Inflator Airbag Takata pada Honda Kembali Merenggut Nyawa di AS

Inflator Airbag Takata pada Honda Kembali Merenggut Nyawa di AS

Takata pantas menyandang predikat nomor satu jumlah recall otomotif terbesar dalam sejarah. Banyak pabrikan otomotif terdampak, mewajibkan penggantian komponen inflator airbag untuk mobil yang sudah beredar. Pun telah memakan korban. Baru-baru ini Honda mengonfirmasi kematian baru di AS akibat pengembang udara.

Berawal dari kecelakaan sebuah Honda Civic lansiran 2002 di Mesa, Arizona AS. Tepatnya pada 20 Agustus yang merenggut nyawa sang pengemudi. Setelah diselidiki bersama National Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat, disimpulkan penyebab kematian adalah kecacatan airbag inflator dari Takata. Melansir situs NHTSA, memang ada beberapa model berisiko tinggi. Termasuk di antaranya Honda dan Acura keluaran 2001 sampai 2003 yang mengadopsi “Alpha” airbag.

Cacat produk ini berbahaya lantaran inflator airbag bisa pecah dan melontarkan serpihan besi ketika mengembang. Berisiko mengakibatkan cedera hingga kematian sehingga harus segera diganti. Merupakan recall otomotif terbesar di AS. Bahkan menjadi penyebab atas 15 kematian pengguna Honda dan dua Ford. Lebih dari 290 cedera turut berkaitan dengan hal ini dan berhubungan dengan setidaknya 26 kematian di dunia.

Honda recall terkait inflator Takata - AP Photo

Dilaporkan bahwa Civic 2002 sudah menjadi bagian recall sejak Desember 2011. Untuk penggantian pengembang kantung udara pengemudi. Sementara itu, bagian penumpang terlaksana mulai 2014. Ya, berbahaya memang. Insiden kematian terakhir terjadi Juni 2018 di Buckeye, Arizona. Turut melibatkan Honda Civic 2002. Kejadian ini pun menjadi pelajaran betapa pentingnya mematuhi anjuran recall.

Baca juga: Render Honda Civic Type R 2022, Tampilannya Jadi Lembut

Pasalnya, untuk kasus kecelakaan terbaru ini, Honda telah mengirimkan lebih dari 15 kali pemberitahuan recall dalam delapan tahun. Ditujukan kepada pemilik terdaftar, juga sekaligus berupaya mengontak pemilik. Disayangkan korban bukanlah registered owner. Honda sendiri tidak yakin apakah pengemudi mengetahui recall yang belum terselesaikan itu.

Tidak tinggal diam, Honda serius menuntaskan masalah ini. Pada Agustus lalu pabrikan telah menyatakan bakal gelontorkan 85 juta USD, atau setara Rp1,25 miliar, demi melakukan investigasi di 46 negara bagian. Tentu bukan hanya Honda. Beberapa pabrikan global juga terdampak seperti Audi, BMW, Jaguar, Jeep, dan banyak lainnya.

Jutaan bahkan puluhan juta kendaraan memiliki inflator bantalan udara cacat Takata. Menurut NHTSA, paparan panas dan kelembaban dalam waktu lama menyebabkan airbag meledak ketika aktif. Ya, cedera dan kematian adalah bagian dari risiko. Di samping itu, pada 2019 muncul kasus recall Takata lain pula. Dapat meledak atau tidak mengembang dengan sempurna. Skala lebih kecil meliputi Toyota, BMW, Audi, Honda, Mitsubishi, dan Isuzu Oasis.

servis mobil honda

Penggantian Inflator Airbag Honda di Tengah Pandemi, Segera Cek Mobil Anda

Kasus penarikan kembali airbag Honda ini turut terjadi di Tanah Air. Jangan khawatir, Honda Prospect Motor (HPM) sebagai pemegang merek tentu melaksanakan kampanye. Anda bisa cek melalui situs resmi di www.honda-Indonesia.com. Tinggal klik tulisan “Cek Mobil Anda” di laman utama lalu ikuti langkah selanjutnya.

Adapun sembilan nameplate teridentifikasi dalam bagian recall. Termasuk di dalamnya Civic, Stream, CR-V, Accord, City, Jazz, Odyssey, Freed, dan Brio. Sebagai informasi, semua tergantung tahun produksi. Nah, untuk proses pemeriksaan dan penggantian komponen hanya butuh waktu 1 sampai 2 jam. Juga tidak dikenakan biaya penggantian komponen yang diindikasikan bermasalah pada kampanye ini.

Berbagai kemudahan juga mereka tawarkan selama pandemi guna menangani recall inflator Airbag. Konsumen dapat melakukan booking online melalui aplikasi E-Care. Andai enggan keluar rumah, unit terdampak dapat dijemput menggunakan layanan Pick-up Service. Atau, bisa juga perbaikan di rumah dengan Home Service. Namun, itu dapat terlaksana berdasarkan ketersediaan komponen di diler terdekat. (Krm/Tom)

Sumber: National Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat

Baca juga: Kalah Bersaing, Honda Tinggalkan Balapan F1 Akhir Musim Ini

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store