny juga menyarankan customer memilih merek mobil yang tepercaya yang menawarkan beragam kemudahan dan layanan. Sehingga menjadi investasi saat akan dijual kembali dengan resale value yang bagus dan memiliki depresiasi yang rendah.

Daihatsu juga menyediakan layanan bagi konsumen yang ingin melakukan tukar tambah. Daihatsu memberikan layanan trade-in. Beragam program penjualan dan purnajual yang bersahabat. Proses cepat secara online dengan berbagai penawaran menarik. Seperti ekstra diskon, bebas admin (pembelian kredit) atau cashback (pembayaran kontan) dan e-voucher.

“Astra Daihatsu Motor menyarankan agar pelanggan memilih merek mobil terpercaya. Tentu yang menawarkan beragam kemudahan, layanan jual serta purna jual yang baik. Sehingga menjadi investasi saat hendaraan hendak dijual kembali dengan resale value bagus. Serta memiliki depresiasi yang rendah,” tutup Elvina Afny. (Raju)

Baca juga: Daihatsu Pertahankan Posisi Penjualan Nasional Kedua Selama 12 Tahun