GIIAS 2017: Bisnis e-commerce Meningkat, Pebisnis Kendaraan Niaga Kebagian Berkah

GIIAS 2017: Bisnis e-commerce Meningkat, Pebisnis Kendaraan Niaga Kebagian Berkah

Bisnis e-commerce atau online shop tak bisa dilepaskan dari industri logistik. Ya, karena barang yang dibeli konsumen secara online, harus diantar menggunakan perusahaan jasa pengiriman. Sekarang ini, bisnis e-commerce sedang naik daun.

Menurut Mohammad Feriadi, Presiden Direktur JNE Express, pertumbuhan di bisnis e-commerce ini, disebutnya mendorong pertumbuhan di industri pengiriman barang hingga 14,7 persen sepanjang 2017.

GIIAS 2017 Tata JNE Tata Ultra

Mohammad Feriadi (Presdir JNE Express) bersama Biswadev Sengupta (Presdir Tata Motors Indonesia)

“Kendaraan menjadi kebutuhan dasar perusahaan jasa pengiriman. Namun kendaraan yang dibutuhkan saat ini tak hanya sekadar alat angkut, tapi juga harus menawarkan efisiensi yang baik,” ujar Feriadi.

Masalahnya, bukan cuma harga kendaraan yang harus dipertimbangkan. Tapi juga biaya operasional yang mencakup perawatan dan konsumsi bahan bakar. Peluang ini, ditangkap oleh pebisnis kendaraan niaga untuk memberikan solusi terbaik dari kebutuhan ini.

Biaya operasional yang rendah, dan konsumsi bahan bakar yang irit menjadi salah satu alasan mengapa JNE Express memilih truk Tata Ultra dari Tata Motors sebagai armada pengirimannya.

GIIAS 2017 Tata JNE Tata Ultra (2)

“Saat beralih dari satu brand ke brand lain, kami melihat apa yang ditawarkan Tata Motors tak kalah baik dari sisi jaringan dealership, ketersediaan suku cadang, sampai keahlian mekaniknya. Jadi kenapa tidak dicoba?” kata Feriadi dalam acara Talk Show di booth Tata Motors Gaikindo Indonesia International Auto Show Sabtu (12/8).

JNE Express yang berkantor pusat di Tomang, Jakarta Barat itu membeli dua unit light truck Tata Ultra. Wilda Bachtiar, Marketing Manager Commercial Vehicle Tata Motors Distributor Indonesia mengatakan, keunggulan utama produk Tata Motors, dari total of cost of operation-nya. “Tak hanya harganya saja yang murah, tapi juga harus menunjang efisiensi bahan bakar,” tutup Wilda.

Tata Ultra 1012 dijual dengan harga Rp 289.700.000 chassis saja. Tata Motors menawarkan pembuatan Wing Box di karoseri. Tata Ultra 1012 lengkap dengan wing box menurut salah satu petugas penjualan Tata Motors di GIIAS 2017 dijual dengan harga Rp 422.100.000. Harga terserbut sudah on the road.

Selama GIIAS 2017, Tata Motors menampilkan seluruh barisan kendaraan niaga andalannya. Mulai dari pickup bermesin diesel Tata Ace EX2 sampai truk heavy duty Tata Prima 4928 6x4 tractor head. Tata Motors juga menampilkan bus LPT 713 yang memiliki daya angkut hingga 29 penumpang.

Pankaj Jain, Marketing Director and Director Distribution, PT Tata Motors Distribusi Indonesia mengatakan, “saat ini produk terlaris kami untuk truk adalah LPT 913. Truk ini biasa digunakan di wilayah pembangunan infrastruktur. Saat ini penjualannya lumayan banyak. Sudah lebih dari 50 unit dan tersebar di beberapa kota seperti Bandung, Cilacap, Lampung, Medan dan sebagainya.”

LPT 913 dijual dengan harga Rp 262.000.000 on the road tanpa dam dan Rp 321.600.000 dengan dam.

Baca juga: GIIAS 2017: Nissan Tampilkan Mobil Bermesin Listrik