• Wishlist

Meski Demand Small SUV Besar, Honda Belum Pasti Bawa ZR-V ke Tanah Air

Meski Demand Small SUV Besar, Honda Belum Pasti Bawa ZR-V ke Tanah Air

Rencana Honda akan meluncurkan SUV kecil bernama ZR-V santer beredar. Hal ini diperkuat adanya pendaftaran nama itu di Australia. Tak menutup kemungkinan, model yang menjadi pesaing Toyota Raize dan Daihatsu Rocky bakal dipasarkan ke negara lain di Asia, termasuk Indonesia. Walau begitu, belum bisa diketahui kapan diluncurkan di sini.


Dalam bincang-bincang bersama Honda Prospect Motor (HPM), pabrikan masih melihat dan menunggu perkembangan pasar. Mengingat masih lemah, sehingga fokusnya lebih kepada penyesuaian. Meski memang, mereka telah melakukan survey untuk mengetahui permintaan konsumen. Dari situ diungkapkan ada minat cukup besar pada SUV kompak, yang menjadi segmennya ZR-V.


“HPM melihat kalau peluncuran produk baru, timing, dan line up-nya seperti apa, kita melihat kondisi pasar dan kebutuhan konsumen. Mau small SUV atau model lain, pasti kita bisa menghadirkan. Tapi semua kembali kepada kebutuhan pasar dan konsumen. Kita juga melakukan survey, dan demand itu memang ada. Sekarang sudah terlihat tren small SUV,” jelas Yusak Billy, Business Innovation, Sales, and Marketing Director PT HPM saat bincang-bincang Forwot.


Honda X-NV concept


Sedikit memang informasi yang mengungkapkan detail ZR-V. Pabrikan berlambang H belum mengiyakan kehadirannya. Konon, platform yang digunakan berasal dari Jazz. Mesinnya ditawar dalam berbagai kubikasi dan opsi bahan bakar. Unit peminum bensin diperkirakan bervolume 1,0 liter, tapi disokong turbocharger. Mengingat teknologi ini sudah lumrah bagi Honda, terlihat dari beberapa model yang juga menganutnya, seperti CR-V dan Civic. Ada juga pilihan lain, 1,2 liter i-VTEC untuk negara luar Jepang. Kemudian peneguk solar berkubikasi 1,5 liter.


Baca Juga: Kelebihan Honda HR-V: Antara Fungsi dan Popularitas


Adanya pandemi sepertinya membuat HPM harus memikirkan hal lain, selain produk baru. Performa penjualan mengalami penurunan signifikan. Pada April kemarin dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terjadi reduksi hingga 82 persen. Dengan Brio sebagai produk terlaris, kontribusinya 50 persen. Kemudian HR-V sebesar 16 persen. Perlu ada strategi untuk kembali mendongkraknya. Salah satunya dengan menyuguhkan program penjualan, khususnya untuk model-model keluarga seperti Mobilio dan BR-V. Promosi bahkan digencarkan lewat digital, mengingat platform ini paling memungkinkan selama wabah berlangsung. Hal itu pun mendapat respons cukup baik dari masyarakat.


“Kita juga sudah bekerja sama dengan beberapa marketplace. Kemudian sales consultant kami juga aktif pemasaran melalui jejaring sosial, website dealer dan HPM. Kita tekankan ke sana. Terlihat dari penjualan online naik 20 persen, walau secara total hanya 1.855 unit. Tapi sudah cukup bagus,” terangnya.


Tak hanya menyajikan keuntungan bagi pelanggan yang ingin memiliki unit baru, sektor purnajual juga diperkuat. Terutama layanan servis di rumah. Honda telah menyiagakan tenaga ahlinya untuk bisa bertandang ke lokasi konsumen, lewat fasilitas Home Service, atau Pick-up Service bila kerusakan yang dialami cukup berat. (Hfd/Odi)


Baca Juga: Honda Siapkan ZR-V, Adik Baru dari HR-V untuk Pasar Negara Berkembang

    • Overview
    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Others
    • Kebijakan Privasi
    • S&K
    • Dapatkan di Google Play
    • Tersedia di App Store