• Wishlist

Lamborghini Huracan RWD Jadi Kendaraan Pemandu Pesawat

Lamborghini Huracan RWD Jadi Kendaraan Pemandu Pesawat

Kalau berkunjung ke Bologna, Italia, jangan kaget melihat Huracan melintas di landasan pacu pesawat. Tepatnya di Guglielmo Marconi Airport yang menggunakan Lambo Huracan LP580-2 RWD sebagai mobil pemandu pesawat. Cara keren dan unik untuk menjamin kelancaran penerbangan di bandara. Padahal, kendaraan Follow-Me untuk pesawat biasanya tak butuh spesifikasi muluk-muluk.



Ia menjadi supercar keenam, yang didistribusikan Lamborghini ke pihak bandara. Kolaborasi keduanya, memang berlangsung sejak 2016. Saat itu Lamborghini meminjamkan Huracan, berpenggerak seluruh roda (AWD). Berawal dari situ, hubungan terus terjalin. Alasan lainnya, mungkin karena bandara itu dekat dengan markas besar Lamborghini yang berjarak 25 km darinya. Sama seperti pendahulunya, Huracan RWD dititah bekerja sebagai pemandu pesawat menuju area parkir dan taxiing ke lintasan pacu.


Entah alasan apa digunakan Huracan berpenggerak roda belakang. Mungkin karena pada kerja sama terakhir belum tersedia tipe RWD. Dari segi banderol, tipe RWD juga lebih ramah di kantong ketimbang Huracan AWD. Padahal, soal daya guna, penggerak empat roda dinilai lebih cocok untuk pekerjaan di bandara. Misal saat permukaan jalan licin karena hujan atau salju, jadi tak mudah tergelincir. 


Wujudnya punya tampilan khusus. Meski bentuknya tak berubah, tapi tubuh supercar itu mendapat livery yang diciptakan Lamborghini Centro Stile. Bodinya dibalut oranye mencolok dengan detail decal motif balap. Seperti bendera hitam putih di kap depan dan belakang. Lalu bendera Italia punya dua corak, tanda panah di kedua pintu dan garis biasa yang membentang dari bodi belakang hingga ke atap.


Tak ketinggalan strobo oranye juga terpasang, stiker Follow-Me melengkapi penampilannya sebagai mobil operasional bandara. Di dalam turut tersedia radio yang menghubungkan kru di dalam mobil dengan menara pengawas.



Urusan spesifikasi jantung mekanis, Lamborghini tidak melakukan ubahan apapun. Di belakang mobil masih terpasang mesin 5,2 liter berkonfigurasi V10 naturally aspirated. Monster sebesar itu mampu menghasilkan 580 PS, sesuai namanya. Momen puntir puncaknya juga sangat mumpuni, mencapai 540 Nm. Keluaran daya dorong disalurkan ke roda belakang melalui sistem transmisi kopling ganda 7-speed. Sepuluh silinder itu mampu melesatkan Huracan RWD dari posisi nol ke 100 kpj dalam 3,4 detik saja. Tak sembarang kru darat bisa mengoperasikannya. Dilansir dari situs Carscoops (19/12), ia hanya bisa dikemudikan staf yang telah dilatih khusus Lamborghini.


Dipilihnya Lamborghini menjadi kendaraan pemandu pesawat terbilang menarik. Supercar itu tentunya lebih cocok berada di jalan bebas hambatan atau sirkuit. Mengingat tenaganya yang besar untuk melaju kencang. Sementara di bandara, terdapat banyak batasan, khususnya kecepatan yang tak mengizinkannya dipacu kencang. Walau begitu, ia pastinya menjadi kebanggaan Bandara Guglielmo Marconi, karena membuatnya berbeda dengan airport lain di dunia. Rasa bangga dengan produk buatan negara sendiri, juga jadi salah satu alasan kuat dipilihnya Lamborghini sebagai mobil pemandu pesawat. (Hfd/Tom)


Sumber: Carscoops


Baca Juga: Lamborghini V12 Vision Gran Turismo, Mobil Konsep yang Dapat Dinikmati Semua Kalangan

Jelajahi Lamborghini Huracan

Bandingkan & Rekomendasi