Bosch Module, Servis Mobil di Bengkel dengan Layanan Berbasis Digital

Bosch Module, Servis Mobil di Bengkel dengan Layanan Berbasis Digital

Bosch terus mengembangkan bidang layanannya. Terkenal sebagai pabrikan raksasa produk komponen otomotif, kini Bosch turut fokus dalam pengembangan Internet of Things (IoT) menanggapi transisi ke era serba daring. Salah satu program sedang digaungkan ialah Bosch Module. Berupa layanan bengkel berbasis digital yang terintegrasi dan efisien. Sehingga para pemilik workshop bisa menawarkan penanganan tepat dan pengalaman servis efektif serta singkat.

Bosch Module pada dasarnya memperkuat layanan bengkel-bengkel tradisional dan membantu para pemilik mobil mendapatkan pelayanan berbasis digital. Perawatan kendaraan di bengkel Bosch Module menawarkan penanganan yang simpel, lebih tepat dan nyaman sehingga pemilik mobil mendapatkan pengalaman service yang efektif dan singkat. Kendaraan juga dipastikan mendapatkan suku cadang dan komponen unggulan dari Bosch.

"Bosch Module mentransformasi bengkel konvensional menjadi bengkel digital berbasis cloud. Dukungan perangkat lunak yang terkustomisasi memungkinkan kepastian perawatan kendaraan berlangsung lebih tepat, terperinci dan transparan. Solusi satu atap yang ditawarkan bengkel Bosch Module berdampak positif meningkatkan efisiensi waktu service. Dengan kualitas pekerjaan bengkel yang terjaga, pemilik mobil lebih merasa puas dan bersedia kembali untuk perawatan berkesinambungan - menjadi pelanggan tetap. Lebih lanjut, bagi pengelola, kredibilitas bengkel pun terbangun dan semakin kuat," papar Dedy Ismanto, Channel Manager, Automotive Aftermarket Division, Bosch di Indonesia.

Bosch Module

Dedy mengatakan dari sudut pandang bengkel yang tergabung dalam program, solusi ditawarkan adalah untuk perampingan dan mengintegrasikan manajemen pengelolaan seluruh operasional bengkel. Melalui platform Workshop Management System (WSMS) berbasis cloud. Dari situ informasi serta stok soal suku cadang bakal terus termonitor. Supaya mempersingkat proses penanganan oleh para teknisi.

Sementara dari cakup pandang pelanggan, jadi tak perlu repot mengira-ngira ketersediaan barang dibutuhkan bagi kendaraannya. Ketika hendak menuju ke bengkel. Cukup memantau sehingga tak perlu bolak-balik jika ternyata komponen dicari tidak tersedia.

Di samping itu, pelanggan juga dapat mengetahui secara rinci perihal rekam jejak perawatan kendaraannya secara terbuka. Seluruh ringkasan tindakan dan biaya akan dikirimkan langsung via surat dan pesan elektronik. Bahkan, sistem WSMS mampu mengingatkan tim bengkel untuk memberi informasi soal jadwal perawatan pelanggan berikutnya. Program Bosch Module juga menawarkan pelatihan terhadap para mekanik untuk terus memperbarui keterampilan.

Baca juga: Bosch Perkenalkan Nexeed, Software yang Bantu Efektivitas Produksi Manufaktur

Bosch Module

"Tak hanya menghadirkan servis kendaraan dengan profesional dan menyediakan suku cadang yang berkualitas, masalah efisiensi juga kian krusial. Perubahan sistem pelayanan dari konvensional menjadi digital bisa menjadi solusi. Mulai dari administrasi, pengecekan kendaraan, hingga detail pembayaran secara digital akan semakin mempercepat proses pengerjaan kendaraan pelanggan. Tak hanya itu, pemilik bengkel pun diuntungkan sehingga bisa menerima permintaan servis lebih banyak. Proses administrasi dan pengerjaan kendaraan yang lebih efisien waktu tentunya mengondisikan para pelanggan untuk tidak perlu lagi berlama-lama saat mengunjungi bengkel,” lanjut Dedy.

Workshop yang telah tergabung dengan Bosch Module juga tak berarti hanya menjual dan menyediakan spare part merek terkait. Bisnisnya bakal berjalan seperti biasa. Apapun model bengkel sebelumnya. Dalam arti lain, dapat menyediakan komponen di luar merek Bosch. Dikatakan oleh Dedy, tujuannya adalah melengkapi dan mengembangkan sistem. Dan salah satu keunggulannya, ketersediaan produk Bosch di bengkel rekanan bakal lebih lengkap dan variatif. Karena terhubung langsung dengan distributor.

Identitas bengkel rekanan dapat dilihat dari tanda di pelang. Atau, jika workshop belum memiliki ciri khas tersendiri, Bosch bakal menyediakan seragam hingga identitas bernuansa merek Jerman ini. Dengan standar kerapian perusahaan mereka. Sejauh ini, sejak 2020 diperkenalkan mereka telah memperluas kemitraan dengan empat bengkel konvensional di area JAbodetabek. Sementara 20 lainnya menyebar di berbagai kota di Indonesia sedang dalam proses peralihan. (Hlm/Raju)

Baca juga: Ikuti Larangan Mudik, Akses Keluar Masuk Tol Layang MBZ (Japek) Ditutup 6 Mei 2021

 

Coronavirus

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil