BMW Akhiri Produksi Z4

BMW Akhiri Produksi Z4
Gambar
Review Pengguna

Pabrikan asal Jerman, BMW AG, akhirnya memberhentikan siklus hidup roadster mereka, BMW Z4. Dengan berakhirnya penerus Z3 ini dapat diartikan sebagai jawaban atas rumor mengenai Z5 yang bakal menjadi suksesor Z4. Dikutip dari BimmerToday, satu unit BMW Z4 yang keluar dari lantai pabrik perakitan di Regensburg (22/8) merupakan penutup dari 115.000 unit Z4 E89 yang diproduksi di pabrik tersebut sejak tahun 2009.

Produksi terakhir Z4 memang sudah terjadwalkan dari jauh hari. Meskipun pihak pabrikan masih mengembangkan model yang akan menjadi penerusnya, tentu para pencinta roadster akan terus bertanya-tanya mengenai BMW Z5 yang spy shot-nya sudah sering muncul di media-media online. Kabar lain cukup menghebohkan mengenai rumor bahwa Z5 merupakan hasil pengembangan BMW dan Toyota yang tak lain akan saling berbagi komponen dengan generasi terbaru Toyota Supra.

Z4 sDrive35is merupakan unit terakhir

Satu unit BMW Z4 terakhir yang keluar dari lantai pabrik di Regensburg, bertipe sDrive35is dengan warna Valencia Orange Metallic. Seri penutup ini menggunakan mesin lama N54, 6-silinder inline berkapasitas 3,0-liter dengan tambahan twin-turbocharged. Berbeda dengan BMW seri lain yang sudah beralih ke mesin N55 yang lebih ekonomis.

Pada awal Z4 E89 diluncurkan hanya tersedia dalam pilihan-pilihan mesin naturally aspirated di tipe sDrive23i dan sDrive30i. Lalu dua varian tersebut digantikan mesin baru N20 4-silinder turbo, sDrive20i dan sDrive28i, pada tahun 2011. Namun dua tipe ini tidak mendulang sukses dan sudah diberhentikan produksi sejak bulan Juni 2016.

Z4 dengan atap lipat metal

Tidak pernah ditawarkan dengan mesin diesel merupakan strategi untuk meningkatkan penjualan di Eropa walaupun kurang menunjukkan tanda kesuksesan. Tipe tertinggi ditempati sDrive35i tanpa pernah terwujud untuk varian terganas racikan M Division. Padahal Z4 generasi pertama memiliki Z4M yang diperkuat mesin S54 6-silinder 3,2-liter.

Sepertinya pencapaian dari mesin N54 dianggap cukup untuk menghasilkan performa hampir setara Z4M. Tanpa perlu di-tune oleh M Division pun, mesin ini sudah mampu menghasilkan tenaga 335 hp dan torsi 450 Nm. Dipasangkan juga dengan transmisi transmisi kopling ganda 7-kecepatan seperti di BMW M sehingga dapat berakselerasi 0-100 km/jam dalam 4,5 detik saja.

Kontras dengan Z4 generasi pertama, Z4 E89 hanya diperkenalkan sebagai roadster dengan atap lipat metal, tidak lagi menggunakan atap lipat fabric yang menjadi karakteristik utama mobil-mobil roadster klasik. Penerusnya patut ditunggu-tunggu. Jika kelak Z5 benar masuk lantai produksi dengan membawa teknologi hybrid yang didapat dari Toyota, Mercedes-Benz SLK dan Porsche Boxster patut ekstra waspada.

Baca Juga: BMW Indonesia Hadirkan M4 GTS

Sumber: BimmerToday, Newspress UK

Jelajahi BMW Z4

BMW Z4 Rp 1,67 Milyar Cicilan : Rp 38,06 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store