Sedan Listrik Lucid Air, Penantang Sepadan Tesla Model S

Sedan Listrik Lucid Air, Penantang Sepadan Tesla Model S

Lucid Motors menantang Tesla lewat Air versi produksi. Segera masuk jalur produksi massal di pabrik Casa Grande, Arizona, Ia menjadi pesaing terdekat Tesla Model S, dengan kemampuan tak kalah hebat. Menariknya, pelanggan malah disodorkan varian terbatas terlebih dahulu. Alih-alih menawarkan model dasar.

Terdapat empat varian. Air sebagai paling dasar dilego $ 80.000 atau Rp 1,1 miliaran yang tersedia pada 2022. Di atasnya Touring senilai $ 95.00 atau Rp 1,4 miliaran, meluncur pada akhir 2021. Versi lebih lengkap lagi adalah Grand Touring dipatok $ 139.000 atau Rp 2 miliaran yang dipasarkan pada pertengahan 2021. Sementara Dream Edition yang dibuat terbatas dikirim ke pelanggan pada semester pertama 2021 dengan harga $ 169.000 atau Rp 2,5 miliaran.

Dream Edition menjadi unit paling bertenaga. Ia mengandalkan dua motor elektrik yang memberikan pengalaman berkendara berpenggerak empat roda. Energi dorong tercipta mampu mencapai 1.094 PS. Enjin listrik disuplai baterai berkapasitas 113 kWh, menjadi paling besar. Bahkan mengalahkan Tesla Model S yang dibenamkan unit 100 kWh. Terdiri dari 22 modul tersusun rapi di lantai basis berbentuk skateboard bernama Lucid Electric Advanced Platform (LEAP). Alhasil daya jelajah yang didapat ditempuh mencapai 809 km dengan penggunaan pelek 19 ini. Opsi bingkai roda 21 inci membuat kemampuan bertualang menurun menjadi 748 km. Akselerasinya tentu menggila, dari posisi nol ke 96 kpj hanya butuh 2,5 detik.

Lucid Air performance edition

Grand Touring punya power yang tak kalah, di level 811 PS. Varian ini punya jarak tempuh terjauh 832 km. Dari posisi nol ke 96 kpj, dapat dijangkau dalam 3 detik. Sedangkan Touring disetel menyemburkan tenaga 628 PS yang dapat membawa mobil berkeliling sejauh 653 km. Dibutuhkan 3,2 detik baginya untuk melesat dari nol ke 96 kpj. Sayangnya varian terbawah Air tak diungkapkan berapa lecutan energi dorong dan jangkauan berkelananya. Dipastikan di bawah Touring, tapi tetap kompeten.

Baca Juga: SUV Elektrik Perdana Volkswagen ID.4 Mendebut, Begini Spesifikasi Lengkapnya

Bukan cuma kapasitas baterai besar dan tenaga fantastis, usaha pengisian daya turut dibikin cepat. Sistem baterainya bervoltase 924 V, mengizinkan proses pengisian daya bisa lebih efisien. Lucid Air kompatibel dengan sumber charging mulai dari 150 kW hingga 350 kW. Pemakaian fast charging hanya membutuhkan 20 menit untuk mengisi baterai untuk perjalanan sejauh 482 km. Pabrikan juga menyediakan perangkat charging AC 19,2 kW untuk dihubungkan ke colokan listrik rumah.

Rupa futuristik membalut eksterior. Wajahnya begitu pipih, diimbuhkan headlamp LED sipit yang dijembatani garnish gelap dan kromium. Bumper diberikan sentuhan lekukan lembut dengan lampu LED vertikal di kedua ujung. Sektor penerangan utama punya kemampuan adaptif yang mengontrol arah pancaran sesuai putaran kemudi.

Lucid Air rear

Bokong memiliki nuansa sama. Combination lamp dibikin tipis dan memanjang, menegaskan logo Lucid yang tertempel. Secara keseluruhan konsepnya minimalis. Bahkan pelek berpalang tebal two tone yang coraknya tidak rumit. Desainnya sangat streamline. Berdasarkan pengujian di terowongan angin, Lucid Air memiliki drag coefficient 0,21. Pilihan warna bodi ada tiga: Stellar White, Infinite Black dan eksklusif untuk Dream Edition yakni Eureka Gold.

Masuk ke kabin, seperangkat gadget terpampang jelas. Glass Cockpit berukuran 34 inci berkemampuan display 5K terpajang. Ia terbagi menjadi dua: panel instrumen dan head unit pemutar multimedia maupun fungsi navigasi. Masih ada lagi layar sentuh di konsol tengah bawah dasbor, sebagai tempat pengontrol fitur kendaraan seperti AC, jok dan kunci pintu. Ini bisa dilepas dari dudukan, bertindak layaknya tablet PC.

Baca Juga: Honda Pamer Strategi Elektrifikasi, Kenalkan Konsep SUV listrik dan CR-V PHEV

Lucid pun bekerja sama Alexa untuk menyajikan perintah suara. Makin canggih karena terdapat fitur pembaca wajah yang secara langsung mengimplementasikan preferensi profile yang disimpan sebelumnya. Perasaan mewah tak hanya disuguhkan darinya, tapi juga sunroof masif yang menyatu windshield. Semua varian mendapat sentuhan trim interior Santa Monica, terdiri dari kulit Nappa dan aksen kayu eukaliptus berkelir perak.

Lucid Air cabin

Urusan kelapangan kabin dipastikan bikin nyaman seluruh penumpang. Berkat tatanan baterai dan motor elektrik kompak. Kemampuan angkut barang juga ikut terpengaruh. Bagasi depan tersedia, lantaran absennya mesin konvensional dengan kapasitas 280 liter. Sedangkan di belakang total tersaji 739 liter.

Soal keamanan dan keselamatan, Lucid Air dilengkapi 32 sensor yang meliputi radar, LIDAR, kamera dan sensor ultrasonic. Mereka mengkover seluruh sudut kendaraan. Teknologi yang disebut Dream Drive dapat berfungsi di berbagai kondisi cuaca dan diupdate secara over-the-air. Setidaknya terdapat 19 perangkat safety berkemampuan otonom level 2. Beberapa di antaranya: Surround View Monitoring, Blind Spot Display, Cross Traffic Protection, Traffic Sign Recognition, Automatic Emergency Braking, Alerts for distracted driver, Adaptive Cruise Control, Lane Centering, Traffic Drive-Off Alert dan Headlight Assist. Kemampuan parkirnya terdiri dari: Autonomous Parking Assist, Pullout Control dan Maneuver Comfort Braking. Ke depannya, Dream Drive akan ditingkatkan menjadi level 3, sehingga makin aman dan memudahkan pengemudi. (Hfd/Odi)

Sumber: Insideevs

Baca Juga: Tesla Umumkan Model S Plaid, Versi Tertinggi Pencetak Rekor Kecepatan