Debut Mobil Dinas Vladimir Putin di Luar Russia

Mungkin sudah biasa melihat di televisi Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, keluar dari dalam mobil kepresidenan. ‘The Beast’, limosin antipeluru buatan Cadillac itu, memang selalu melindungi presiden AS sejak 2009 kemanapun pergi. Termasuk saat presiden Barrack Obama mengunjungi Indonesia beberapa tahun lalu. Namun tak demikian halnya bagi Presiden Rusia Vladimir Putin.

Usai menyaksikan final Piala Dunia di negaranya, Putin terbang ke Helsinki, Finlandia. Seperti yang disampaikan oleh kantor berita RT, ia berada di sana kemarin (16/7) bertemu Donald Trump. Pertemuan diadakan untuk membicarakan konflik di Ukraina, Suriah, dugaan keterlibatan Rusia dalam pemilu AS dan insiden pembunuhan eks mata-mata Rusia di London. Serius memang, namun bagi penikmat otomotif, ada pemandangan segar yang bisa disaksikan. Untuk pertama kalinya mobil kenegaraan terbaru Vladimir Putin tampil di luar Rusia, dengan Aurus Senat Limousine.

Putin memimpin Rusia sudah 18 tahun. Sejak itu, ia ingin mengurangi ketergantungan negaranya pada produk impor lantaran sempat mendapat sangsi dari negara-negara Eropa. Tak kecuali untuk produk kendaraan. Itu sebabnya, mulai Mei ini, Putin tak lagi pergi kemana-mana menggunakan Mercedes-Benz S600 Guard Pullman. Aurus Senat Limosine resmi menjadi mobil dinas kenegaraan kebanggaan Rusia.

Aurus Senat dibuat dan dikembangkan oleh NAMI, institusi penelitian mobil dan mesin otomotif Rusia. Putin pertama kali memamerkan mobil ini Mei lalu, saat pawai pelantikan kembali dirinya sebagai Presiden. Sebagai informasi, Putin yang maju sebagai kandidat independen (non partai) memenangi pemilu 2018, mengalahkan Pavel Grudinin (Partai Komunis) dan Vladimir Zhirinovsky (LDPR) dengan persentasi suara sebanyak 76,69%.

Balik lagi ke Aurus Senat. Limosin antipeluru ini dibekali mesin berkapasitas 4,4 liter V8 yang dikembangkan oleh NAMI bersama Porsche. Tenaga sebesar 600 PS digunakan untuk menggerakkan mobil yang memiliki panjang lebih dari 6,7 meter dan berat 6,3 ton itu. Mobil ini diterbangkan ke Helsinki beberapa hari sebelumnya, menggunakan pesawat Ilyushin Il-76.

Menariknya lagi, mobil ini rencana juga dipasarkan secara massal untuk publik mulai 2019. Menurut Interfax Rusia (agensi media internasional), kalau dijual untuk umum ditaksir harga mobil ini US$ 160 ribu atau sekitar Rp 2,3 miliar. Mobil ini juga tersedia dalam bentuk sedan bukan hanya limosin. Bahkan rencananya, mobil yang mukanya mengingatkan pada desain mobil-mobil Rolls-Royce ini, hanyalah satu dari beberapa produk baru lain yang hendak dijual.

Proyek ini dinamakan kortezh atau konvoi dalam bahasa Indonesia. Selain limosin dan sedan, proyek ini menciptakan mobil jenis lain seperti MPV (Multi Purpose vehicle) dan SUV (Sport Utility Vehicle) offroader berpenggerak 4x4. Seperti dikutip dari Autoblog, TASS news agency melaporkan, Menteri Perdagangan Rusia, Denis Manturov mengatakan seluruh pejabat nanti beralih menggunakan mobil yang bermerk Aurus itu bila sudah tersedia.

Memiliki mobil dinas kenegaraan hasil buatan negara sendiri, tentu sebuah kebanggaan. Bagaimana dengan Indonesia, mungkinkah suatu saat presiden Indonesia dan seluruh pejabat kenegaraan menggunakan mobil dinas hasil karya anak bangsa? Selain membanggakan, tentu berkontribusi positif terhadap industri otomotif nasional serta mengurangi ketergantungan produk kendaraan dari brand luar negeri yang membanjiri Indonesia. (Rs/Van)

Sumber: RT Com, Autoblog

Baca Juga: Punya Mobil Honda? Ini Deretan Mobil yang Kena Recall

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil