Lynk & Co Pamer SUV Listrik Zero, Pesaing Tesla Model Y dan VW ID.4

Lynk & Co Pamer SUV Listrik Zero, Pesaing Tesla Model Y dan VW ID.4

Lynk & Co, perusahaan Cina-Swedia menunjukkan model terbaru Zero dalam bentuk konsep. Rencananya unit masuk jalur produksi pada 2021. Kemungkinan wujud yang dipamerkan di Beijing Auto Show merupakan desain final. Mobil bertenaga baterai ini tak hanya dipasarkan di Cina, tapi juga global.

Punya tubuh berdimensi tak jauh berbeda dari Ford Mustang Mach-E, Volkswagen ID.4 dan Tesla Model Y. Zero siap bersaing di segmen ramai, SUV. Brand milik Zhejiang Geely Holding Group menerapkan desain sangat atraktif dan futuristik. Membuatnya mampu bersaing dengan ketiga model itu.

Versi produksi akan dibangun di atas platform buatan Geely, bernama Sustainable Experience Architecture (SEA). Khusus diciptakan untuk pengembangan kendaraan listrik. Basis itu direncanakan akan dibagi ke beberapa brand lain yang dimiliki Geely, termasuk merek luar. Langkah yang dilakukan juga oleh Volkswagen yang berbagi platform MEB untuk pembuat EV (electric Vehicle) lainnya. Tentu dengan harga tepat.

lynk co zero concept

Bodi diwarnai lekukan lembut, terutama pada. Penerangan yang menjadi mata di dekat nyatanya bukan headlamp, melainkan daytime running light ganda yang diposisikan vertikal dan paralel. Menegaskan bentuk bonnet memiliki guratan senada. Lampu utama di tempatkan di bawahnya. Ia seolah tersembunyi atau berkamuflase menjadi grille gelap. Terdiri dari empat segmen di tiap sisi, rupanya bak mata laba-laba. Ya, total ada delapan segmen. Bumper dibuat sederhana dengan bukaan besar bercorak diagonal dan terselip air intake di sisi.

Baca Juga: Sedan Listrik Lucid Air, Penantang Sepadan Tesla Model S

Area bokong lebih menarik lagi. Dilihat dari samping area itu seperti menonjol, lantaran bentuk atap buritan landai. Lampu kombinasi senada depan, memanjang hingga ke tengah pintu. Tempat emblem Lynk & Co menempel. Stoplamp membentuk tanda panah mengarah ke dalam. Diikuti lima kelompok bilah-bilah vertikal. Bumper juga senada, tapi diselipkan diffuser yang menguatkan kesan sporty. Pada sisi, kontur bodi tak terlalu istimewa. Atap bak kubah melengkung memastikan kelapangan kabin optimal. Sekaligus membiarkan angin mengalir mulus. Kaki-kaki dipasangkan pelek bermotif tebal two tone khas mobil listrik. Aura futuristik makin ketara berkatnya.

lynk co zero rear

Interior justru tak semodern eksterior. Walau tak terlihat jelas. Soalnya Lynk & Co hanya menyediakan sedikit foto resmi. Terlihat dari balik sunroof, gadget berupa layar sentuh besar di dasbor. Tak dibenam, tapi dibuat melayang ke depan. Perangkat itu tak hanya memutar multimedia dan navigasi, tapi juga dapat mengatur fungsi kendaraan seperti AC. Konsol tengah dibuat besar khas SUV. Diramaikan tuas kecil untuk pemindah gigi dan kenop putar yang kemungkinan ditujukan sebagai pengganti mode berkendara. Pada dasarnya kabin tampak minimalis tanpa banyak detail. Dibalut permainan kulit dan sedikit motif pada dasbor. Komponen lain yang diungkapkan adalah lampu mood yang bisa dikustomisasi dan sepiker besutan Yamaha.

Baca Juga: Tesla Umumkan Model S Plaid, Versi Tertinggi Pencetak Rekor Kecepatan

Soal performa, Lynk & Co tak mengungkap secara jelas. Pasalnya, Zero bakal disajikan dalam beberapa pilihan jumlah motor elektrik. Mulai dari tunggal, ganda hingga tiga buah. Tentunya untuk dual dan triple dynamo akan memberikan kemampuan penggerak seluruh roda. Figur tenaga yang diungkapkan mencapai 544 PS, dapat melesatkan dari posisi nol ke 100 kpj di bawah 4 detik. Guna menunjang pengalaman berkendara lebih dinamis, Zero disetel agar memiliki titik gravitasi rendah dengan sebaran distribusi bobot 50:50.

lynk co zero interior

Terkait sumber energi, sayang masih ditutup rapat spesifikasi lengkapnya. Termasuk kapabilitas dan kompatibilitas charging. Namun, dikatakan bakal menyediakan daya jelajah sampai 700 km (baterai penuh sampai habis). Perusahaan juga mengungkapkan komponen penyedia listrik memiliki ketahanan terhadap degradasi setidaknya untuk 200 ribu km, dan didesain dapat dipakai sejauh 2 juta km. Belum ada informasi lagi lebih jauh. Tampaknya harus menunggu hingga peluncuran resmi tahun depan. Fitur yang dipastikan ada seperti adjustable suspensi udara, adaptive damping dan sistem mengemudi semi otonom CoPilot yang bisa di-update over-the-air. (Hfd/Odi)

Baca Juga: Honda Pamer Strategi Elektrifikasi, Kenalkan Konsep SUV listrik dan CR-V PHEV

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store