• Wishlist

Relaksasi Kredit Astra Financial Rp 21,9 Triliun untuk Nasabah Terdampak COVID-19

Relaksasi Kredit Astra Financial Rp 21,9 Triliun untuk Nasabah Terdampak COVID-19

Guna mendukung program pemerintah, Astra Financial lakukan relaksasi kredit. Khusunya bagi konsumen yang terdampak pandemi COVID-19. Selama 45 hari sejak program diluncurkan, implementasi restrukturisasi mencapai Rp 21,9 triliun. Ini untuk 792.000 nasabah. Baik untuk konsumen roda empat, maupun roda dua. Angka terbukukan merupakan 41 persen dari total di penataan kembali di industri pembiayaan.

Kelonggaran kredit diumumkan Presiden Jokowi pada 24 Maret 2020. Lantas diikuti kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 30 Maret. Maka sejak itu seluruh anggota Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menindaklanjuti program itu. Seperti tiga perusahaan pembiayaan retail Astra Financial: PT Astra Sedaya Finance (ACC), PT Toyota Astra Financial Services (TAF) serta PT Federal International Finance (FIFGROUP).

“Astra Financial mengapresiasi langkah pemerintah atas inisiasi tentang stimulus perekonomian nasional. Tentu sebagai kebijakan menangani pandemi COVID-19. Sejak awal, kami mendukung agar kondisi segera kembali ke situasi normal. Arahan dari pemerintah dan OJK kami komunikasikan dengan baik. Tak lain kepada para nasabah di seluruh lembaga keuangan Astra Financial,” terang Suparno Djasmin, Director-In-Charge Astra Financial, Suparno Djasmin (21/5).

Baca Juga: Akankah Layanan Digital Jadi The New Normal Usai Pandemi COVID-19?

Menurut keterangan resmi OJK pada 17 Mei 2020. Perusahaan pembiayaan telah melakukan restrukturisasi kredit sebesar Rp 52,9 triliun. Totalnya dari 1.793.352 kontrak yang disetujui oleh lembaga pembiayaan. Sehingga nilai restrukturisasi tiga anak usaha Astra Financial mengenggam 41 persen dari total industri pembiayaan di Indonesia.

relaksasi kredit

Kredit Roda Empat

Restrukturisasi yang dilakukan ACC sepanjang 1,5 bulan mencapai Rp 11 triliun dari sekitar 78.000 kontrak. Solusi yang disediakan leasing mobil ini dibilang memudahkan nasabah yang melakukan restrukturisasi. Sebab pengajuan dilakukan secara online, tidak perlu ke cabang.

“Dalam kondisi COVID-19 ini, kami berharap kita semua stay safe and healthy. Dalam rangka membantu nasabah yang sedang mengalami kesulitan, terutama akibat dampak pandemi COVID-19 ini. Maka TAF aktif menawarkan program restrukturisasi bagi nasabah terdampak. TAF terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik untuk nasabah. Baik itu terhadap end customer maupun diler. Adapun jumlah kontrak yang berhasil diselesaikan TAF selama 1,5 bulan mencapai sekitar 30.993 kontrak. Nilainya hingga Rp 4,2 triliun," tambah Agus Prayitno, Presiden Direktur TAF.

Pembiayaan Roda Dua

Fif Group atau PT Federal International Finance. Sejak awal April 2020 hingga 17 Mei 2020 menyetujui relaksasi senilai Rp 6,7 triliun. Ini mereka lakukan untuk 683.000 nasabah di seluruh penjuru Tanah Air. “Mari kita bersama-sama melakukan yang terbaik dari kita semua untuk bangsa Indonesia. Fif Group dengan jaringan network luas, berkomitmen terus mendukung kebijakan pemerintah. Dan juga memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh nasabah di tengah masa COVID-19,” terang CEO Fif Group, Margono Tanuwijaya. (Alx/Odi)

Baca Juga: Penyesuaian Industri Otomotif di Tengah Pandemi COVID-19