Nasib Volvo Di Indonesia Resmi Beralih Ke Tangan Garansindo

Nasib Volvo Di Indonesia Resmi Beralih Ke Tangan Garansindo

Sejak satu dasawarsa terakhir, nasib Volvo di Indonesia memang seperti tercekik oleh tekanan penjualan. PT Indobuana Auto Raya (IAR) anak perusahaan Indomobil Group pemegang lisensi kendaraan penumpang Volvo di Indonesia, hingga tahun 2016 lalu memang masih ada meski nyaris tanpa aktivitas.

Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat brand asal Swedia ini terakhir kali menjual mobil di Indonesia pada 2013. Itu pun hanya 18 unit dan setelah itu tak pernah tercatat lagi hingga 2016 lalu.

Padahal sejak diambil alih oleh Geely dari Ford di 2010, Volvo secara global mulai bangkit dari tidurnya. Buktinya 2016 lalu Volvo sukses mencatat rekor penjualan 534.332 unit atau bertumbuh 6,2 persen dibanding tahun sebelumnya.

Volvo XC90

Kiprah produsen mobil asal Gothenburg, Swedia itu di Indonesia memang mulai melemah sejak Volvo mengalami krisis di tingkat internasional lantaran perusahaan induknya ketika itu, Ford Motor Company, mengalami kerugian besar. Eksistensi Volvo Cars di Indonesia ikut menurun dengan tutupnya 4 jaringan showroom Volvo dan hanya menyisakan satu dealer saja di Jakarta.

Sekitar awal tahun 2015 terdengar kabar bahwa ada beberapa perusahaan Indonesia lain yang justru ingin merebut hak lisensi Volvo di Indonesia. Salah satunya adalah PT Grandauto Dinamika (GAD) selaku pemegang kendali pemasaran Jaguar, Land Rover, dan Bentley di Indonesia. GAD adalah salah satu cabang dari grup otomotif asal Singapura yaitu Wearnes Automotive PTE LTD. Perusahaan induk GAD dari Singapura itu memang sudah memasarkan produk Volvo Cars di Singapura, Thailand, Hong Kong, dan China.

Menariknya, meski memiliki sejarah dan hubungan yang dekat dengan Volvo di Asia, Volvo justru menunjuk Garansindo Group sebagai importir dan distributor tunggal mereka di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Garansindo Group melalui keterangan pers resmi yang dikirim kepada kami hari ini (1/2).

2017 Volvo S90

Menurut keterangan pers tersebut, kedua belah pihak telah menandatangani perjanjian tersebut dan Garansindo Group secara resmi bertanggung jawab penuh terhadap penjualan dan layanan purna jual Volvo di Indonesia mulai Januari 2017. Garansindo Group juga berjanji akan membuka showroom 3S Volvo pertama mereka di Jakarta pada tahun ini.

“Kami dengan bangga memperkenalkan partner baru kami di Indonesia yaitu Garansindo Group. Kami sangat yakin kemitraan ini akan memberikan peningkatan pada pelayanan kami kepada konsumen di Indonesia, serta dapat mengembangkan bisnis kami di wilayah ini,” kata Lars Danielson, senior vice president Volvo Car Group.

Lars Danielson yang juga merangkap jabatan sebagai CEO Volvo Car, Asia Pacific Region itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Indomobil Group untuk komitmen dan dukungannya dalam mengembangkan bisnis Volvo di Indonesia selama ini.

V90 Cross Country dengan bodi statio wagon

Lebih lanjut Jari Kohonen, vice president region Asia-Pacific Volvo Car Group, mengatakan bahwa ia sudah tak sabar ingin mendatangkan produk terbaik mereka yaitu Volvo XC90 dan S90 generasi terbaru untuk konsumen Indonesia.

Sementara itu Satya Saptaputra, COO Garansindo Group menyebut bahwa keunggulan layanan penjualan dan purna jual Garansindo Group ditambah dengan produk Volvo yang terbaik diharapkan dapat memberikan kontribusi tinggi pada pertumbuhan segmen kendaraan pemium di Indonesia.

PT Garansindo Inter Global merupakan perusahaan Indonesia yang mendapat kepercayaan dari Fiat Chrysler Automobiles (FCA) untuk memasarkan beberapa brand mobil di bawah naungan FCA seperti Jeep, Chrysler, Dodge, Fiat, dan Alfa Romeo. Di segmen kendaraan roda dua, Garansindo Group juga memegang lisensi untuk sepeda motor Ducati, Peugeot, dan Zero.

Baca Juga: Volvo Trucks Tutup 2016 Dengan Manis

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil